Satgas Umumkan 64 Daerah Zona Merah Corona, Paling Banyak di Jawa Tengah

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Selasa, 15 Desember 2020 | 18:28 WIB
Satgas Umumkan 64 Daerah Zona Merah Corona, Paling Banyak di Jawa Tengah
Ilustrasi corona dan peta Indonesia

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengungkapkan lonjakan kasus positif corona dalam satu pekan terakhir berbanding lurus dengan penambahan daerah zona resiko tinggi alias zona merah corona.

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, memaparkan bahwa zona merah terus bertambah dari pekan sebelumnya menjadi 64 kabupaten/kota (12,45 persen).

"Sangat disayangkan, pada minggu ini jumlah kabupaten/kota yang berada di zona risiko tinggi mengalami peningkatan yang signifikan. Pada minggu lalu, sebanyak 47 kabupaten/kota berada pada zona risiko tinggi, namun jumlah ini meningkat menjadi 64 kabupaten/kota pada minggu ini," kata Wiku dari Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/12/2020).

Sementara, zona resiko atau zona hijau semakin berkurang; tidak ada kasus 7 kabupaten/kota (1,36 persen) dan tidak terdampak 4 kabupaten/kota (0,78 persen).

Kemudian zona resiko sedang atau oranye juga meningkat menjadi 380 kabupaten/kota (73,93 persen), dan zona resiko rendah atau kuning menjadi 59 kabupaten/kota (11,48 persen).

"Mayoritas kabupaten/kota masih merasa nyaman untuk berada di zona risiko sedang, dan jumlahnya juga mengalami peningkatan dibanding minggu lalu. Jika sebelumnya sebanyak 371 kabupaten/kota berada pada zona risiko sedang, pada minggu ini jumlahnya meningkat menjadi 380 kabupaten/kota," ucapnya.

Berikut daftar 64 kabupaten/kota zona merah di Indonesia per 15 Desember 2020:

Jawa Tengah: Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Wonogiri, Sragen, Blora, Rembang, Pati, Semarang, Temanggung, Kendal, Batang, Tegal, Brebes, Kota Surakarta, Kota Salatiga, Kota Tegal

Jawa Barat: Garut, Majalengka, Karawang, Bekasi, Bandung Barat, Kota Bandung, Kota Depok, Kota Cimahi
Kalimantan Tengah: Kotawaringin Barat, Kapuas, Seruyan, Lamandau, Gunung Mas, Barito Timur, Kota Palangkaraya.
Jawa Timur: Tuban, Kota Blitar, Kota Malang, Kediri, Jember, Banyuwangi.

baca juga

Sulawesi Utara: Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Kota Manado, Kota Tomohon.

Sulawesi Tengah: Morowali, Kota Palu, Bantaeng
Banten: Serang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan
Jambi: Kerinci, Tebo

Bengkulu: Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu

Bali: Gianyar, Tabanan

Sumatera Selatan: Kota Palembang

Sulawesi Tenggara: Konawe Utara

Nusa Tenggara Timur: Kota Kupang

Nusa Tenggara Barat: Sumbawa

Maluku: Maluku Tenggara Barat

Kalimantan Utara: Kota Tarakan

DKI Jakarta: Jakarta Selatan

DI Yogyakarta: Kota Yogyakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Airlangga: Jangan Lupakan Protokol Kesehatan saat Libur Nataru

Airlangga: Jangan Lupakan Protokol Kesehatan saat Libur Nataru

Video | Selasa, 15 Desember 2020 | 18:05 WIB

Satgas Klaim Uang Negara Bukan Kendala Vaksinasi, Tapi Belum Tentu Gratis

Satgas Klaim Uang Negara Bukan Kendala Vaksinasi, Tapi Belum Tentu Gratis

News | Selasa, 15 Desember 2020 | 18:13 WIB

Penelitian Vaksin Covid-19 AstraZeneca Tak Libatkan Anak-anak, Kenapa?

Penelitian Vaksin Covid-19 AstraZeneca Tak Libatkan Anak-anak, Kenapa?

Jatim | Selasa, 15 Desember 2020 | 18:05 WIB

Tolak Vaksin Berbayar, Apindo Minta Semuanya Digratiskan Pemerintah

Tolak Vaksin Berbayar, Apindo Minta Semuanya Digratiskan Pemerintah

Bisnis | Selasa, 15 Desember 2020 | 17:58 WIB

Kapan Sih Vaksin Covid-19 Sinovac Bisa Digunakan? Ini Jawabannya

Kapan Sih Vaksin Covid-19 Sinovac Bisa Digunakan? Ini Jawabannya

Health | Selasa, 15 Desember 2020 | 18:25 WIB

Terkini

Prabowo Bentuk Satgas Guru Besar, Komisi X DPR Siap 'Pelototi' Lewat Pengawasan

Prabowo Bentuk Satgas Guru Besar, Komisi X DPR Siap 'Pelototi' Lewat Pengawasan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:45 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Tato 'Love Topik TH' Korban Penyekapan Bandung

Fakta Mengerikan di Balik Tato 'Love Topik TH' Korban Penyekapan Bandung

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:35 WIB

Alasan Meringankan Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem: Jadi Tokoh Inovasi Pendidikan dan Teknologi

Alasan Meringankan Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem: Jadi Tokoh Inovasi Pendidikan dan Teknologi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:33 WIB

Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?

Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:26 WIB

Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar

Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:22 WIB

Sengketa Lahan 2,4 Hektare Memanas di Jakarta, Massa Desak Dugaan Mafia Tanah Diusut

Sengketa Lahan 2,4 Hektare Memanas di Jakarta, Massa Desak Dugaan Mafia Tanah Diusut

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:22 WIB

Ada Tato Wajah Taufik di Tubuh Yuvita, Polisi Cium Siasat Love Bombing Sebelum Disiksa

Ada Tato Wajah Taufik di Tubuh Yuvita, Polisi Cium Siasat Love Bombing Sebelum Disiksa

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:17 WIB

Real Madrid Kirim Bantuan Rp 20,3 Miliar ke Korban Gempa Bumi Venezuela

Real Madrid Kirim Bantuan Rp 20,3 Miliar ke Korban Gempa Bumi Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:14 WIB

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:04 WIB

PKB Tak Ambil Pusing Safari Politik Jokowi: Mau Gabung PSI Pun Itu Hak Beliau

PKB Tak Ambil Pusing Safari Politik Jokowi: Mau Gabung PSI Pun Itu Hak Beliau

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:46 WIB

×