alexametrics

Sempat Cekcok dengan Keamanan KKP, KPK: Jangan Halangi, Nanti Saya Dobrak!

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah
Sempat Cekcok dengan Keamanan KKP, KPK: Jangan Halangi, Nanti Saya Dobrak!
Tim KPK melakukan penggeledahan di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan. (Suara.com/Bagaskara)

Tampak mereka terlihat menggunakan tas besar, membawa sejumlah berkas hingga terlihat meneteng segel khas KPK.

Suara.com - Sejumlah tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat tertahan oleh pihak keamanan saat menyambangi gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (25/11/2020).

Kedatangan penyidik KPK tersebut diduga untuk melakukan penggeledahan pasca ditangkapnya Menteri KKP Edhy Prabowo dini hari tadi.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, tim KPK datang dengan menggunakan kendaraan roda empat atau mobil berjumlah 3 buah sekira pukul 12.50 WIB. Ada sekitar 5 orang turun dari mobil kemudian mencoba masuk ke dalam gedung KKP.

Tampak mereka terlihat menggunakan tas besar, membawa sejumlah berkas hingga terlihat meneteng segel khas KPK.

Baca Juga: Tangkap Menteri Edhy Prabowo, KPK Sita Sejumlah Barang Bukti

Upaya mereka sempat tertahan, lantaran pihak keamanan setempat menerapkan pemeriksaan secara ketat bagi siapa saja yang masuk ke dalam gedung KKP.

"Jangan halangi-halangi kami," kata salah satu penyidik KPK di depan pintu gerbang KKP, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat.

Namun, pihak keaman masih menahan dengan maksud untuk melakukan pemeriksaan. Sebelumnya juga memang semua orang termasuk pegawai dilakukan pemeriksaan oleh pihak keamanan ketika ingin masuk ke kantor KKP.

Kemudian terdengar dari mulut penyidik KPK yang lain sempat tersulut emosi dan mengatakan akan memaksa masuk menembus upaya pemeriksaan pihak keamanan.

Iis Rosita Dewi, istri Menteri KKP Edhy Prabowo (IG/iisedhyprabowo)
Iis Rosita Dewi, istri Menteri KKP Edhy Prabowo (IG/iisedhyprabowo)

"Kalau tidak dibuka saya dobrak nanti ini," kata penyidik yang lainnya.

Baca Juga: Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Reshuffle Kabinet di Depan Mata?

Akhirnya setelah bernegosiasi, pihak keamanan memperkenankan masuk rombongan tim KPK tersebut. Namun tetap dibatasi untuk jumlah orangnya.

"Hanya KPK yang boleh masuk hanya dari KPK," kata pihak keamanan.

Sementara awak media hanya dapat menunggu dari pinggir Jalan Medan Merdeka Timur saja. Belum diketahui tim KPK berapa lama melakukan aktivitasnya di dalam kantor KKP tersebut.

Edhy Prabowo Ditangkap

Tim Satgas KPK dikabarkan menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan beberapa orang dalam operasi tangkap tangan atau (OTT), pada Rabu (25/11 2020) dini hari.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyebut penangkapan tersebut diduga terkait dengan ekspor benur yang tengah aktif dilakukan oleh Kementerian KKP.

"Benar, KPK tangkap, berkait ekspor benur," kata Nurul dikonfirmasi, Rabu (25/11/2020) pagi.

Tim antirasuah menangkap Edhy bersama rombongannya itu, di Bandara Soekarno Hatta. Ada pula sejumlah pihak yang belum diketahui turut ditangkap oleh tim KPK.

"Tadi pagi jam 1.23 WIB di Soetta (Soekarno-Hatta). Ada beberapa dari KKP dan keluarga yang bersangkutan," ucap Ghufron.

Komentar