Warga Ramai-ramai Mancing Ikan Budi Daya Lepas Akibat Banjir di Banjarmasin

Erick Tanjung

Jum'at, 22 Januari 2021 | 11:30 WIB
Warga Ramai-ramai Mancing Ikan Budi Daya Lepas Akibat Banjir di Banjarmasin
Warga memancing ikan yang akibat banjir lepas ke aliran Sungai Martapura dari Jembatan Pangeran Antasari di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Jumat (22/1/2021).(ANTARA/Sukarli)

Suara.com - Warga ramai-ramai memancing ikan yang akibat banjir lepas dari tempat budi daya dan masuk ke aliran Sungai Martapura di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Jumat (22/1/2021), sejumlah warga memancing ikan dari Jembatan Pangeran Antasari di samping Pasar Sudimampir.

"Banyak sekali ikan patin yang ada di bawah jembatan ini, sejak kemarin ramai orang memancing," kata Amir, warga Banjarmasin, sambil melihat orang-orang memancing dari Jembatan Pangeran Antasari.

Menurut dia, ikan-ikan patin itu kebanyakan merupakan ikan yang lepas dari keramba atau tempat budi daya ikan milik warga di kawasan Sungai Martapura dan anak-anak sungainya akibat banjir.

Warga yang memancing mengatakan bahwa mereka bahkan tidak perlu menggunakan umpan untuk memancing ikan yang lepas di aliran Sungai Martapura.

"Jadi kailnya aja diperbanyak, sampai delapan kail satu pancingan, itu dimasukkan ke dalam air, ditarik-tarik kuat hingga ada yang tersangkut," kata Hendra, menuturkan cara dia memancing.

Hendra mengaku bisa mendapat setengah hingga satu kilogram lebih ikan patin saat memancing.

"Daripada tidak ada kerjaan saat banjir ini, lebih baik mancing, ikannya dijual untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.

Di aliran Sungai Martapura dan anak sungainya, termasuk Sungai Andai di Banjarmasin Utara, ikan-ikan terlihat berenang di permukaan air sungai. Ikan patin, nila, gurame, dan lele yang lepas dari tambak warga yang kebanjiran mengalir ke sungai-sungai itu.

baca juga

"Kalau ikan nila memang tidak mau dia di sungai besar, tapi ke sungai-sungai kecil. Ramai juga coba ditangkap, tapi kebanyakan pakai jala, sebab ikan yang lepas saat ini lagi kondisi stres, jarang mau dipancing dengan cara pakai umpan," kata Ramli, warga kawasan Sungai Andai.

Ia menuturkan bahwa saat air menggenangi pemukiman pun, warga ramai-ramai berburu ikan yang lepas dari tempat budi daya menggunakan jala atau tombak.

"Banyak yang dapat ikan besar," katanya.

Banjir melanda wilayah Kota Banjarmasin sejak 14 Januari 2021 dan berdampak pada sekitar 100 ribu orang menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Pemerintah Kota Banjarmasin pada 15 Januari 2021 memberlakukan status tanggap darurat bencana serta sudah membangun posko dan dapur umum di setiap kecamatan untuk membantu korban banjir. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Meme Jokowi Jawab Penyebab Banjir Kalsel, Semua Salah Hujan

Viral Meme Jokowi Jawab Penyebab Banjir Kalsel, Semua Salah Hujan

Kalbar | Jum'at, 22 Januari 2021 | 10:09 WIB

Banjir Melanda, Kasus Covid-19 Meledak di Banjarbaru

Banjir Melanda, Kasus Covid-19 Meledak di Banjarbaru

Kalbar | Jum'at, 22 Januari 2021 | 08:26 WIB

Harga Elpiji 3 Kg Melonjak, Posko Banjir Kalsel Terpaksa Gunakan Kayu Bakar

Harga Elpiji 3 Kg Melonjak, Posko Banjir Kalsel Terpaksa Gunakan Kayu Bakar

Kalbar | Jum'at, 22 Januari 2021 | 08:19 WIB

Terkini

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:06 WIB

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:58 WIB

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:57 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:55 WIB

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:39 WIB

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 07:38 WIB

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter

Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 07:34 WIB

×