Arief Poyuono Disentil Najwa Shihab: Dulu Pendukung Prabowo Sekarang Cebong

Rendy Adrikni Sadikin, Hernawan

Kamis, 24 Desember 2020 | 12:48 WIB
Arief Poyuono Disentil Najwa Shihab: Dulu Pendukung Prabowo Sekarang Cebong
Najwa Shihab dan Arief Poyuono (YouTube/MataNajwa).

Suara.com - Politikus Partai Gerindra, Arief Puyuono menjadi salah satu pembicara dalam acara Mata Najwa edisi "Gelap Terang 2020" pada Rabu (23/12/2020) malam.

Najwa Shihab selaku presenter menyentil Arief Poyuono yang berganti haluan politik, kini Jokowi dulu Prabowo Subianto.

Dia mengaku sampai saat ini masih belum terbiasa menyebut Arief Poyuono sebagai antek-antek Presiden Jokowi.

"Dan kita akan membahasnya bersama pendukung Presiden jokowi Arief Poyuono dan komika Abdur Rasyad," kata Najwa Shihab membuka segmen empat seperti dikutip Suara.com dari tayangan dalam Kanal YouTube Mata Najwa.

"Rasanya tidak akan pernah, masih belum terbiasa begitu menyebut mas Arief Poyuono pendukung Presiden Jokowi karena muka-mukanya dari awal lengket sama pendukung Prabowo ketika itu," sambungnya mengingat Pilpres 2019 lalu.

Najwa Shihab dan Arief Poyuono (YouTube/MataNajwa).
Najwa Shihab dan Arief Poyuono (YouTube/MataNajwa).

Bahkan, dalam kesempatan itu Najwa Shihab sempat melontarkan kata 'cebong' yang diidentikan dengan pendukung Presiden Jokowi.

Tidak berhenti sampai di situ saja, Najwa Shihab bahkan menyinggung Arief Poyuono yang kini mendesak Prabowo Subianto agar mundur dari jabatan menteri.

Najwa Shihab lalu menegaskan, hal itu berarti menyiratkan perpolitikan Indonesia memang mudah-mudah bergantu tahun ini.

"Jadi kemudian sekarang memperkenalkan sebagai seorang cebong, eh maksud saya sebagai seorang pendudung Presiden Jokowi," cetus Najwa Shihab.

baca juga

"Kayaknya menggambarkan politik 2020, penuh ketidakpastian, penuh berbagai perubahan, kawan jadi lawan, suka jadi tidak suka, yang tadinya bilang harus jadi presiden sekarang minta Prabowo mundur dari kabinet," tandasnya.

Dalam acara Mata Najwa, Arief Poyuono kembali mengingatkan dan meminta Prabowo Subianto agar mundur dari jabatannya sebagai Menteri Pertahanan.

Bukan tanpa alasan, dia mengaku alasannya meminta Prabowo mundur karena Eks Menteri KKP, Edhy Prabowo dicokok KPK.

"Tapi saya masih sebagai anggota Partai Gerindra, saya menyarankan kepada Prabowo dengan kejadian tangkap tangan terhadap Edhy Prabowo. Ini sebuah tamparan dan sebuah auto kirtik yang harus kita lakukan di partai," ungkapnya.

Arief Poyuono menerangkan, desakannya ini bukan karena dia tidak lagi menjabat sebagai wakil ketua umum Partai Gerindra.

Pasalnya, saat ini dia sendiri mengaku sudah di ujung tanduk. Semua tergantung keputusan Prabowo Subianto.

Bahkan dia mengatakan, kongres Partai Gerindra saja tidak diundang untuk ikut terlibat di dalamnya.

"Bagaimana mau jadi wakil ketua umum, orang kongres saja enggak diundang," ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kehadiran Sandiaga di Kemenparekraf Jangan Cuma Simbol Politik

Kehadiran Sandiaga di Kemenparekraf Jangan Cuma Simbol Politik

News | Kamis, 24 Desember 2020 | 12:31 WIB

Risma Langgar UU Rangkap Jabatan, Pengamat: Izin Presiden Bukan Alasan

Risma Langgar UU Rangkap Jabatan, Pengamat: Izin Presiden Bukan Alasan

News | Kamis, 24 Desember 2020 | 09:10 WIB

Buka Blokir Sandiaga Uno, Susi Pudjiastuti Lempar Pesan Tajam Perdana

Buka Blokir Sandiaga Uno, Susi Pudjiastuti Lempar Pesan Tajam Perdana

News | Kamis, 24 Desember 2020 | 06:44 WIB

Terkini

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 18:36 WIB

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bali | Sabtu, 26 September 2026 | 18:33 WIB

Gaya Hidup Hedon Deputi Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, MAKI: Mundur Saja Kalau Tak Bisa Rem!

Gaya Hidup Hedon Deputi Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, MAKI: Mundur Saja Kalau Tak Bisa Rem!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:32 WIB

Bye Bibir Mengelupas! 5 Lip Care Panthenol untuk Bibir Plump dan Sehat

Bye Bibir Mengelupas! 5 Lip Care Panthenol untuk Bibir Plump dan Sehat

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif

Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Suasana Haru Pemakaman Guruh Soekarnoputra di Karet Bivak

Suasana Haru Pemakaman Guruh Soekarnoputra di Karet Bivak

Foto | Sabtu, 26 September 2026 | 18:20 WIB

Review Skenario Sang Jenderal: Kupas Kasus Sensitif yang Mengguncang Publik

Review Skenario Sang Jenderal: Kupas Kasus Sensitif yang Mengguncang Publik

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:15 WIB

4 Tablet Murah untuk Pelajar Paling Worth It 2026, Bonus Stylus Cuma Rp2 Jutaan

4 Tablet Murah untuk Pelajar Paling Worth It 2026, Bonus Stylus Cuma Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 18:15 WIB

Modus Licik BPN Jatim: Ubah Uang Suap Jadi Perhiasan Emas, Kini Disita KPK!

Modus Licik BPN Jatim: Ubah Uang Suap Jadi Perhiasan Emas, Kini Disita KPK!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:11 WIB

Skutik Retro Yamaha Sukses Pikat Pasar Anak Muda Jawa Barat

Skutik Retro Yamaha Sukses Pikat Pasar Anak Muda Jawa Barat

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 18:07 WIB

×