P2P LIPI: Kepemimpinan Mudah Digoyang karena Demokrat Tak Berbasis Ideologi

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Jum'at, 05 Februari 2021 | 19:42 WIB
P2P LIPI: Kepemimpinan Mudah Digoyang karena Demokrat Tak Berbasis Ideologi
Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kantor MUI. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Aisah Putri Budiarti, dari Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI berbicara ihwal masih banyaknya partai politik di Indonesia yang tidak memiliki basis ideologi yang kuat. Hal itu pula yang kini ia lihat terjadi pada tubuh Partai Demokrat yang tengah diterpa isu kudeta.

"Jadi ini tidak hanya dalami oleh Demokrat, tapi oleh banyak partai di Indonesia saat ini punya problem itu. Partai politik di Indonesia tidak punya basis ideologi yang kuat," kata Putri dalam diskusi dari Para Syndicate, Jumat (5/2/2021).

Putri melanjutkan ketidakpunyaan partai akan ikatan ideologi yang kuat itu menjadi faktor pemicu terjadinya konflik internal. Konflik internal yang kemudia menjadi sebab partai terpecah menjadi beberapa faksi.

"Sehingga pada akhirnya ketika mereka ada problem internal di dalamnya sangat mudah kali untuk terpecah, terbentuk faksi, terjadi konflik. Dan ketika ada konflik ini mudah sekali digoyang, terutama terkait dengan kepemimpinan partai," kata Putri.

Dalam isu kudeta di Demokrat, Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyoni sendiri yang menyampaikan bahwa ada gerakan untuk mengambilalih kekuasaan partai yang dipimpinnya.

Putri berujar saat ini partai politik, termasuk Demorkat di dalamnya cenderung menerapkan kepentingan pragmatis semata dibanding ideologi partai.

"Nah itu terbangun karena ikatan mereka, ikatan para anggota partai tidak berbasis pada ideologi tapi pada kepentingan pragmatis yang oportunistik. Kemudian sifatnya personal dan ini kalau kita lihat sifat personal ini sebenarnya juga banyak partai di Indoensia saat ini seperti itu, pragmatis saja gitu ya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ray Rangkuti: AHY dan Moeldoko Sama-sama Diuntungkan Isu Kudeta Demokrat

Ray Rangkuti: AHY dan Moeldoko Sama-sama Diuntungkan Isu Kudeta Demokrat

News | Jum'at, 05 Februari 2021 | 19:26 WIB

Dewi Tanjung: AHY Suruh Jadi RT Dulu Deh, Baru Jadi Ketum Partai..

Dewi Tanjung: AHY Suruh Jadi RT Dulu Deh, Baru Jadi Ketum Partai..

Jatim | Jum'at, 05 Februari 2021 | 18:25 WIB

Dewi Tanjung: AHY Pakai Trik Terzolimi Seperti SBY saat Pilpres 2004

Dewi Tanjung: AHY Pakai Trik Terzolimi Seperti SBY saat Pilpres 2004

Bali | Jum'at, 05 Februari 2021 | 18:22 WIB

Sebut AHY Anak Ingusan, Dewi PDIP: Mending Belajar Jadi Ketua RT Dulu

Sebut AHY Anak Ingusan, Dewi PDIP: Mending Belajar Jadi Ketua RT Dulu

Hits | Jum'at, 05 Februari 2021 | 17:56 WIB

Dewi Tanjung Bongkar Trik Terzolimi AHY: Contoh Bapaknya, SBY

Dewi Tanjung Bongkar Trik Terzolimi AHY: Contoh Bapaknya, SBY

Bogor | Jum'at, 05 Februari 2021 | 17:40 WIB

Terkini

Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi

Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:24 WIB

Bukti Awal Sudah Kantongi! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Bukti Awal Sudah Kantongi! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:20 WIB

Jarwinn Solar Panel Solusi Listrik Lebih Hemat Di Saat Viral BBM Naik

Jarwinn Solar Panel Solusi Listrik Lebih Hemat Di Saat Viral BBM Naik

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:15 WIB

BGN Pastikan Motor Listrik Bakal 'Blusukan' Antar MBG di Seluruh Indonesia

BGN Pastikan Motor Listrik Bakal 'Blusukan' Antar MBG di Seluruh Indonesia

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:13 WIB

Reshuffle Kabinet Makin Dekat? Sekjen Demokrat Tegaskan Nasib Menteri di Tangan Prabowo

Reshuffle Kabinet Makin Dekat? Sekjen Demokrat Tegaskan Nasib Menteri di Tangan Prabowo

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:08 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Bahlil Bakal Jadi Menko? Begini Respons Sekjen Golkar

Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Bahlil Bakal Jadi Menko? Begini Respons Sekjen Golkar

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:01 WIB

Kronologi Kasus Korupsi Nikel, Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp1,5 Miliar

Kronologi Kasus Korupsi Nikel, Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp1,5 Miliar

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB

Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga

Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:48 WIB

Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!

Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:47 WIB

Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah

Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:27 WIB