Rekor 8.369 Positif Covid Hari Ini Karena Data Daerah dan Pusat Tak Sinkron

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Kamis, 03 Desember 2020 | 17:19 WIB
Rekor 8.369 Positif Covid Hari Ini Karena Data Daerah dan Pusat Tak Sinkron
Ilustrasi Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengakui rekor penambahan kasus positif corona sebanyak 8.369 orang pada hari ini disebabkan oleh data yang tidak sinkron antara pemerintah daerah dan pusat.

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, menjelaskan bahwa sistem pelaporan data kasus corona dari daerah ke pusat belum optimal sehingga banyak data yang terakumulasi pada hari ini.

"Angka (8.369 kasus) yang tinggi ini disebabkan oleh sistem yang belum optimal untuk mengakomodasi pencatatan pelaporan dan validasi data dari provinsi secara real time," kata Wiku dalam konferensi pers dari Gedung BNPB, Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Dia menyebut tiga provinsi yang bermasalah dalam sistem pelaporan datanya antara lain Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Papua.

"Pemerintah sedang meningkatkan interoperabilitas data Covid-19 berdasarkan konsolidasi kemenkes dengan pemda ada beberapa provinsi yang memiliki perbedaan data dengan pusat seperti Jawa Tengah, Jawa Barat dan Papua," ucapnya.

Wiku menuturkan, Papua menjadi penyumbang angka positif corona terbanyak hari ini karena data yang diakumulasi sejak 19 November - 3 Desember 2020.

"Papua hari ini melaporkan 1.755 kasus, ini merupakan akumulasi dari penambahan kasus positif sejak 19 November hingga hari ini," tuturnya.

Berdasarkan catatan Satgas Covid-19, Papua menjadi yang tertinggi hari ini dengan penambahan kasus positif sebanyak 1.755 orang, 102 sembuh, dan satu orang meninggal dunia.

Kemudian disusul oleh Jawa Barat dengan 1648 kasus positif baru, 253 sembuh, 21 meninggal dunia; lalu DKI Jakarta dengan 1.153 kasus baru, 973 sembuh, 26 meninggal dunia.

baca juga

Posisi keempat diduduki oleh Jawa Tengah dengan 767 kasus baru, 325 sembuh, 16 meninggal dunia.

Kelima, Jawa Timur dengan 564 kasus baru, 344 sembuh, 25 meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Bayi Terlahir dengan Antibodi Covid-19, Bagaimana Penjelasan Medis?

Ada Bayi Terlahir dengan Antibodi Covid-19, Bagaimana Penjelasan Medis?

Health | Kamis, 03 Desember 2020 | 17:18 WIB

Pasien Covid-19 Indonesia Melonjak, Papua Penyumbang Kasus Tertinggi

Pasien Covid-19 Indonesia Melonjak, Papua Penyumbang Kasus Tertinggi

Sulsel | Kamis, 03 Desember 2020 | 17:12 WIB

Menaker Ida Fauziyah Positif Covid-19 Sejak 2 Hari Lalu

Menaker Ida Fauziyah Positif Covid-19 Sejak 2 Hari Lalu

Jakarta | Kamis, 03 Desember 2020 | 17:11 WIB

Zona Merah Terus Bertambah, Satgas Covid-19: Ini Jadi Cermin Bagi Kita

Zona Merah Terus Bertambah, Satgas Covid-19: Ini Jadi Cermin Bagi Kita

Health | Kamis, 03 Desember 2020 | 17:10 WIB

Terkini

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

×