Ada Bayi Terlahir dengan Antibodi Covid-19, Bagaimana Penjelasan Medis?

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 03 Desember 2020 | 17:18 WIB
Ada Bayi Terlahir dengan Antibodi Covid-19, Bagaimana Penjelasan Medis?
Ilustrasi bayi lahir dengan antibodi covid-19. [Antara]

Suara.com - Seorang bayi laki-laki di Singapura, dipercaya terlahir memiliki antibodi Covid-19. Bayi itu diketahui terlahir dari seorang perempuan yang selama masa kehamilan sempat terinfeksi virus corona jenis baru tersebut.

Menanggapi fenomena tersebut, Ketua Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI RS Persahabatan DR. dr. Agus Dwi Susanto Sp. P(K) menjelaskan bahwa antibodi memang berpotensi menurun dari ibu ke bayi.

Itu terjadi karena RNA atau ribonukleat acid --salah satu materi genetik yang terdiri dari nukleotida, menempel pada darah.

"Beberapa laporan menunjukan bahwa RNA dari virus ada dalam darah yang terinfeksi. Sehingga potensi RNA virus itu harusnya bisa masuk ke dalam si bayi, termasuk antibodinya, secara teori," jelas dokter Agus dalan webinar BNPB Indonesia, Kamis (3/12/2020). 

Meski demikian, dokter Agus menuturkan perlunya penelitian lebih dalam terkait kasus tersbut.

Sebab hingga saat ini belum ada bukti bahwa infeksi virus corona bisa ditularkan dari ibu hamil kepada bayi yang dikandung melalui darah.

"Meksipun saat itu belum ada laporan kasusnya, ternyata sekarang ditemukan. Tentu Ini jadi suatu hal yang harus dikaji lebih lanjut dan dibuktikan apakah memungkinkan antibodi itu diturunkan secara vertikal dari ibu ke bayi," ucapnya. 

Sebagaimana dilaporkan New Yor Post sebelumnya, seorang perempuan Singapura bernama Celine Ng-Chang melahirkan bayi laki-laki pada 7 November 2020.

Saat usia kandungannya masih 10 minggu pada Maret lalu, Ng-Chang sakit terinfeksi virus corona ringan dan harus dirawat di rumah sakit selama lebih dari dua minggu. 

Meski positif Covid-19, Ng-Chang merasa kehamilannya tetap berjalan lancar hingga ia menjalani persalinan. 

“Dokter saya curiga, saya telah mentransfer antibodi Covid-19 kepada anak saya selama kehamilan,” katanya kepada surat kabar tersebut.

"Itu sangat menarik. Dokter anak-nya mengatakan antibodi Covid-19 saya hilang tetapi Aldrin (buah hatinya) memiliki antibodi Covid-19," kata Ng-Chan.

Para ahli mengatakan antibodi menunjukkan bahwa seseorang telah mengembangkan respons kekebalan terhadap virus, tetapi tidak jelas seberapa besar perlindungan yang bisa didapatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Duka! Pejabat di Pemkab Dairi Meninggal Positif Covid-19

Kabar Duka! Pejabat di Pemkab Dairi Meninggal Positif Covid-19

Sumut | Kamis, 03 Desember 2020 | 16:52 WIB

Studi: Vitamin Tertentu Mungkin Bisa Turunkan Risiko Covid-19 Perempuan

Studi: Vitamin Tertentu Mungkin Bisa Turunkan Risiko Covid-19 Perempuan

Health | Kamis, 03 Desember 2020 | 16:37 WIB

Masih Berisiko, Ketua Satgas IDI: Sekolah Tatap Muka Tunda Dulu

Masih Berisiko, Ketua Satgas IDI: Sekolah Tatap Muka Tunda Dulu

Health | Kamis, 03 Desember 2020 | 15:47 WIB

Terkini

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB