Laskar FPI Tewas Ditembak Polisi, Munarman: Semua Tepat Mengarah ke Jantung

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 09 Desember 2020 | 18:40 WIB
Laskar FPI Tewas Ditembak Polisi, Munarman: Semua Tepat Mengarah ke Jantung
ILUSTRASI--Sekretaris Umum FPI, Munarman jelaskan tembakan peluru yang menewaskan enam laskar pengawal Rizieq. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Pihak Front Pembela Islam (FPI) mengklaim sudah melakukan pemeriksaan terhadap jasad enam orang pengawal Rizieq Shihab yang tewas dalam insiden penembakan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Senin (7/12) lalu.

FPI menyatakan ada sejumlah temuan janggal yang terlihat dari tubuh korban.

Sekretaris Umum FPI, Munarman mengatakan pemeriksaan dilakukan saat jasad berada di RS Polri dan sebelum dimakamkan di Bogor dan Cengkareng. Temuan pertama adalah peluru yang bersarang di jasad mereka berjumlah lebih dari satu.

"Bahwa pada seluruh jenazah syuhada terdapat lebih dari 1 lubang peluru," ujar Munarman dalam keterangan tertulis, Rabu (9/12/2020).

Selain itu, temuan keduanya adalah seluruh peluru mengarah ke satu sasaran. Seluruh peluru disebutnya mengarah ke jantung masing-masing korban.

"Tembakan terhadap para syuhada tersebut memiliki kesamaan sasaran, yaitu semua tembakan mengarah ke jantung para syuhada," tuturnya.

Tak hanya itu, Munarman juga mengaku membawa ahli untuk memeriksa jasad keenam orang itu. Para ahli disebutnya berkesimpulan penembakan dilakukan dari jarak dekat.

"Menurut ahli yang hadir dalam pemandian jenazah, tembakan kearah jantung para syuhada tersebut ada yang dilakukan dari depan, bagian dada dan ada yang dilakukan dari belakang," tuturnya.

Terakhir, tak hanya tembakan peluru yang ada di badan jasad keenam laskar FPI itu. Munarman menyebut terlihat bekas siksaan yang dilakukan pelaku.

baca juga

"Sebagian besar para syuhada, terdapat tanda tanda bekas penyiksaan," pungkasnya.

Sudah Dimakamkan

Enam orang pengawal pimpinan Front Pembela Islam (FPI) yang tertembak di tol Jakarta-Cikampek Km 50 sudah dimakamkan hari ini. Pemakaman berlangsung pada Rabu (9/12/2020) pagi di dua tempat yang berbeda.

Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI, Aziz Yanuar mengatakan lima orang pengawal Rizieq itu dimakamkan di Pondok Pesantren Agrokultural (Markaz Syariah FPI) Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Pemakaman dihadiri banyak simpatisan FPI dan warga setempat.

Lima orang yang dimakamkan di Bogor itu di antaranya adalah Faiz Ahmad Syukur (22), Andi Oktiawan (33), M. Reza (20), Muhammad Suci Khadavi Poetra (21), dan Akhmad Sofiyan (26).

"Sudah dimakamkan tadi di Megamendung

Sementara itu, seorang laskar FPI bernama Luthfi Hakim (24) yang juga tewas ditembak dimakamkan di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Kendati demikian, Aziz tak menjelaskan lebih lanjut mengenai lokasi Luthfi dimakamkan.

"Tidak semua di Bogor. Lima Megamendung, satu Cengkareng," jelasnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AII: Tewasnya 6 Anggota FPI Tak Perlu Terjadi Jika Negara Tak Berlebihan

AII: Tewasnya 6 Anggota FPI Tak Perlu Terjadi Jika Negara Tak Berlebihan

News | Rabu, 09 Desember 2020 | 18:10 WIB

Depan Pendukung, Rizieq: Mereka adalah Orang Jahat yang Mau Celakai Kami

Depan Pendukung, Rizieq: Mereka adalah Orang Jahat yang Mau Celakai Kami

Jakarta | Rabu, 09 Desember 2020 | 17:50 WIB

Beberkan Tragedi Laskar FPI, Rizieq: Cucu Semua Ikut, Ada 3 Bayi di Mobil

Beberkan Tragedi Laskar FPI, Rizieq: Cucu Semua Ikut, Ada 3 Bayi di Mobil

News | Rabu, 09 Desember 2020 | 17:32 WIB

Ini Temuan Komnas HAM soal Tragedi 6 Laskar FPI Ditembak Mati Polisi

Ini Temuan Komnas HAM soal Tragedi 6 Laskar FPI Ditembak Mati Polisi

News | Rabu, 09 Desember 2020 | 16:55 WIB

Terkini

Dana Pendidikan Tersedot MBG, Tak Ada yang Patut Dirayakan pada Hari Guru

Dana Pendidikan Tersedot MBG, Tak Ada yang Patut Dirayakan pada Hari Guru

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:25 WIB

Suara.com dan Sumselupdate.com Dorong Jurnalis dan Mahasiswa Kuasai AI untuk Perkuat Kualitas Berita

Suara.com dan Sumselupdate.com Dorong Jurnalis dan Mahasiswa Kuasai AI untuk Perkuat Kualitas Berita

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 17:25 WIB

Polresta Karawang Siagakan 390 Personel Amankan Pilkades Digital di 67 Desa

Polresta Karawang Siagakan 390 Personel Amankan Pilkades Digital di 67 Desa

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:14 WIB

Dari Bjorka ke Penyadapan Presiden, Seburuk Itukah Keamanan Data Negara?

Dari Bjorka ke Penyadapan Presiden, Seburuk Itukah Keamanan Data Negara?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:10 WIB

Air Fryer Apakah Boleh Dicuci? Ini Cara Membersihkannya yang Benar agar Tidak Cepat Rusak

Air Fryer Apakah Boleh Dicuci? Ini Cara Membersihkannya yang Benar agar Tidak Cepat Rusak

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 17:10 WIB

Ayah Abzalul Riza, Korban Penembakan Maulid Nabi Aceh: Kenapa Anak Saya Dibunuh?

Ayah Abzalul Riza, Korban Penembakan Maulid Nabi Aceh: Kenapa Anak Saya Dibunuh?

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:05 WIB

Lintasi Flyover Antasari, JEKATE Running 2026 Ajak Warga Nikmati Jakarta Sambil Berolahraga

Lintasi Flyover Antasari, JEKATE Running 2026 Ajak Warga Nikmati Jakarta Sambil Berolahraga

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:04 WIB

Dekatkan Akses Perbankan di Riau, Agen BRILink Bantu Transaksi Petani Sawit Kampar

Dekatkan Akses Perbankan di Riau, Agen BRILink Bantu Transaksi Petani Sawit Kampar

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:01 WIB

Segera Antre, Harga Emas Batangan Diproyeksi Turun Jadi Rp2,41 Juta

Segera Antre, Harga Emas Batangan Diproyeksi Turun Jadi Rp2,41 Juta

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:58 WIB

Kronologi Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel, 1 Kru WNI Hilang

Kronologi Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel, 1 Kru WNI Hilang

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:54 WIB

×