Hoki Donuts: Potret Sukses Program Kewirausahaan Sosial

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 05 Februari 2021 | 13:59 WIB
Hoki Donuts: Potret Sukses Program Kewirausahaan Sosial
Nurasiyah Jamil wiarusahawan Hoki Donuts di Makasar. (Dok : Kemensos).

Suara.com - Nurasiyah Jamil, wanita berusia 44 tahun ini sudah akrab dengan adonan dan penggorengan ketika berkreasi membuat donat bagi para pelanggannya. Setiap hari, ibu dari lima anak ini memproduksi lusinan donat setiap hari di rumahnya, di daerah Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur.

Pernah menjadi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2010 tidak membuat Nurasiyah berserah diri. Keinginannya untuk berdikari membuat sosok wanita yang kerap dipanggil Ibu Nur ini mampu menyisihkan sebagian bantuan yang diterimanya. Serta mengikuti berbagai pelatihan kewirausahaan agar berdaya dan mandiri secara ekonomi. Hal itulah yang menjadi motivasi Nurasiyah untuk graduasi dari PKH pada tahun 2018.

“Tadinya saya setiap dapat bantuan PKH saya sisihkan. Masa iya kita harus dapat bantuan terus. Sedikit demi sedikit menyisihkan (bantuan) dan ikut pelatihan sana-sini, akhirnya mandiri,” tutur Nurasiyah.

Berbagai usaha telah dilakoni Nurasiyah mulai dari menjual nasi uduk, mie ayam, katering, hingga membuat donat. Berkat keuletannya, Nurasiyah dipercaya salah satu sekolah untuk menyediakan katering makan siang. Tidak kurang dari 200 paket makanan ia hantarkan setiap hari. Namun keadaan pandemi membuat sekolah tidak beroperasi sebagaimana mestinya. Kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diberlakukan mengakibatkan usaha katering Nurasiyah berhenti.

Tahun 2020 lalu menjadi kebangkitan usaha Nurasiyah. Dibantu suami dan anak-anaknya, Nurasiyah memulai kembali usaha pembuatan donat yang diberi nama Hoki Donuts. Berawal dari setengah kilogram, satu kilogram hingga lima kilogram, usaha Nurasiyah lambat laun dilirik oleh konsumen. Hal tersebut juga yang mengantarkan Nurasiyah diusulkan oleh pendamping PKH untuk menjadi peserta Program Kewirausahaan Sosial (ProKUS) Kementerian Sosial RI.

ProKUS merupakan program kewirausahaan dari Direktorat Pemberdayaan Sosial, Perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat (PSPKKM) di bawah Direktorat Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial RI. ProKUS bertujuan untuk memberdayakan KPM PKH yang telah tergraduasi dan memiliki rintisan usaha agar mampu hidup sejahtera. Tidak hanya bantuan stimulan berupa modal usaha, ProKUS juga menyediakan mentor bagi para pelaku usaha mikro bekerja sama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Bina Swadaya untuk wilayah DKI Jakarta.

Mekanisme pelaksanaan ProKUS dimulai dari mentor menghimpun data peserta dari pendamping PKH. Selanjutnya melakukan kunjungan sebanyak 4 kali bersama TKSK. Mentor ProKUS fokus kepada pengembangan wirausaha peserta ProKUS. Sedangkan TKSK fokus kepada pendampingan sosial, utamanya dalam menjalin interaksi yang baik antara peserta ProKUS dengan lingkungan sosialnya.

Bantuan stimulan ProKUS tahun 2020 senilai 3,5 juta rupiah digunakan Nurasiyah untuk membeli mixer berkapasitas 7,5 kg dan boks donat. Hal tersebut menambah kapasitas produksi hingga maksimal 40 lusin donat dalam sehari. Sebagian dipasarkan langsung di kios dan sebagian lagi dipasarkan secara daring.

Selain modal usaha, Nurasiyah juga mendapatkan beberapa macam pelatihan dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Bina Swadaya. Diantaranya literasi keuangan, pendampingan mengenai e-commerce (foto produk, optimalisasi penggunaan media sosial), merek dan kemasan, membangun hubungan dengan pelanggan, bahkan dukungan keluarga dalam menjalankan usaha.

David Fabian Tamara, mentor bisnis Bina Swadaya mengatakan bahwa Nurasiyah merupakan satu dari 28 peserta ProKUS yang didampinginya. Produk usaha para KPM telah diunggah di sebuah _platform_ pasar digital yakni www.pasarwirausahaindonesia.com. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pengenalan terhadap pasar digital dan mempersiapkan keterlibatan peserta ProKUS dalam _e-commerce_ termasuk juga nanti akan diunggah di web pameran Kesetiakawanan Sosial Nasional (KSN) www.pameranksn.kemensos.go.id.

David beserta rekannya, Vince, selaku mentor ProKUS terus berupaya agar peserta ProKUS berdaya. Misalnya dengan memastikan tercapainya indikator kinerja meliputi : literasi keuangan seperti pembukuan dan membangun kesadaran menabung; modal sosial, termasuk di dalamnya membangun interaksi yang baik dengan pelanggan dan pemanfaatan media sosial; serta manajemen aset dan pemasaran.

ProKUS dinilai efektif dan bermanfaat dengan adanya kontrol terhadap Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibuat oleh peserta. Hal ini dmaksudkan agar terbentuk komitmen peserta dalam merencanakan dan menjalankan usaha.

“Harus ada semacam kontrak sosial agar peserta tidak mundur di tengah-tengah tanpa alasan yang jelas. Sebaiknya, proses seleksi dan kriteria di awal harus jelas. Secara umum, semuanya sudah bagus, “ tambah David.

*Dukungan Keluarga*
Usaha Nurasiyah tidak lepas dari dukungan keluarga. Sang suami, Raisan (53) turut membantu dalam proses produksi serta memastikan kualitas produk. Bahkan tidak jarang ia turut membantu menyelesaikan pekerjaan rumah saat sang istri mendapatkan banyak pesanan.

“Saya sebagai kepala keluarga, apa pun kegiatan istri selalu saya dukung terutama saat ada pelatihan. Selagi ilmu itu perlu buat kita, silakan dipelajari. Hanya tekad yang kita kuatkan. Jangan mengeluh dengan keadaan tetapi bagaimana mengatasi keadaan itu. Jangan putus asa,” ujarnya sembari merangkul pundak sang istri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Tunjuk Risma Gantikan Anies Baswedan?

CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Tunjuk Risma Gantikan Anies Baswedan?

Hits | Kamis, 04 Februari 2021 | 06:59 WIB

KPK Tambah Masa Penahanan Eks Mensos Juliari selama 30 Hari ke Depan

KPK Tambah Masa Penahanan Eks Mensos Juliari selama 30 Hari ke Depan

News | Rabu, 03 Februari 2021 | 20:40 WIB

MAKI Ungkap Perusahaan 'Bina Lingkungan' Penyalur Kasus Bansos Corona

MAKI Ungkap Perusahaan 'Bina Lingkungan' Penyalur Kasus Bansos Corona

News | Rabu, 03 Februari 2021 | 16:27 WIB

Gila! Eks Mensos Juliari Sudah Rancang Rencana Korupsi Sebelum Pandemi

Gila! Eks Mensos Juliari Sudah Rancang Rencana Korupsi Sebelum Pandemi

News | Rabu, 03 Februari 2021 | 10:38 WIB

Warga Tak Mampu di Cilegon Bisa segera Dapat Layanan Sosial karena Ini

Warga Tak Mampu di Cilegon Bisa segera Dapat Layanan Sosial karena Ini

Bisnis | Selasa, 02 Februari 2021 | 12:45 WIB

Alur Uang Suap Eks Mensos Juliari: Dari Sarung Gitar hingga Room Karaoke

Alur Uang Suap Eks Mensos Juliari: Dari Sarung Gitar hingga Room Karaoke

News | Senin, 01 Februari 2021 | 18:29 WIB

Terkini

Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!

Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:04 WIB

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:49 WIB

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:22 WIB

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:35 WIB

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:34 WIB

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:26 WIB

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:21 WIB

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB