Mensos Ad Interim Ajak ASN Kemensos Tingkatkan Integritas Berantas Korupsi

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 15 Desember 2020 | 19:10 WIB
Mensos Ad Interim Ajak ASN Kemensos Tingkatkan Integritas Berantas Korupsi
Menteri Sosial Ad Interim Muhadjir Effendy. (Dok : Kemensos).

Suara.com - Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2020, Menteri Sosial Ad Interim Muhadjir Effendy mengajak ASN Kementerian Sosial untuk meningkatkan integritas untuk memberantas korupsi.

Hal ini disampaikan di depan ratusan ASN Kementerian Sosial dalam Workshop Virtual Antikorupsi yang digelar hari ini di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial, di Jakarta.

"Kepada seluruh pegawai Kementerian Sosial saya berpesan untuk terus menjaga integritas selama bertugas, tidak menerima pemberian apapun sebagai bentuk gratifikasi, serta menghindari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme," pesan Muhadjir.

Ia mengatakan hal ini sesuai visi dan misi Presiden RI untuk mewujudkan Indonesia Maju dengan pengembangan karakter Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berbudi pekerti luhur, tidak korupsi, dan profesional, serta berintegritas.

"Kita sepakat bahwa tindakan pidana korupsi merupakan tindakan tercela yang harus dicegah dan dihindari oleh siapa saja karena sangat merugikan serta dapat menghambat berjalannya sebuah lembaga. Oleh karena itu SDM yang berintegritas menjadikan Kemensos kuat dan hebat," pesannya.

Dalam sambutannya, Muhadjir mengapresiasi kinerja Kementerian Sosial sebagai salah satu garda terdepan pelaksanaan Jaring Pengaman Sosial (JPS) selama masa pandemi Covid-19 bekerja sama dengan Kementerian/Lembaga lainnya.

Anggaran Kementerian Sosial mengalami kenaikan signifikan dengan total anggaran Tahun 2020 sebesar Rp134 triliun. Dari jumlah tersebut sebanyak Rp128,8 triliun untuk belanja Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan tingkat serapan anggaran telah mencapai 96 persen. 

"Karenanya saya juga berpesan kepada setiap pimpinan satuan kerja, agar selalu memonitor pelaksanaan belanja bantuan sosial, dan lain-lain. Juga untuk selalu memperhatikan dan mengawal akuntabilitas serta transparansi pengelolaan anggaran penyelenggaraan kesejahteraan sosial tahun 2020 serta kesiapan pengelolaan anggaran tahun 2021," ungkap Muhadjir.

Untuk mendukung pelaksanaan Reformasi Birokrasi, Kementerian Sosial melalui Inspektorat Jenderal telah melakukan penguatan pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), peningkatan kualitas dan inovasi Pelayanan Publik, pembangunan Unit Pengendali Gratifikasi (UPG), serta apresiasi penuh kepada pegawai dedikatif, loyal, dan berintegritas, khususnya di masa kerja selama pandemi Covid-19.

baca juga

Inspektur Jenderal Kementerian Sosial, Dadang Iskandar, menyerahkan 4 (empat) Satuan Kerja (Satker) di Lingkungan Kementerian Sosial yang memperoleh penghargaan dalam upaya penguatan pembangunan Zona Integritas WBK.

Pertama, Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Handayani, yang memiliki komitmen dalam pembangunan zona integerasi menuju Wilayah Bebas Korupsi/Wilayah Bebas Bersih Melayani.

Kedua, Ditjen Penanganan Fakir Miskin (PFM) atas komitmen dalam pembangunan antigratifikasi. Ketiga, Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Intelektual (BBBRSPDI) “Kartini” Temanggung sebagai Satker berprestasi dengan kategori inovasi pelayanan publik Top 15. Keempat, Balai Rehabilitasi Sosial Orang dengan HIV (BRSODHIV) “Wasana Bahagia” Ternate sebagai Satker berprestasi dengan kategori inovasi pelayanan publik Top 99.

Workshop Antikorupsi yang digelar Inspektorat Jenderal Kementerian Sosial hari ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi kampanye antikorupsi yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan kerja.

Workshop juga menghadirkan pembicara dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Kejaksaan Agung RI, Komisi VIII DPR RI dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Hadir sebagai peserta secara luring Pejabat Eselon 1 dan 2 sebanyak 60 orang, perwakilan Bank Himbara, Bulog, PT. Pos Indonesia, serta hadir secara daring sebanyak 750 orang pegawai di Lingkungan Kementerian Sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos Perluas Akses Penyandang Disabilitas terhadap Dunia Kerja

Kemensos Perluas Akses Penyandang Disabilitas terhadap Dunia Kerja

Bisnis | Senin, 14 Desember 2020 | 13:24 WIB

Tingkatkan Layanan Rehabilitasi Sosial, Kemensos Perbanyak Kerja Sama

Tingkatkan Layanan Rehabilitasi Sosial, Kemensos Perbanyak Kerja Sama

News | Sabtu, 12 Desember 2020 | 08:05 WIB

Geledah Kantor Kemensos, KPK Sita Dokumen Kasus Suap Bansos Corona

Geledah Kantor Kemensos, KPK Sita Dokumen Kasus Suap Bansos Corona

News | Selasa, 08 Desember 2020 | 11:37 WIB

Diduga Korupsi Bantuan Kemensos, Anak Mantan Anggota DPR RI Diringkus

Diduga Korupsi Bantuan Kemensos, Anak Mantan Anggota DPR RI Diringkus

Banten | Selasa, 08 Desember 2020 | 09:06 WIB

KPK Temukan Data Berbeda Penyaluran Bansos Covid-19 di 2 Dirjen Kemensos

KPK Temukan Data Berbeda Penyaluran Bansos Covid-19 di 2 Dirjen Kemensos

News | Senin, 07 Desember 2020 | 19:33 WIB

Korupsi Bansos Corona, Baliho Wajah Juliari Batubara Dicopot Kemensos

Korupsi Bansos Corona, Baliho Wajah Juliari Batubara Dicopot Kemensos

News | Senin, 07 Desember 2020 | 12:38 WIB

Terkini

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:59 WIB

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 22:56 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 22:51 WIB

Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya

Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:51 WIB

×