Fakta-fakta GeNose C19: Cara Kerja, Fungsi, dan Tarif yang Dikenakan

Rifan Aditya

Senin, 25 Januari 2021 | 12:29 WIB
Fakta-fakta GeNose C19: Cara Kerja, Fungsi, dan Tarif yang Dikenakan
Fakta Genose C19: Cara Kerja, Fungsi, dan Tarif yang Dikenakan - Alat deteksi Covid-19 GeNose buatan UGM - (SuaraJogja.id/HO-UGM)

Suara.com - Penanganan terhadap pandemi Covid-19 semakin menemukan titik terang. Kekinian, pemerintah berencana memakai alat bernama GeNose C19 untuk mendeteksi Covid-19. Berdasarkan penelusuran Suara.com, terdapat beberapa fakta GeNose C19 yang menarik, mulai dari cara kerja, fungsi hingga tarifnya.  

Perlahan namun pasti, berbagai inovasi bermunculan untuk membantu penanganan pandemi virus corona ini. Mulai dari pembelian vaksin dan program vaksinasi, hingga produksi massal alat pendeteksi virus Covid-19.

GeNose, sebuah alat yang dikembangkan tim riset Universitas Gadjah Mada untuk mendeteksi apakah seseorang mengidap virus Covid-19 atau tidak. Fakta-fakta GeNose yang ada di artikel ini semoga bisa menambah pengetahuan dari Anda yang membacanya.

Cara Kerja GeNose

Setelah mengantongi izin edar yang tertanggal 24 Desember 2020 lalu, GeNose kemudian mulai digadang-gadang sebagai alat pendeteksi Covid-19 untuk masyarakat Indonesia.

Cara kerja GeNose sangat mudah dan waktu analisa yang singkat. Diperkirakan alat ini akan sangat diminati banyak orang.

Belakangan juga diketahui bahwa GeNose mulai akan dipasang di beberapa fasilitas umum, guna meningkatkan jumlah pengetesan pada masyarakat.

Cara kerjanya cukup sederhana. Deteksi dilakukan pada Volatile Organic Compound atau VOC yang keluar bersamaan dengan nafas seseorang.

Hal yang perlu dilakukan hanya menghembuskan nafas pada tabung khusus yang sudah disediakan. Sensor dalam tabung akan bekerja menganalisa keberadaan VOC tersebut.

baca juga

VOC sendiri hanya muncul pada orang yang sudah terinfeksi Covid-19. Dalam waktu kurang dari dua menit, hasil sudah keluar dan bisa mendeteksi apakah seseorang mengidap Covid-19 atau tidak.

Fungsi GeNose C19

Petugas mengetes kantong nafas milik pegawai PT KAI (Persero) dengan GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (23/1/2021). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]
Ilustrasi Fungsi GeNose C19 - Petugas mengetes kantong nafas milik pegawai PT KAI (Persero) dengan GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (23/1/2021). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]

Melihat cara kerja yang dideskripsikan tadi tentu Anda sudah membayangkan apa fungsi utama dari alat ini.

GeNose sendiri memiliki fungsi utama untuk membantu deteksi dini kondisi seseorang dan meningkatkan pendataan secara cepat terkait penyebaran Covid-19. Dengan durasi pengetesan yang hanya dua menit saja, maka jumlah orang yang dites bisa ditingkatkan.

Meski demikian penggunaan GeNose tidak serta merta menggantikan tes Rapid dan Antigen. Nantinya hasil dari GeNose sendiri menjadi pelengkap kedua tes yang lebih dulu diterapkan tersebut.

Ketika hasil tes menyatakan negatif, maka bisa diindikasikan seorang tidak mengidap Covid-19. Ketika hasilnya dinyatakan positif, maka kemudian diberikan rujukan untuk melakukan konfirmasi dengan menjalani tes PCR.

Lalu Berapa Tarif GeNose yang Akan Dikenakan?

Tingkat akurasi GeNose diklaim mencapai lebih dari 90%. Namun bukan berarti tarif yang dipatok akan cenderung mahal.

Jika tes Rapid, tes Antigen, atau swab PCR harganya mencapai ratusan ribu rupiah, ternyata harga GeNose sendiri diperkirakan hanya memakan biaya sebesar Rp. 15,000 sampai dengan Rp. 25,000 saja untuk sekali pengetesan. Cukup murah untuk membantu menguatkan data secara umum bukan?

Instalasi perangkat GeNose sendiri sudah direncanakan oleh Menteri Perhubungan akan diinisiasi untuk penggunaan kereta jarak jauh. Kebijakan itu diperkirakan akan dimulai pada 5 Februari 2021 mendatang.

Semoga dengan inovasi terbaru ini, program pendataan yang dilakukan pemerintah bisa lebih cepat dilaksanakan, dan membawa dampak baik bagi masyarakat luas. Demikian fakta-fakta GeNose mulai dari cara kerja, fungsi hingga tarifnya.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Operator  Terminal Menanti Pengadaan GeNose

Operator Terminal Menanti Pengadaan GeNose

Bekaci | Senin, 25 Januari 2021 | 12:06 WIB

Ada GeNose, Penumpang Bus Jadi Harus Bayar Tiket Lebih Mahal Rp 20 Ribu

Ada GeNose, Penumpang Bus Jadi Harus Bayar Tiket Lebih Mahal Rp 20 Ribu

Hits | Senin, 25 Januari 2021 | 10:22 WIB

Deteksi Covid-19, GeNose Dipakai di Moda Transportasi Bus Mulai 5 Februari

Deteksi Covid-19, GeNose Dipakai di Moda Transportasi Bus Mulai 5 Februari

Health | Senin, 25 Januari 2021 | 08:50 WIB

Terkini

Kejari Jaksel Sebut Gugatan Roy Suryo Salah Sasaran: Urusan Penangkapan Itu Domain Polisi!

Kejari Jaksel Sebut Gugatan Roy Suryo Salah Sasaran: Urusan Penangkapan Itu Domain Polisi!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:33 WIB

Kuasa Hukum Roy Suryo Kritik Jawaban Polda Metro Jaya, Sebut Argumentasi Hukumnya Kacau

Kuasa Hukum Roy Suryo Kritik Jawaban Polda Metro Jaya, Sebut Argumentasi Hukumnya Kacau

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:31 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu'ti Ajak Siswa Biasakan Cek Komposisi dan Tanggal Kedaluwarsa Makanan

Mendikdasmen Abdul Mu'ti Ajak Siswa Biasakan Cek Komposisi dan Tanggal Kedaluwarsa Makanan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:31 WIB

Sandi Politik di Bumi Ruwa Jurai: Mengapa Jokowi Akhirnya Berseragam PSI?

Sandi Politik di Bumi Ruwa Jurai: Mengapa Jokowi Akhirnya Berseragam PSI?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:16 WIB

Hakim Tolak Dalil 'Tak Ada Niat Jahat', Penyalahgunaan Wewenang Nadiem Makarim Terbukti

Hakim Tolak Dalil 'Tak Ada Niat Jahat', Penyalahgunaan Wewenang Nadiem Makarim Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:14 WIB

Berduka Atas Tewasnya 5 Peserta Latsarmil, Puan Maharani Dukung Kemhan Hapus Materi Militer

Berduka Atas Tewasnya 5 Peserta Latsarmil, Puan Maharani Dukung Kemhan Hapus Materi Militer

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:08 WIB

Puan Maharani Respons Safari Jokowi: Jaga Situasi Tetap Kondusif dan Tetap Adem

Puan Maharani Respons Safari Jokowi: Jaga Situasi Tetap Kondusif dan Tetap Adem

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:08 WIB

Kasus Pembubaran Ibadah GMS Bantul: Polda DIY Periksa 31 Saksi, Segera Tetapkan Tersangka!

Kasus Pembubaran Ibadah GMS Bantul: Polda DIY Periksa 31 Saksi, Segera Tetapkan Tersangka!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:45 WIB

Pramono Anung Beberkan Proyek Strategis DKI, dari RS Internasional hingga Perpanjangan LRT Jakarta

Pramono Anung Beberkan Proyek Strategis DKI, dari RS Internasional hingga Perpanjangan LRT Jakarta

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:34 WIB

Tepis Tuduhan Langgar HAM, Polda Metro Minta Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo

Tepis Tuduhan Langgar HAM, Polda Metro Minta Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:29 WIB

×