Seekor Anjing Jadi Pahlawan, Selamatkan Bocah 10 Tahun dari Serigala

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 29 Desember 2020 | 21:09 WIB
Seekor Anjing Jadi Pahlawan, Selamatkan Bocah 10 Tahun dari Serigala
Ilustrasi anjing Jack Russell.[Unsplash/Glen Carrie]

Suara.com - Seekor anjing Jack Russell Terrier menjadi pahlawan dengan menyelamatkan seorang bocah berusia berusia 10 tahun dari serangan serigala.

Menyadur Mirror, Selasa (29/12/2020) bocah laki-laki bernama Yemelyan tersebut sedang bermain petak umpet dengan saudara-saudaranya di rumahnya di Republik Komi, Rusia.

Dia bersembunyi di balik tumpukan salju tanpa menyadari bahwa seekor serigala yang muncul dari hutan di samping rumahnya akan menyerangnya.

Namun anjing peliharaannya bernama Jessie, seekor Jack Russell Terrier, melihat bahaya akan menimpa Yemelyan dan segera berlari ke arah majikannya dan menghalau serigala tersebut.

Kejadian tersebut terekam kamera CCTV yang memperlihatkan bocah itu bersembunyi di tumpukan salju dan serigala menyeberang jalan.

Jessie juga tertangkap kamera sedang berlari dengan kecepatan tinggi menuju tumpukan salju untuk menyelamatkan majikannya.

Tragisnya detik-detik saat anjing tersebut melawan serigala juga ikut terekam. Anjing tersebut menggong-gong ke arah Yemelyan yang berhasil melarikan diri dari bahaya dan langsung memberi tahu orang tuanya.

Ayah Yemelyan, Ruslan, memanggil teman-temannya termasuk pemburu lokal dan bergegas keluar. "Saya menelepon teman-teman saya dan mereka segera tiba, mengikuti jejak serigala," katanya.

Namun nahas, serigala tersebut sudah lebih dahulu menyerang anjing tersebut, menerkam bagian lehernya dan melarikan diri ke hutan.

baca juga

"Tragedi itu terjadi sekitar pukul 07.00 malam waktu setempat dan 20 menit kemudian kami menyelamatkan anjing itu," ujar Ruslan.

Jessie ditemukan masih hidup tetapi terluka parah. "Anjing itu masih hidup, kami membawanya ke klinik dokter hewan, jaraknya sekitar 200 kilometer (125 mil), tapi mereka mengatakan tidak bisa berbuat apa-apa, dan hanya menyuntikkan obat penghilang rasa sakit." jelas Ruslan.

Anjing tersebut mati dalam perjalanan ke klinik di ibu kota daerah Syktyvkar. "Kami pergi ke Syktyvkar, dan mereka berjanji untuk membantu, tetapi anjing itu mati di pelukan istri saya." jelas Ruslan.

Pemburu sekarang mendapatkan izin untuk membunuh serigala, yang diyakini telah mengintai rumah Yemelyan di desa Sindor, menurut laporan.

Ruslan mengatakan bahwa baru-baru ini serigala telah menyerang anjing di desanya dan penduduk setempat mulai merasa takut jika anak-anak mereka terancam bahaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbayang Nggak Sih Kamu Rasanya Hidup di Desa Paling Dingin di Muka Bumi

Terbayang Nggak Sih Kamu Rasanya Hidup di Desa Paling Dingin di Muka Bumi

Jabar | Jum'at, 25 Desember 2020 | 22:08 WIB

Keji! Ibu Tega Bunuh Anak Pakai Barbel, Jasadnya Dikubur di Rumah Kakak

Keji! Ibu Tega Bunuh Anak Pakai Barbel, Jasadnya Dikubur di Rumah Kakak

Sumsel | Jum'at, 25 Desember 2020 | 21:25 WIB

Seperti Apa Rasanya Tinggal di Desa Paling Dingin di Muka Bumi?

Seperti Apa Rasanya Tinggal di Desa Paling Dingin di Muka Bumi?

News | Jum'at, 25 Desember 2020 | 21:21 WIB

Terkini

TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI

TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:10 WIB

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:05 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

×