Dinilai Susahkan Rakyat, DPR: Sudah Mahal, Antre Rapid Antigen Panjang Pula

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Selasa, 22 Desember 2020 | 09:45 WIB
Dinilai Susahkan Rakyat, DPR: Sudah Mahal, Antre Rapid Antigen Panjang Pula
Sebagai ilustrasi: Antrean rapid test antigen di Bandara Depati Amir Pangkalpinang. (Suara.com/Wahyu Kurniawan)

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay mengkritisi kebijakan pemerintah mewajibkan masyarakat yang ingin berpergian untuk melakukan rapid test antigen. Menurutnya, meski hal itu memiliki niatan baik, namun pada praktiknya justru menyusahkan masyarakat.

Saleh berujar kekinian akibat kebijakan tersebut, masyarakat bukan justru merasa aman dan nyaman malah sebaliknya. Masyarakat banyak mengeluhkan rapid tes antigen.

"Dari kemarin, saya sudah dapat laporan dari masyarakat terkait ini. Rata-rata mereka mengeluh. Keluhan yang sama juga disampaikan lewat media-media sosial," kata Saleh kepada wartawan, Selasa (22/12/2020).

Saleh menyebutkan sejumlah hal terkait rapid tes antigen yang menjadi keluhan masyarakat. Mulai dari masa berlaku antigen yang dianggap terlalu pendek hanya tiga hari, ditambah biaya tes yang tergolong mahal.

"Rapid test antigen ini kan lumayan mahal. Jika orang bepergian di atas empat hari, berarti dia harus melakukan test antigen dua kali, saat berangkat dan saat pulang. Bagi mereka yang dananya terbatas, tentu memberatkan," ujar Saleh.

Keluhan lain disampaikan oleh masyarakat yang mengikuti test antigen di bandara.

Selain mahal, rapid antigen banyak dikeluhkan masyarakat lantaran proses tesnya yang memakan waktu lama, ditambah masyarakat harus antre panjang. Saleh mengatakan, peristiwa tersebut dapat dilihat di sejumlah bandar udara maupun stasiun keberangkatan moda transportasi luar kota.

Bahkan, kata Saleh, saking lamanya antrean, ada sejumlah calon penumpang yang terpaksa mengatur ulang jadwal keberangkatan pesawat karena tertinggal akibat mengikuti prosesur antigen lebih dulu.

"Sekarang ini, sudah bayar mahal, antrean panjang pula. Nah, bisa gak pemerintah menggratiskan test antigen ini? Atau setidaknya mengurangi harganya? Kalau gak bisa, ya tolonglah pelayanan kepada masyarakat yang ingin menaati aturan pemerintah diperbaiki," kata Saleh.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Hari Ini Para Penumpang Kereta Api Harus Rapid Test Antigen Dulu

Mulai Hari Ini Para Penumpang Kereta Api Harus Rapid Test Antigen Dulu

Jatim | Selasa, 22 Desember 2020 | 09:18 WIB

Warga yang Mau Keliling Jabodetabek Tak Perlu Rapid Test Antigen

Warga yang Mau Keliling Jabodetabek Tak Perlu Rapid Test Antigen

Bisnis | Selasa, 22 Desember 2020 | 09:06 WIB

Layanan Rapid Test Tersedia di Bandara Hang Nadim Batam Mulai Hari Ini

Layanan Rapid Test Tersedia di Bandara Hang Nadim Batam Mulai Hari Ini

Banten | Selasa, 22 Desember 2020 | 08:20 WIB

Hendak Bepergian? Ini Dia 29 Lokasi Rapid Test Antigen di Bangka Belitung

Hendak Bepergian? Ini Dia 29 Lokasi Rapid Test Antigen di Bangka Belitung

Sumsel | Selasa, 22 Desember 2020 | 07:46 WIB

Gemas, Ekspresi Lucu Balita saat Rapid Test Ini Curi Perhatian Publik

Gemas, Ekspresi Lucu Balita saat Rapid Test Ini Curi Perhatian Publik

News | Selasa, 22 Desember 2020 | 09:12 WIB

Aturan Rapid Test Diterapkan, Tamu Hotel di Semarang Kabur

Aturan Rapid Test Diterapkan, Tamu Hotel di Semarang Kabur

Jawa Tengah | Selasa, 22 Desember 2020 | 06:50 WIB

Dokumen Palsu Rapid Test Dijual Rp600 Ribu, Pelaku Oknum Pegawai RS

Dokumen Palsu Rapid Test Dijual Rp600 Ribu, Pelaku Oknum Pegawai RS

Batam | Senin, 21 Desember 2020 | 20:20 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×