ACT Distribusikan 1.000 Ton Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 02 Februari 2021 | 15:39 WIB
ACT Distribusikan 1.000 Ton Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar
Kapal Kemanusiaan milik ACT yang berisi 1.000 ton bantuan logistik hingga pangan untuk korban gempa bumi Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Kapal Kemanusiaan yang berisi 1.000 ton bantuan logistik hingga pangan untuk korban gempa bumi Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju akhirnya sampai dan bersandar di Pelabuhan Belang-belang, Mamuju, Sulawesi Barat.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, acara penyambutan kapal kemanusiaan milik lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) sudah bersandar sejak Senin (1/2/2021). Kapal diberangkatkan dari Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Kamis (28/1).

Penyambutan kapal kemanusiaan serta pendistribusian bantuan dihadiri sejumlah tokoh setempat seperti Gubernur Sulbar Andi Ali Baal Masdar hingga Kapolda Sulbar Irjen Eko Budi Sampurno.

Regional Head ACT Wilayah Timur, Syahrul Mubarak, mengatakan bahwa kapal kemanusiaan bukan lah hal yang baru dilakukan ACT. Adanya program tersebut merupakan jembatan kebaikan.

"Melalui kapal kemanusiaan bisa menjadi jembatan kebaikan untuk para dermawan di luaran sana," kata Syahrul di Pelabuhan Belang-belang, Mamuju, Sulbar, Selasa (2/2/2021).

Syahrul mengatakan lewat kapal kemanusiaan ACT ingin menyampaikan pesan bahwa bencana yang dialami warga Kabupaten Mamuju dan Majene adalah bencana bersama. Ia meminta warga tak merasa berjuang sendirian.

"Bahwa saudara-saudara di Sulbar itu bukan bencana dialami tapi bencana kita bersama, derita yang dialami bukan lah derita yang dialami sendiri tapi derita kita bersama. Jadi kita saudara sama-sama," tuturnya.

Kapal Kemanusiaan milik ACT yang berisi 1.000 ton bantuan logistik hingga pangan untuk korban gempa bumi Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. (Suara.com/Bagaskara)
Kapal Kemanusiaan milik ACT yang berisi 1.000 ton bantuan logistik hingga pangan untuk korban gempa bumi Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. (Suara.com/Bagaskara)

Sementara itu, Gubernur Sulbar Andi Baal menyampaikan dengan adanya bantuan tersebut diharapkan bisa tersalurkan kepada warga terdampak.

"Terimakasih kepada ACT Indonesia atas kepedulian semoga bantuan ini menjadi berkah," tuturnya.

Lebih lanjut, Andi berharap sinergitas antara ACT dengan pemprov setempat bisa terus dikembangkan. Menurutnya, kerjasama tersebut jangan sampai terputus.

"Kami berharap kerjasama bisa berlanjut dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Sulbar," tandasnya.

Adapun untuk diketahui, 1000 ton bantuan pangan hingga logistik yang dibawa kapal kemanusiaan dari Jakarta menuju Sulbar tersebut dikumpulkan dari donasi selama kurang lebih 10 hari. Nantinya, pendistribusian bantuan dilakukan secara bertahap, dimana awal akan disalurkan 50 ton terlebih dahulu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Motor Trail, PLN Tangani Area Terisolir Gempa Sulbar

Pakai Motor Trail, PLN Tangani Area Terisolir Gempa Sulbar

Otomotif | Senin, 01 Februari 2021 | 20:32 WIB

Terisolir Akibat Gempa Sulbar, Warga di Perbukitan Majene Alami Krisis Air

Terisolir Akibat Gempa Sulbar, Warga di Perbukitan Majene Alami Krisis Air

News | Senin, 01 Februari 2021 | 18:37 WIB

Potret Warga Majene Pascagempa: Kena Penyakit, Terisolir, Minim Bantuan

Potret Warga Majene Pascagempa: Kena Penyakit, Terisolir, Minim Bantuan

News | Senin, 01 Februari 2021 | 17:38 WIB

Kondisi Desa Paling Parah Akibat Gempa Sulbar, Warga Mulai Diterpa Penyakit

Kondisi Desa Paling Parah Akibat Gempa Sulbar, Warga Mulai Diterpa Penyakit

News | Senin, 01 Februari 2021 | 08:55 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB