Kabar Baik! 14 Hari Terjebak, 11 Penambang Emas Keluar Selamat

Dythia Novianty

Senin, 25 Januari 2021 | 05:13 WIB
Kabar Baik! 14 Hari Terjebak, 11 Penambang Emas Keluar Selamat
Penyelamatan penambang emas di China terjebak 14 hari. [STR/CNS/AFP]

Suara.com - Tim penyelamat China pada Minggu (24/1/2021) berhasil menarik ke tempat aman 11 pekerja yang telah terjebak selama 14 hari, dengan kedalaman 2.000 kaki. Meskipun begitu, 10 pekerja lainnya masih hilang dan setidaknya satu tewas.

Ratusan petugas penyelamat dan petugas bertepuk tangan ketika 11 orang yang selamat diangkut satu per satu dalam keranjang dari tambang di Qixia pada Minggu sore.

Orang-orang yang diselamatkan melindungi mata mereka dari matahari setelah berhari-hari dalam kegelapan. Banyak yang menyatukan tangan sebagai tanda terima kasih, sementara beberapa tampak terlalu lemah untuk berdiri.

Para pekerja tersebut, mendapatkan makanan cair yang dikirim melalui terowongan darurat saat berada di bawah tanah, ditutupi mantel di tengah suhu yang membeku dan dimasukkan ke dalam ambulans.

Mereka adalah setengah dari 22 orang yang terperangkap sejak 10 Januari ketika sebuah ledakan menggeser sekitar 70 ton puing, memblokir poros, melumpuhkan lift dan menjebak pekerja setidaknya 2.000 kaki di bawah tanah.

"Setidaknya satu dari penambang dilaporkan tewas karena luka di kepala dalam ledakan itu sementara 10 lainnya masih belum ditemukan," kata para pejabat dilansir laman New York Post, Senin (25/1/2021).

Salah satu dari 10 tampaknya terperangkap sendiri sekitar 325 kaki di bawah permukaan air, menurut South China Morning Post (SCMP), mengutip media yang dikelola pemerintah. Sejauh ini tim penyelamat tidak dapat menghubunginya.

Mereka belum menemukan 9 penambang lainnya yang hilang, dan harapan untuk bisa menyelamatkan mereka hidup-hidup semakin berkurang dengan cepat, kata laporan itu.

Lebih dari 600 penyelamat telah bekerja di lokasi ledakan, yang masih dalam penyelidikan, kata para pejabat.

Tambang China termasuk yang paling mematikan di dunia, dan sekali menewaskan rata-rata 5.000 kematian per tahun. Bahkan setelah serangkaian peningkatan keselamatan, masih ada 573 kematian terkait ranjau pada tahun 2020, menurut Administrasi Keselamatan Tambang Nasional.

Penyelamatan hari Minggu mengingatkan pada misi 2010, ketika 33 penambang ditarik dari tambang tembaga-emas di Chili di mana mereka terjebak selama lebih dari 69 hari.

Para penambang Chili, yang terjebak di dalam gua, bertahan hidup dengan jatah makanan dan air selama 17 hari sampai kru penyelamat memberi mereka tali penyelamat, dengan mengebor lubang kecil ke dalam ruangan tempat mereka berlindung.

Beberapa minggu kemudian, sebuah lubang yang lebih besar dibor dan para penambang ditarik ke permukaan saat penonton global yang terpikat menyaksikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkait Penemuan Benda Diduga Rudal Dari China, Begini Kata TNI AL

Terkait Penemuan Benda Diduga Rudal Dari China, Begini Kata TNI AL

Batam | Sabtu, 23 Januari 2021 | 06:31 WIB

Polisi Tangkap 4 Orang Diduga Penambang Emas Ilegal di Aceh Barat

Polisi Tangkap 4 Orang Diduga Penambang Emas Ilegal di Aceh Barat

Sumut | Sabtu, 23 Januari 2021 | 06:05 WIB

Waspada Varian Baru Virus Corona, Beijing Lakukan Tes Covid-19 Massal

Waspada Varian Baru Virus Corona, Beijing Lakukan Tes Covid-19 Massal

Health | Jum'at, 22 Januari 2021 | 17:50 WIB

India Ganti Nama Buah Naga Jadi Lotus, Dinilai Terlalu Berbau Tiongkok,

India Ganti Nama Buah Naga Jadi Lotus, Dinilai Terlalu Berbau Tiongkok,

Bogor | Jum'at, 22 Januari 2021 | 00:00 WIB

Banjir Baja Impor dari Cina, Buruh Sebut 100 Ribu Karyawan Terancam PHK

Banjir Baja Impor dari Cina, Buruh Sebut 100 Ribu Karyawan Terancam PHK

Bisnis | Kamis, 21 Januari 2021 | 21:12 WIB

Konyol Banget, Nama Buah Naga Diganti Gara-gara Berbau China

Konyol Banget, Nama Buah Naga Diganti Gara-gara Berbau China

Lifestyle | Kamis, 21 Januari 2021 | 18:50 WIB

Terkini

Dua Kali Sehari! Modus Obat Batuk dan Kunciran Rambut Dipakai Selundupkan Narkoba ke Rutan Salemba

Dua Kali Sehari! Modus Obat Batuk dan Kunciran Rambut Dipakai Selundupkan Narkoba ke Rutan Salemba

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:05 WIB

Your Jewelry, your story! Temukan Inspirasi Stacking Jewelry ala Shopee

Your Jewelry, your story! Temukan Inspirasi Stacking Jewelry ala Shopee

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB

'Suara Indonesia Penting!' Presiden Palestina Telepon Prabowo, Minta RI Terus Kawal Gaza

'Suara Indonesia Penting!' Presiden Palestina Telepon Prabowo, Minta RI Terus Kawal Gaza

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:32 WIB

China Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran, Dukung Pembukaan Kembali Selat Hormuz

China Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran, Dukung Pembukaan Kembali Selat Hormuz

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:24 WIB

Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Dialog di UGM, Sebut Keluar karena Alasan Keamanan

Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Dialog di UGM, Sebut Keluar karena Alasan Keamanan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 06:57 WIB

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 23:15 WIB

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

News | Senin, 15 Juni 2026 | 22:14 WIB

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:55 WIB

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:37 WIB

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:20 WIB