Kepolisian Marshall Temukan Setengah Ton Lebih Kokain, Tersimpan di Kapal

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 17 Desember 2020 | 20:55 WIB
Kepolisian Marshall Temukan Setengah Ton Lebih Kokain, Tersimpan di Kapal
Seorang petugas dari Garda Nasional Venezuela menunjukkan uji kemurnian kokaina di Puerto Ordaz, Bolivar, Venezuela. (REUTERS/Edwin Montilva)

Suara.com - Kepolisian Kepulauan Marshall menemukan hampir setengah ton kokain di sebuah kapal terbengkalai yang terdampar di atol terpencil setelah hanyut di laut lepas.

Menyadur Al Jazeera, Kamis (17/12/2020) Jaksa Agung Richard Hickson mengatakan pettugas menemukan kokain seberat 649 kilogram di kapal dengan ukuran 5,5 meter di atol Ailuk pekan lalu.

Hasil temuan obat haram tersebut diperkirakan bernilai lebih dari 80 juta dolar, menurut laporan media setempat.

Hickson mengatakan kapal itu kemungkinan besar mengapung melintasi Samudra Pasifik dari Amerika Tengah atau Selatan. "Bisa jadi mengapung selama satu atau dua tahun,” katanya.

Polisi mengatakan obat-obatan dibungkus dalam kemasan 1kg dan bertanda huruf "KW" dan sudah dimusnahkan pada hari Selasa.

Dua paket akan diberikan kepada Badan Penegakan Narkoba AS untuk dianalisis.

Puing-puing dari benua Amerika sering terbawa arus Samudra Pasifik setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun di laut.

Meski tangkapan terbaru sejauh ini merupakan yang terbesar, ada banyak simpanan narkoba lain yang ditemukan di sepanjang garis pantai Kepulauan Marshall selama 20 tahun terakhir.

Menurut Radio New Zealand (RNZ), seorang warga Ailuk dinyatakan bersalah awal tahun ini setelah dia mencoba naik pesawat dari Kepulauan Marshall membawa 3kg kokain.

Penduduk di pulau lain - seperti Enewetak, Rongelap, Bikini, Kwajalein, Likiep dan Mili - telah menemukan paket kokain di pantai mereka selama 20 tahun terakhir, lapor RNZ.

Aparat penegak hukum memiliki berbagai teori tentang asal-usul obat-obatan terlarang tersebut terdampar, seperti sengaja ditinggalkan ketika penyelundupan terancam tertangkap atau tersesat dalam badai.

Pada Januari 2014, nelayan El Salvador Jose Alvarenga terdampar di Marshalls, lebih dari 13 bulan setelah dia berangkat dari pantai barat Meksiko dengan seorang rekannya, yang meninggal selama pelayaran.

Setelah penemuannya, para peneliti Universitas Hawaii melakukan 16 simulasi komputer tentang pola penyimpangan dari pantai Meksiko dan menemukan hampir semuanya tiba di Kepulauan Marshall.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Kapal Hantu Muat 649 Kg Kokain Terdampar di Pulau Terpencil

Heboh Kapal Hantu Muat 649 Kg Kokain Terdampar di Pulau Terpencil

News | Kamis, 17 Desember 2020 | 15:25 WIB

Dulunya Kurus Tak Terurus, sekarang Mantan Pecandu Ini Cantik Jelita

Dulunya Kurus Tak Terurus, sekarang Mantan Pecandu Ini Cantik Jelita

Health | Jum'at, 13 November 2020 | 15:05 WIB

Pertama Kalinya, Kepulauan Marshall Catatkan 2 Kasus Infeksi Virus Corona

Pertama Kalinya, Kepulauan Marshall Catatkan 2 Kasus Infeksi Virus Corona

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 17:34 WIB

Terkini

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:31 WIB

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:21 WIB

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:15 WIB

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:11 WIB

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:59 WIB

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:50 WIB

Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar

Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:48 WIB

Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!

Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:43 WIB

Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok

Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:38 WIB

Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?

Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:33 WIB