Cerita Syekh Ali Jaber Kali Pertama di Indonesia: Hanya Bisa 4 Kata Ini

Rendy Adrikni Sadikin

Kamis, 14 Januari 2021 | 11:25 WIB
Cerita Syekh Ali Jaber Kali Pertama di Indonesia: Hanya Bisa 4 Kata Ini
Kepala Staf Keperesidenan Moeldoko saat membesuk Syekh Ali Jaber yang ditusuk saat ceramah. (Kredit Foto: KSP)

Suara.com - Banyak kenangan dari sosok almarhum ulama Syekh Ali Jaber. Salah satunya adalah kisah beliau ketika pertama kali tinggal di Indonesia. Dia hanya menguasai 4 kata.

Kisah tersebut diceritakan Syekh Ali Jaber dalam salah satu dakwahnya yang diunggah kanal Haziq Channel di situs berbagi video Youtube, 23 September 2020.

Dalam dakwah tersebut, Syekh Ali Jaber menceritakan masa-masa ketika baru pertama kali tinggal di Indonesia. Saat itu, imbuh Syekh Ali Jaber, dirinya belum bisa berbahasa Indonesia.

"Saya pertama kali tinggal di Indonesia, 2008, 2009, 2010, saya ingat pertama kali saya tidak bisa berbahasa Indonesia. Bisa nggak terbayang, nggak bisa bahasa Indonesia," ujar Syekh Ali Jaber sambil tersenyum.

Kemudian, kata Syekh Ali Jaber, mulai 2009 dirinya diajari bahasa Indonesia oleh seorang teman. Ketika itu, dia hanya bisa 4 kata dalam bahasa Indonesia.

"(kata) yang lain sudah pusing. Bahasa Indonesia mudah. Empat kata ini sering dipakai oleh orang Indonesia, yakni apa kabar, bagus, mau ke mana dan aku cinta kepadamu. Itu saja," ujar Syekh Ali Jaber.

Sambil disambut tawa jemaah, Syekh Ali Jaber bercerita ketika bertemu orang di jalan, dia hanya menggunakan 4 kata yang diajari tersebut.

"Dengan tulus hati, setiap bertemu orang. (Kata) itu saja yang saya sampaikan. Assalamualaikum, apa kabar, bagus, mau ke mana, aku cinta kepadamu," ujar Syekh Ali Jaber menirukan dialognya disambut tawa jemaah.

Namun setelah itu, Syekh Ali Jaber sedikit demi sedikit belajar untuk menyempurnakan kemampuannya berbahasa Indonesia.

baca juga

"Pada 2010, pertama kali saya mengisi bersama sahabat saya Ustaz Yusuf Mansur di acara Nikmatnya Sedekah. Itu acara pertama kali di televisi. Dari situ, saya didorong untuk berani berbahasa Indonesia," ujar Syekh Ali Jaber.

Ketika pertama kali dakwah, imbuh Syekh Ali Jaber, adalah Ustaz Yusuf Mansur yang mengalihbahasakan. Tapi, Ustaz Yusuf Mansur yang mendorong Syekh Ali Jaber untuk berani berbahasa Indonesia.

"Ketika sudah mulai lancar, malah ditinggal sama Ustaz Yusuf Mansur. Saya yang ngisi sendiri. Subhanallah," ujar Syekh Ali Jaber.

Seperti diinformasikan sebelumnya, Ulama kondang Syekh Ali Jaber meninggal di Rumah Sakit Yarsi Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada pukul 08.30 WIB.

Kabar tersebut disampaikan oleh Ustaz Yusuf Mansur melalui akun jejaring sosial Instagram miliknya, @yusufmansurnew, Kamis (14/1/2021).

"Innaa lillaahi Wa Innaa Ilaihi Raaji'uun. Syaikh Ali Jaber wafat di RS Yarsi, jam 8.30. Mohon do'anya," tulis Ustad Yusuf Mansyur, Kamis (14/1/2021).

Dalam unggahan tersebut, Yusuf Mansur juga angkat bicara melalui Instagram TV. Dia mengabarkan berpulangnya Syekh Ali Jaber.

"Kita semua berduka indonesia berduka syekh ali berpulang ke rahmatullah. Insya Allah beliau syahid," ujar Yusuf Mansur sambil terisak.

Yusuf Mansur bercerita Syekh Ali Jaber sempat kritis hingga kemudian dia menyebarkan berita dan meminta doa kepada para alim ulama.

"Kita kehilangan seorang ahli Quran, pejuang Quran, seorang dai yang ikhlas, meninggalkan negaranya untuk dakwah di Indonesia," ujar Yusuf Mansur sambil terisak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Teladan Syekh Ali Jaber, Maafkan Penusuknya hingga Cium Kaki Hafiz Cilik

4 Teladan Syekh Ali Jaber, Maafkan Penusuknya hingga Cium Kaki Hafiz Cilik

Sumsel | Kamis, 14 Januari 2021 | 11:22 WIB

Syekh Ali Jaber Meninggal, Punya Keinginan Jadikan Pemulung sebagai Hafiz

Syekh Ali Jaber Meninggal, Punya Keinginan Jadikan Pemulung sebagai Hafiz

Lampung | Kamis, 14 Januari 2021 | 11:21 WIB

Sambil Nangis, Ustaz Yusuf Mansur Ungkap Kronologi Wafatnya Syekh Ali Jaber

Sambil Nangis, Ustaz Yusuf Mansur Ungkap Kronologi Wafatnya Syekh Ali Jaber

Entertainment | Kamis, 14 Januari 2021 | 11:20 WIB

Syekh Ali Jaber Negatif Covid-19 Sebelum Wafat

Syekh Ali Jaber Negatif Covid-19 Sebelum Wafat

Bekaci | Kamis, 14 Januari 2021 | 11:20 WIB

Cerita Pertemuan Syekh Ali Jaber dengan Pemulung Asal Garut

Cerita Pertemuan Syekh Ali Jaber dengan Pemulung Asal Garut

Jawa Tengah | Kamis, 14 Januari 2021 | 11:19 WIB

Momen Gus Miftah Pegang Erat Tangan Syekh Ali Jaber Minta Doa

Momen Gus Miftah Pegang Erat Tangan Syekh Ali Jaber Minta Doa

Entertainment | Kamis, 14 Januari 2021 | 11:19 WIB

Wafat, Syekh Ali Jaber Dinyatakan Negatif Covid Tapi Tak Pulang ke Rumah

Wafat, Syekh Ali Jaber Dinyatakan Negatif Covid Tapi Tak Pulang ke Rumah

News | Kamis, 14 Januari 2021 | 11:16 WIB

Terkini

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

×