Pengalaman dari Kapel Gua Susu Betlehem

Siswanto | BBC | Suara.com

Jum'at, 25 Desember 2020 | 17:51 WIB
Pengalaman dari Kapel Gua Susu Betlehem
BBC

Suara.com - Biasanya, jalan sempit dan berkelok-kelok di sisi Gereja Kelahiran Yesus di Betlehem akan ramai dengan penjual suvenir.

Mereka menyapa para turis yang lewat dalam bahasa Inggris, Spanyol, Polandia - mencoba untuk menebak kewarganegaraan mereka.

Kini, seiring dengan perjalanan bagi turis asing ke sini hampir tak mungkin karena pandemi, jendela toko-toko itu tertutup - layaknya mata yang tertutup rapat.

Lokasi itu sepi ketika saya mencapai Kapel Gua Susu, meskipun itu tidak terlalu mengejutkan - gereja kecil ini sering diabaikan oleh pengunjung yang tergesa-gesa dalam perjalanannya di sekitar Tanah Suci.

Namun, saya selalu menyukai tempat yang tenang ini, yang didedikasikan untuk keibuan ilahi Bunda Maria. Dan saya bukan satu-satunya.

"Bagi saya, ini sangat menginspirasi," kata Suster Naomi Zimmerman, seorang biarawati Fransiskan yang pertama kali datang ke sini pada era 90-an dan bekerja memberi pelayanan konseling pada masyarakat di sekitar gereja itu.

"Fakta bahwa itu adalah tempat keajaiban berada bagi saya sungguh menakjubkan," kenangnya, matanya berbinar.

"Di sini ada keajaiban kehidupan - [keajaiban] anak-anak, kesehatan perempuan. Itu benar-benar salah satu tempat favorit saya."

'Hadiah terbaik'

Patung Bunda Maria sedang menyusui bayinya yang baru lahir berdiri dengan tenang di atas pintu masuk gereja itu.

Dikatakan bahwa keluarganya mencari perlindungan di sini selama pembantaian yang dilakukan oleh Raja Herodes.

Maria disebut telah menumpahkan tetesan susunya, sehingga gua itu berubah dari batu kemerahan menjadi batu kapur putih.

Telah lama diyakini bahwa meneguk minuman yang mengandung apa yang mereka sebut "susu bubuk" - yang digiling dari batu kapur di situs ini - dan merapal doa khusus kepada Bunda Maria dapat menyembuhkan masalah kesehatan - terutama yang berkaitan dengan kemandulan.

Banyak Umat Kristen di Betlehem memiliki kisah terkait kekuatan Kapel Gua Susu.

Setelah bertahun-tahun mencoba berbagai upaya untuk mendapat keturunan, seorang perempuan akhirnya melahirkan seorang bayi pada saat Natal setelah berdoa di sini dengan suaminya.

Itu adalah "hadiah terbaik", ujarnya kepada saya.

"Itu terjadi kepada dua orang yang saya kenal," ujar pemandu wisata Suad Sfeir.

"Teman saya dari AS mengambil sejumlah bubuk untuk sepupunya yang telah menikah 25 tahun dan tak bisa mendapatkan keturunan.

"Ketika ia kembali setahun kemudian, ia membawa foto bayi sepupunya."

"Sangat mudah untuk mengabaikan susu bubuk sebagai keajaiban," kata Suster Naomi sambil memegang sebuah bungkus susu bubuk, "tapi ini tentang iman dan keyakinan".

'Bayi ajaib'

Dan ada banyak hal seperti itu yang dipajang di kantor kecil di luar gereja.

Selama bertahun-tahun, ratusan surat yang menyentuh telah dikirim dari seluruh dunia untuk menyampaikan keajaiban nyata.

Sepasang suami istri di India melampirkan foto seorang gadis kecil yang gemuk dan tersenyum.

Mereka meminum susu bubuk setelah mengalami dua kali keguguran.

"Sekarang kami bahagia," tulis mereka dengan sederhana.

"Saya banyak menangis dan air mata saya adalah doa saya," tutur seorang perempuan Prancis, yang menceritakan kunjungannya ke gereja kecil ini dan berdoa demi mendapatkan seorang anak.

Ia kemudian hamil dua bulan setelah kunjungannya.

Seorang perempuan di Brasil, yang diberi tahu bahwa ia mandul, membeberkan "sebuah keajaiban bernama Gabriela" lahir setelah ia mendengar tentang gereja ini di televisi dan meminta bubuk susu itu.

Apapun keyakinan Anda, kunjungan ke gereja ini cocok untuk refleksi spiritual.

Situs itu dipahat dari batu kasar dan bagian dalamnya sejuk dan tenang.

Di ujung, sebuah tanda bertuliskan "keheningan" dan Anda dapat melihat ke kapel modern tempat para biarawati terus berjaga, berdoa untuk perdamaian.

Saya bahkan pernah melihat perempuan Muslim lokal di antara lilin yang menyala itu, dan perempuan dari semua negara duduk diam di depan ikon Maria seukuran manusia yang mencolok.

Lukisan itu menggambarkan ia sedang menyusui bayi Yesus di dada telanjangnya.

Saat ini, dengan bayi saya sendiri, saya tidak dapat tidak memperhatikan bahwa posisinya tidak tepat.

Tapi bagi saya, lukisan ini memancarkan kekuatan feminitas dan cinta seorang ibu.

'Ini membawa harapan'

Karena pembatasan Covid-19, gereja hanya buka selama beberapa jam di pagi hari.

Saya bertemu dengan Boutros, seorang pemuda yang bersiap menjadi biarawan, tengah menunggu untuk mengunci pintu gereja.

Dia telah berdoa untuk pasangan Amerika Selatan yang tidak memiliki anak yang mengirimkan pesan padanya

"Sangat sulit tidak bisa memiliki seorang bayi. Seorang anak membawa rasa tersendiri di hidup Anda," katanya kepada saya.

"Maria adalah ibu kami, ia mendengarkan kami dan masuk ke relung hati kami."

Ia berkata bahwa ia senang bekerja di situs suci itu.

"Di tahun pandemi, ini adalah tempat yang membahagiakan. Ini membawa harapan," dia tersenyum.

Dan saya menyadari itulah yang menarik saya kembali ke tempat ini.

Jika Gereja Kelahiran Yesus mengundang umat beriman untuk merayakan kelahiran satu anak di waktu Natal, maka Kapel Gua Susu mengungkapkan kegembiraan dan harapan akan masa depan yang bisa dibawa setiap anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menengok Khidmatnya Perayaan Natal di Betlehem, Kota Kelahiran Yesus

Menengok Khidmatnya Perayaan Natal di Betlehem, Kota Kelahiran Yesus

Foto | Rabu, 25 Desember 2024 | 19:00 WIB

Asa Uskup Ignatius Suharyo di Natal 2024: Ingin Indonesia Seperti Bethlem, Lahirnya Pemimpin Melayani Bukan Dilayani

Asa Uskup Ignatius Suharyo di Natal 2024: Ingin Indonesia Seperti Bethlem, Lahirnya Pemimpin Melayani Bukan Dilayani

News | Rabu, 25 Desember 2024 | 12:25 WIB

Makna Mendalam "Kembali ke Betlehem": Tema Natal 2024 Ajak Umat Renungkan Kesederhanaan

Makna Mendalam "Kembali ke Betlehem": Tema Natal 2024 Ajak Umat Renungkan Kesederhanaan

News | Selasa, 24 Desember 2024 | 12:34 WIB

Makna Tema Hari Raya Natal 2024 "Kembali ke Betlehem"

Makna Tema Hari Raya Natal 2024 "Kembali ke Betlehem"

Lifestyle | Jum'at, 20 Desember 2024 | 12:34 WIB

Apa Agama Mayoritas di Betlehem?

Apa Agama Mayoritas di Betlehem?

News | Jum'at, 20 Desember 2024 | 12:24 WIB

Menelusuri Sejarah Betlehem: Tempat Lahir Yesus Kristus Benar di Wilayah Palestina?

Menelusuri Sejarah Betlehem: Tempat Lahir Yesus Kristus Benar di Wilayah Palestina?

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 18:04 WIB

Dimanakah Yesus Lahir? Berikut Jejak Kelahirannya

Dimanakah Yesus Lahir? Berikut Jejak Kelahirannya

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 14:08 WIB

Kenapa Ada Bintang di Puncak Pohon Natal? Ternyata Ini Alasannya

Kenapa Ada Bintang di Puncak Pohon Natal? Ternyata Ini Alasannya

Lifestyle | Minggu, 08 Desember 2024 | 06:41 WIB

Solidaritas untuk Warga Palestina, Perayaan Natal di Betlehem Sepi

Solidaritas untuk Warga Palestina, Perayaan Natal di Betlehem Sepi

Video | Selasa, 26 Desember 2023 | 10:00 WIB

Mengenal Kota Bethlehem di Palestina, Tempat Kelahiran Yesus yang Tiadakan Perayaan Natal Tahun Ini

Mengenal Kota Bethlehem di Palestina, Tempat Kelahiran Yesus yang Tiadakan Perayaan Natal Tahun Ini

Lifestyle | Senin, 25 Desember 2023 | 14:45 WIB

Terkini

Belum Ada Keputusan Pemangkasan, Menkeu Purbaya Pastikan Anggaran MBG Aman

Belum Ada Keputusan Pemangkasan, Menkeu Purbaya Pastikan Anggaran MBG Aman

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:56 WIB

Mensesneg Tegaskan Perintah Prabowo Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus

Mensesneg Tegaskan Perintah Prabowo Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:47 WIB

Temani Perjalanan Mudik, Badan Bahasa Bagikan 24 Ribu Buku Gratis di Terminal Kampung Rambutan

Temani Perjalanan Mudik, Badan Bahasa Bagikan 24 Ribu Buku Gratis di Terminal Kampung Rambutan

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:42 WIB

Kemensetneg Imbau Pejabat Tak Gelar Open House Lebaran Secara Berlebihan

Kemensetneg Imbau Pejabat Tak Gelar Open House Lebaran Secara Berlebihan

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:41 WIB

MK Ketok Palu Soal Pensiun Pejabat, DPR RI Siap Ambil Langkah Revisi

MK Ketok Palu Soal Pensiun Pejabat, DPR RI Siap Ambil Langkah Revisi

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:38 WIB

Kemenhub Jelaskan Penyebab Tiket Pesawat Mahal Jelang Lebaran 2026

Kemenhub Jelaskan Penyebab Tiket Pesawat Mahal Jelang Lebaran 2026

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:27 WIB

Gus Alex Pasang Badan, Bantah Ada Perintah dari Yaqut di Kasus Kuota Haji

Gus Alex Pasang Badan, Bantah Ada Perintah dari Yaqut di Kasus Kuota Haji

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:26 WIB

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Gus Alex Bantah Terima Perintah dari Gus Yaqut dalam Kasus Haji

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Gus Alex Bantah Terima Perintah dari Gus Yaqut dalam Kasus Haji

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:25 WIB

Lebih dari 116 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis BUMN 2026, Realisasi Lampaui Target 10 Persen

Lebih dari 116 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis BUMN 2026, Realisasi Lampaui Target 10 Persen

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:17 WIB

Pemerintah Kaji Potong Gaji DPR dan Kabinet Demi Cegah Defisit

Pemerintah Kaji Potong Gaji DPR dan Kabinet Demi Cegah Defisit

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:17 WIB