Rekam Jejak Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi

Rifan Aditya

Rabu, 23 Desember 2020 | 07:46 WIB
Rekam Jejak Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi
rekam jejak Muhammad Lutfi [Antara]

Suara.com - Muhammad Lutfi masuk dalam kabinet menteri baru Presiden Jokowi. Itu artinya Lutfi telah dua kali menjabat Menteri Perdagangan selama kariernya. Apa yang membuat Muhammad Lutfi layak menjadi Mendag untuk kedua kalinya? Mari intip rekam jejak Muhammad Lutfi dalam ulasan berikut.

Presiden Joko Widodo menunjuk Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan yang baru, menggantikan Agus Suparmanto, pada Selasa (22/12/2020). Presiden Joko Widodo juga mengumumkan 6 calon Menteri baru di Kabinet Indonesia Maju. Muhammad Lutfi merupakan seorang yang pernah menjabat diberbagai posisi penting hingga sekarang.

Bahkan sebelumnya, Muhammad Lutfi juga pernah menduduki posisi tertinggi lainnya dalam suatu lembaga pemerintahan. Ia pun sempat menjadi duta besar di dua negara.

Lantas bagaimana rekam jejak Muhammad Lutfi, Menteri Perdagangan yang baru? Simak penjelasannya berikut ini.

Rekam Jejak Muhammad Lutfi

Muhammad Lutfi lahir di Jakarta, 16 Agustus 1969 dari pasangan Firdaus Wadjdi yang berdarah Minangkabau dan Suhartini yang berasal dari Kebumen, Jawa Tengah.

Muhammad Lutfi merupakan lulusan Purdue University, Indiana, Amerika Serikat. Setelah lulus dari pendidikan tingginya, ia bersama Erick Thohir, Wishnu Wardhana dan Harry Zulnardy mendirikan Mahaka Group. Mahaka Group merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan, keuangan dan juga media. Muhammad Lutfi pun menjabat sebagai Presiden Direktur dan CEO Mahaka Group.

Saat ia berusia 29 tahun, Ia pernah memegang jabatan sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia unuk Jakarta Raya (HIPMI JAYA) pada periode 1998-2001 dan menjadi Ketua Umum Nasional HIPMI pada periode 2001-2004.

Pada tahun 2005, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengangkat Muhammad Lutfi menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) Indonesia.

baca juga

Lalu tahun 2010, Ia menjadi Duta Besar Indonesia untuk Jepang dan Federasi Mikronesia pada bulan Agustus 2010. Muhammad Lutfi merupakan orang termuda yang pernah bertugas di Kedutaan terbesar Indonesia dan saat itu menjadi salah satu duta termuda yang mewakili Indonesia secara internasional.

Pada bulan Februari 2014, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengangkat Muhammad Lutfi menjadi Menteri Perdagangan Kabinet Indonesia Bersatu II menggantikan Gita Wirjawan. Muhammad Lutfi dilantik pada tanggal 14 Februari 2014.

Muhammad Lutfi menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) yang mulai menjabat pada 14 September 2020. Pada 22 Desember 2020, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengumumkan 6 posisi Menteri baru salah satunya adalah Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan.

Demikian rekam jejak Muhammad Lutfi, Menteri Perdagangan yang baru.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Muhammad Lutfi dari Karier hingga Hobi Sang Menteri Perdagangan

Profil Muhammad Lutfi dari Karier hingga Hobi Sang Menteri Perdagangan

News | Rabu, 23 Desember 2020 | 07:09 WIB

Janji Muhammad Lutfi

Janji Muhammad Lutfi

Bisnis | Selasa, 22 Desember 2020 | 23:52 WIB

Foto Jadul Erick Thohir Viral; Dulu Nongkrong Bareng, Sekarang Bantu Jokowi

Foto Jadul Erick Thohir Viral; Dulu Nongkrong Bareng, Sekarang Bantu Jokowi

Kaltim | Selasa, 22 Desember 2020 | 17:55 WIB

Terkini

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB