Tekan Kecelakaan Mudik, Kemenkes Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Sopir Kendaraan Umum

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 16 Maret 2026 | 12:30 WIB
Tekan Kecelakaan Mudik, Kemenkes Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Sopir Kendaraan Umum
Ilustrasi mudik dengan kendaraan umum. [Pexels/Photo by Danu]
  • Kemenkes menyiapkan cek kesehatan gratis untuk pengemudi umum selama mudik Lebaran 2026 untuk menjamin keselamatan perjalanan.
  • Kemenkes memperkuat layanan medis di titik rawan kecelakaan melalui sinergi dengan Kementerian Perhubungan untuk penanganan insiden cepat.
  • Arus mudik 2026 diprediksi lebih tersebar karena periode libur panjang dan kebijakan kerja fleksibel yang telah ditetapkan.

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan sejumlah langkah untuk menekan risiko kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2026. Salah satu upaya yang disiapkan adalah pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengemudi kendaraan umum.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan para pengemudi berada dalam kondisi fisik yang layak saat membawa penumpang selama masa mudik.

“Pengemudi kendaraan umum akan diberikan cek kesehatan gratis, sesuai program bapak Presiden Prabowo, agar dipastikan kondisi mereka sehat saat mengendarai kendaraan,” kata Budi dalam pernyataannya, ditulis Senin (16/3/2026).

Menurutnya, kondisi kesehatan pengemudi menjadi salah satu faktor penting dalam keselamatan perjalanan, terutama ketika volume kendaraan meningkat drastis selama periode mudik.

Selain pemeriksaan kesehatan bagi sopir, Kemenkes juga memperkuat layanan medis di titik-titik rawan kecelakaan. Langkah ini dilakukan melalui kerja sama dengan Kementerian Perhubungan untuk mempercepat penanganan jika terjadi insiden di jalan.

Budi juga mengapresiasi para petugas yang akan bertugas selama periode mudik. Ia berharap berbagai langkah pencegahan yang dilakukan dapat terus menekan angka kecelakaan yang selama ini menunjukkan tren menurun.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas yang bertugas. Jumlah kecelakaan dari tahun ke tahun terus menurun, dari sekitar 4.000 kasus menjadi sekitar 3.000 kasus tahun lalu. Mudah-mudahan tahun ini bisa turun lagi,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno memperkirakan arus mudik tahun ini akan lebih tersebar karena periode libur yang cukup panjang.

Ia menjelaskan, jadwal libur dimulai dari cuti bersama Aparatur Sipil Negara (ASN), disambung dengan Hari Raya Nyepi, hingga Idul Fitri. Selain itu, kebijakan kerja fleksibel juga diperkirakan membuat pemudik tidak berangkat pada waktu yang bersamaan.

“Rentang mudik tahun ini cukup panjang. Mulai dari cuti bersama ASN yang disambung dengan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, serta kebijakan kerja fleksibel. Dengan rentang waktu yang panjang ini, kami berharap distribusi pemudik bisa lebih merata dan tidak tertumpuk pada hari-hari tertentu,” ujar Pratikno.

Dari pelaksanaan mudik lebaran tahun lalu, pemerintah mencatat kalau tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan mudik sangat tinggi. Pratikno berharap, pelaksanaan mudik tahun ini bisa lebih baik. 

"Meski demikian, kita tetap mengantisipasi berbagai kemungkinan seperti kondisi cuaca dan hal-hal tak terduga lainnya, sehingga diperlukan sinergi semua pihak untuk bekerja responsif dan melayani masyarakat dengan ramah,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Program Mudik Bareng 2026 dari Pertamina Berangkatkan Lebih dari 5.000 Peserta

Program Mudik Bareng 2026 dari Pertamina Berangkatkan Lebih dari 5.000 Peserta

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 11:19 WIB

5 Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan saat Mudik tanpa Obat, Praktis Dicoba!

5 Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan saat Mudik tanpa Obat, Praktis Dicoba!

Lifestyle | Senin, 16 Maret 2026 | 11:14 WIB

Mudik Lebaran 2026, Rute Commuter Line Merak Dibatasi Hanya Sampai Stasiun Cilegon

Mudik Lebaran 2026, Rute Commuter Line Merak Dibatasi Hanya Sampai Stasiun Cilegon

News | Senin, 16 Maret 2026 | 11:04 WIB

Terkini

Angka Putus Sekolah Tinggi, Pramono Buka Opsi Tambah Sekolah Gratis

Angka Putus Sekolah Tinggi, Pramono Buka Opsi Tambah Sekolah Gratis

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:21 WIB

Baleg DPR Dukung UU Pembatasan Uang Tunai, Dinilai Ampuh Tekan Politik Uang

Baleg DPR Dukung UU Pembatasan Uang Tunai, Dinilai Ampuh Tekan Politik Uang

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:20 WIB

Donald Trump Lanjut Blokade Selat Hormuz: Iran Tercekik Seperti Babi yang Dipanggang

Donald Trump Lanjut Blokade Selat Hormuz: Iran Tercekik Seperti Babi yang Dipanggang

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:15 WIB

Gus Ipul Bongkar Sosok Nurhayati, Aktivis Muslimat NU yang Gugur dalam Kecelakaan KRL

Gus Ipul Bongkar Sosok Nurhayati, Aktivis Muslimat NU yang Gugur dalam Kecelakaan KRL

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:13 WIB

Donald Trump Minta Israel Jangan Asal Bom Lebanon, Serangan Harus Tepat Sasaran

Donald Trump Minta Israel Jangan Asal Bom Lebanon, Serangan Harus Tepat Sasaran

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:58 WIB

Apresiasi Praja IPDN, Wamendagri Bima: Latih Kepemimpinan Atasi Dinamika Pemerintahan

Apresiasi Praja IPDN, Wamendagri Bima: Latih Kepemimpinan Atasi Dinamika Pemerintahan

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:47 WIB

Kebakaran Apartemen Mediterania Diduga karena Korsleting Listrik, 5 Penghuni Dievakuasi ke RS

Kebakaran Apartemen Mediterania Diduga karena Korsleting Listrik, 5 Penghuni Dievakuasi ke RS

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:47 WIB

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Plus Minusnya?

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Plus Minusnya?

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:41 WIB

DPRD DKI: Jakarta Mimpi Jadi Kota Global Tapi Anak Putus Sekolah Masih Banyak

DPRD DKI: Jakarta Mimpi Jadi Kota Global Tapi Anak Putus Sekolah Masih Banyak

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:35 WIB

Indonesia Berpotensi Ciptakan 10 Juta Green Jobs, Surya dan Air Jadi Kontributor Utama

Indonesia Berpotensi Ciptakan 10 Juta Green Jobs, Surya dan Air Jadi Kontributor Utama

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:30 WIB