Tahun 2021, Pemerintah Fokus Penyediaan dan Pemberian Vaksin Covid-19

Chandra Iswinarno

Kamis, 31 Desember 2020 | 22:59 WIB
Tahun 2021, Pemerintah Fokus Penyediaan dan Pemberian Vaksin Covid-19
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito [Foto : Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Pada tahun 2021, pemerintah akan berfokus dalam program vaksinasi Covid-19 yang menyasar penduduk di seluruh wilayah Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19  Wiku Adisasmito dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (31/12/2020).

"Salah satu upaya pengendalian covid-19 yang juga akan difokuskan oleh pemerintah di tahun 2021 yakni program penyediaan serta pemberian vaksin," ujarnya.

Wiku menuturkan, pemerintah akan terus mengikuti perkembangan vaksinasi yang telah dilakukan beberapa negara di dunia. Yakni seperti Inggris, Amerika Serikat dan Kanada yang telah melakukan vaksinasi di tahun 2020. 

"Pemerintah akan terus mengikuti perkembangan vaksinasi yang telah dilakukan berbagai negara tersebut sebagai bahan masukan program vaksinasi nasional." 

Wiku mengemukakan, berdasarkan keterangan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin akan ada dua jalur kerja sama dalam mengadakan kandidat Vaksin Covid-19, yakni hasil kerja sama bilateral atau multilateral dan pengembangan Vaksin Merah Putih.

Untuk Vaksin Merah Putih merupakan hasil kerjasama perguruan tinggi dan lembaga penelitian yang ada di Indonesia. 

Wiku menyebut, rencananya, pada triwulan pertama tahun 2021, Vaksin Merah Putih akan diserahkan PT Bio Farma untuk dilakukan uji klinis dan praklinis dan selanjutnya mendapat izin edar. 

Kemudian, dalam skema kerjasama bilateral dan multilateral di antaranya yaitu, Vaksin Sinovac dengan negara Tiongkok (Cina), Novavax dan Prfizer dengan Amerika Serikat, Astra Zeneca, maupun hasil kerja sama dengan banyak negara. 

baca juga

Pada skema multilateral, vaksin kata Wiku diperoleh dari hasil dikoordinasikan oleh organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) yaitu COVAX atau GAVI.

Banyaknya kandidat vaksin yang telah ditetapkan pemerintah bertujuan untuk memastikan kebutuhan vaksin dalam negeri tercukupi. Sehingga mampu menciptakan kekebalan komunitas. 

Nantinya vaksinasi akan diberikan secara bertahap, dalam memprioritaskan kelompok prioritas untuk menerima vaksinasi.

Pemberian vaksin kata Wiku diawali dari petugas kesehatan, petugas publik dan lansia (lanjut usia) pada periode kuartal pertama tahun 2021. Dan akan dilanjutkan kepada masyarakat dan wilayah penduduk rentan. 

"Serta masyarakat lainnya dengan mempertimbangkan klaster penularan pada periode kedua atau sekitar April 2021 sampai Maret 2022," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Ungkap Efek Samping Kandidat Vaksin Covid-19 Sinovac Pada Relawan

Peneliti Ungkap Efek Samping Kandidat Vaksin Covid-19 Sinovac Pada Relawan

Health | Kamis, 31 Desember 2020 | 21:55 WIB

Cek Ponsel Sekarang! Calon Penerima Vaksin Covid-19 Diundang Pakai SMS

Cek Ponsel Sekarang! Calon Penerima Vaksin Covid-19 Diundang Pakai SMS

Health | Kamis, 31 Desember 2020 | 20:36 WIB

Indonesia Kembali Datangkan 1,8 Juta Vaksin Sinovac

Indonesia Kembali Datangkan 1,8 Juta Vaksin Sinovac

Foto | Kamis, 31 Desember 2020 | 17:10 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×