7 Kontroversi Harun Yahya Paling Fenomenal

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 12 Januari 2021 | 20:57 WIB
7 Kontroversi Harun Yahya Paling Fenomenal
Harun Yahya bersama sejumlah perempuan pengikut sektenya. [Al Arabiya]

Suara.com - Kabar Adnan Oktar atau Harun Yahya dijatuhi hukumn ribuan tahun atas kejahatannya. Selain profilnya dicari banyak orang, kontroversi Harun Yahya juga kembali diungkit. Apa saja kontroversi Harun Yahya si pembantah teori Darwin yang paling fenomenal?

Pengadilan Turki telah menjatuhkan hukuman penjara 1.075 tahun kepada pemimpin sekte Adnan Oktar atau yang lebih dikenal sebagai Harun Yahya. Harun Yahya merupakan nama pena yang ia gunakan dalam menulis buku “The Atlas of Creation” setebal 770 halaman yang membantah teori evolusi Darwin.

Adnan Oktar atau Harun Yahya telah terbukti melakukan kejahatan seperti penyerangan seksual, pelecehan seksual anak di bawah umur, penipuan dan spionase politik dan militer. Ia kenal sebagai seorang pendakwah dan ilmuan Islam yang telah memiliki banyak karya dalam bentuk buku dan dokumenter tentang Islam.

Adnan Oktar memiliki banyak kontroversi yang menggegerkan publik, ia diketahui menyiarkan ceramah tentang Islam dengan dikelilingi oleh wanita dengan berpakaian seksi yang ia juluki kitten atau “anak kucing”. Ia mengaku memiliki 1000 pacar dan memiliki 69.000 pil kontrasepsi. Berikut adalah kontroversi Harun Yahya, si pembantah teori Darwin.

1.     Sebut bikini adalah jilbab Islami dan vodka minuman halal

Adnan Oktar pernah mengatakan saat dalam interograsi polisi bahwa bikini merupakan jilbab Islami dan vodka merupakan minuman halal. Dia juga mengatakan Islam hanya mengharamkan minuman anggur yang merupakan minuman beralkohol sedangkan vodka dan wiski itu halal.

2.     Harun Yahya memiliki pengikut yang bernama “Anak Kucing” atau “Kitten”

Ia memiliki pengikut wanita  yang ia juluki kitten atau anak kucing. Banyak diantara pengikut wanitanya menjalani operasi plastik. Oleh karena itu banyak pengikutnya memiliki bentuk wajah yang sama.

3.     Harun Yahya memiliki Dokter untuk mengecek HIV pada pengikutnya

Kepolisian Turki menggeledah seorang dokter yang bernama Muhammed Cihat Gundogdu “Dr Mengele” yang diketahui merupakan dokter pribadi yang ditugaskan khusus untuk mengecek HIV bagi para pengikut Harun Yahya. Hal itu dikarenakan dalam sektenya, para pengikutnya mengalami pelecehan dan diperkosa saat menjadi pengikut Harun Yahya.

4.     Mendukung Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan

Harun Yahya menyebutkan bahwa ia dan pengikutnya mendukung Presiden Erdogan saat terjadi kudeta militer. Ia menyuruh para pengikutnya membawa bendera Turki ke jalan-jalan setelah peristiwa kudeta militer yang gagal pada tahun 2016 ebagai bentuk dukungan kepada Presiden Erdogan.

5.     Membentuk Sekte

BBC
BBC

Harun Yahya membentuk organisasi yang bernama Science Research Foundation yang bergerak mengajarkan paham anti-evolusi. Ia menganggap hukum evolusi dari Charles Darwin memicu terorisme dan totalitarian di berbagai negara.

6.     Memiliki 120 situs

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yang Kontroversial dari Kehidupan Adnan Oktar alias Harun Yahya

Yang Kontroversial dari Kehidupan Adnan Oktar alias Harun Yahya

Surakarta | Selasa, 12 Januari 2021 | 12:42 WIB

Profil Harun Yahya, Dihukum 1.075 Tahun Karena Kejahatan Seksual

Profil Harun Yahya, Dihukum 1.075 Tahun Karena Kejahatan Seksual

News | Selasa, 12 Januari 2021 | 11:38 WIB

Siapa Adnan Oktar alias Harun Yahya yang Divonis 1.075 Tahun Penjara?

Siapa Adnan Oktar alias Harun Yahya yang Divonis 1.075 Tahun Penjara?

News | Selasa, 12 Januari 2021 | 11:37 WIB

Terkini

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB