facebook

Bahaya! Kaum Milenial Diimbau Waspadai Konten Aisha Weddings

Erick Tanjung | Ria Rizki Nirmala Sari
Bahaya! Kaum Milenial Diimbau Waspadai Konten Aisha Weddings
Wedding organizer Aisha Weddings atau WO Aisha Weddings sediakan paket poligami sampai nikah siri.

Ferny meminta masyarakat untuk tidak termakan dengan konten-konten Aisha Weddings.

Suara.com - Anggota Jaringan AKSI, Ferny Prayitno meminta generasi muda untuk waspada bila melihat konten konsep pernikahan yang dipromosikan wedding organizer, Aisha Weddings. Mengingat sebagai kelompok aktif pengguna media sosial, anak-anak muda harus bisa bijaksana dalam menyikapi konten Aisha Weddings.

Seperti air bah, konten promosi pernikahan anak minimal 12 tahun yang digencarkan Aisha Wedding dengan cepat menyedot perhatian publik. Konsep pernikahan sebagai solusi pemutus rantai kemiskinan itu menjadi pembahasan panas terutama bagi pengguna media sosial.

Tetapi, Ferny meminta masyarakat untuk tidak termakan dengan konten-konten Aisha Weddings. Itu dikhawatirkan malah menjadi salah satu strategi wedding organizer tersebut untuk memudahkan pemasaran pernikahan anak.

"Kita perlu hati-hati, jangan sampai kemakan strateginya mereka. Jangan-jangan Aisha Weddings ini salah satu cara strateginya mereka untuk mengkampanyekan perkawinan anak," kata Ferny dalam diskusi daring yang digelar oleh Gerakan Masyarakat Sipil Untuk Penghapusan Perkawinan Anak, Kamis (11/2/2021).

Baca Juga: Alissa Wahid: WO Aisha Weddings Dilatari Pemahaman Agama yang Sempit

"Sudah banyak dishare di grup dan sebagainya, malahan Itu menaikkan namanya mereka gitu. Mungkin ada beberapa orang yang terinfluence terkait dari kampanye mereka, makanya kita perlu berhati-hati di sini dan melakukan konsolidasi," tambahnya.

Pihaknya sendiri telah melakukan konsolidasi dengan hasil adanya respon cepat yang dilakukan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau KPPPA. Hal itu untuk mengurangi potensi penyebaran konten Aisha Wedding di beragam media sosial yang bisa diakses oleh anak-anak muda.

Ketimbang hanya menyebarkan tanpa ada tanggung jawab, Ferny menilai anak-anak muda sebaiknya turut andil dalam perjuangan memerangi penikahan anak.

"Ketika kita membahas terkait masalah anak muda, perlu ada keterlibatan anak dan kaum muda di sini. karena kalau tidak ada rasanya itu hanya awang-awang saja," tuturnya.

Baca Juga: Gegara Aisha Weddings, Gerakan Ini Berikan Tuntutan ke Polri hingga Kominfo

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar