Seperti Apa Rasanya Tinggal di Desa Paling Dingin di Muka Bumi?

Siswanto | BBC | Suara.com

Jum'at, 25 Desember 2020 | 21:21 WIB
Seperti Apa Rasanya Tinggal di Desa Paling Dingin di Muka Bumi?
BBC

Suara.com - Desa Verkhoyansk, di Rusia timur, mendapat julukan salah satu desa paling dingin di muka bumi, karena suhu udara bisa mencapai -67,8 derajat Celsius.

Gelar resmi sepertinya belum dikukuhkan karena ada desa lain, Oymyakon, juga di Rusia timur, yang ingin mendapat atribut sebagai desa paling dingin di muka bumi.

Di Omyakon, suhu udara pernah mencapai -65 derajat Celsius, yang dicatat pada Januari 1973.

Suhu -50 derajat Celsius adalah hal yang lumrah bagi warga Omyakon dan anak-anak di sini tetap ke sekolah seperti biasa.

Kegiatan belajar mengajar baru akan ditutup jika suhu udara di bawah -52 derajat Celsius.

Meski Verkhoyansk belum resmi menyandang atribut sebagai desa paling dingin, warga di sini bisa merasa senang karena Guinness World Record sudah menetapkan Verkhoyansk sebagai tempat dengan rentang temperatur paling ekstrem di dunia.

Di Verkhoyansk, suhu di musim dingin bisa mencapai -67,8 derajat sementara di musim panas temperatur melonjak ke 37,3 derajat.

Dengan suhu -60 derajat, bagaimana kehidupan di tempat ini?

Beterai hanya tahan beberapa menit, tinta pena membeku

Temperatur begitu dingin, sehingga baterai hanya bertahan beberapa menit saja.

Tinta pena membeku sebelum pena bisa dipakai untuk menulis dan memakai bingkai kacamata berbahan logam juga sangat tidak dianjurkan karena bisa berbahaya.

Warga setempat juga tidak mematikan kendaraan sepanjang hari, karena khawatir kalau dimatikan, mesin tidak bisa lagi dihidupkan. Kalau mesin mati, warga bisa menunggu hingga musim semi mendatang untuk menghidupkan kendaraan.

Bagaimana dengan pasok air bersih?

Agar bisa dialirkan ke rumah-rumah warga, air harus dialirkan dalam suhu tinggi agar tidak membeku di dalam pipa.

Karenanya, air ini tidak bisa diminum.

Untuk kebutuhan air minum, warga memanfaatkan balok-balok es, yang disimpan di pekarangan rumah. Balok ini dimasukkan ke dalam rumah dan dicairkan untuk dipakai sebagai sumber air minum.

Di Verkhoyansk terdapat menara 3G yang memungkinkan warga tersambung ke internet.

Dengan begitu, warga, terutama anak-anak muda, bisa mengakses Instagram dan membagikan suasana dan kehidupan di desa beku ini kepada dunia.

Jumlah warga di desa ini, menurut sensus pada 2017, sekitar 1.131 orang, setengah dari jumlah 15 tahun lalu.

Banyak anak muda yang memilih meninggalkan desa dan pindah ke kota, termasuk, Ayal, remaja berusia 15 tahun.

Ayal hidup bersama ibunya di desa yang dingin ini sebelum pindah ke kota.

Salah satu kota yang banyak dituju adalah Yakutsk, yang terletak 600 kilometer jauhnya dari Desa Verkhoyansk.

Sambil menunggu kepindahan ke kota, Ayal senang berjalan-jalan di desanya menikmati hamparan salju dan gedung-gedung yang kosong.

Ia juga senang dengan makanan ala desa, Stroganina, irisan tipis daging ikan, yang dimakan mentah, dengan dicampur lada dan garam.

Setahun sekali saudara-saudara Ayal pulang, biasanya di puncak musim panas.

Tiket dari Yakutsk ke Verkhoyansk sangat mahal, bisa mencapai jutaan rupiah untuk tiket pulang-pergi. Perusahaan maskapai memakai pesawat yang berasal dari era Soviet, Antonov AN-24.

Kondisi cuaca yang sulit menyebabkan enam pesawat jatuh sejak 2003.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Kurangi Sampah Jakarta, Warga Belajar Cara Pengolahan Limbah Jadi Sumber Penghasilan

Kurangi Sampah Jakarta, Warga Belajar Cara Pengolahan Limbah Jadi Sumber Penghasilan

News | Kamis, 30 April 2026 | 10:03 WIB

Dasco Telepon Malam-malam, Prabowo Langsung Jenguk Korban KA dan Kucurkan Rp4 Triliun Dana Perbaikan

Dasco Telepon Malam-malam, Prabowo Langsung Jenguk Korban KA dan Kucurkan Rp4 Triliun Dana Perbaikan

News | Kamis, 30 April 2026 | 10:02 WIB

Polisi Inggris Nyatakan Penusuk Yahudi Sebagai Teroris, Ini Identitas Pelaku

Polisi Inggris Nyatakan Penusuk Yahudi Sebagai Teroris, Ini Identitas Pelaku

News | Kamis, 30 April 2026 | 09:50 WIB

Viral Polisi Sita Mobil Sport Rp1 Miliar Gegara Pengemudi Mabuk di Jalan

Viral Polisi Sita Mobil Sport Rp1 Miliar Gegara Pengemudi Mabuk di Jalan

News | Kamis, 30 April 2026 | 09:30 WIB

Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, DPRD DKI Minta Transjakarta Wujudkan Zero Accident

Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, DPRD DKI Minta Transjakarta Wujudkan Zero Accident

News | Kamis, 30 April 2026 | 09:22 WIB

Pete Hegseth Dihabisi Kongres AS, Biaya Perang Iran Tembus Rp400 Triliun

Pete Hegseth Dihabisi Kongres AS, Biaya Perang Iran Tembus Rp400 Triliun

News | Kamis, 30 April 2026 | 09:16 WIB

London Mencekam, Warga Yahudi Jadi Korban Penusukan Brutal

London Mencekam, Warga Yahudi Jadi Korban Penusukan Brutal

News | Kamis, 30 April 2026 | 09:14 WIB

Donald Trump: Raja Charles Akan Bantu AS Lawan Iran

Donald Trump: Raja Charles Akan Bantu AS Lawan Iran

News | Kamis, 30 April 2026 | 08:51 WIB

Akademisi Sorot Rencana Akses Pesawat Asing: Negara Harus Pegang Teguh Politik Bebas Aktif

Akademisi Sorot Rencana Akses Pesawat Asing: Negara Harus Pegang Teguh Politik Bebas Aktif

News | Kamis, 30 April 2026 | 08:31 WIB

Guru California Kirim Email Perpisahan ke Keluarga Sebelum Coba Bunuh Donald Trump

Guru California Kirim Email Perpisahan ke Keluarga Sebelum Coba Bunuh Donald Trump

News | Kamis, 30 April 2026 | 08:02 WIB