Investor Luar Disebut Kurang Tertarik Gegara Indeks Persepsi Korupsi Turun

Dwi Bowo Raharjo, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Sabtu, 13 Februari 2021 | 18:55 WIB
Investor Luar Disebut Kurang Tertarik Gegara Indeks Persepsi Korupsi Turun

Suara.com - Co Founder Pusat Kajian Anti Pencucian Uang (PUKAU) Fakultas Hukum UI, Yunus Husein, merespons merosotnya Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Indonesia pada 2020.

Yunus mengatakan pencapaian tersebut berdampak terhadap iklim usaha di Indonesia.

“Akibatnya investor luar negeri menjadi kurang tertarik dan biaya transaksi luar negeri menjadi lebih mahal,” kata Yunus lewat video diskusi daring, Sabtu (13/2/2021).

Diketahui, berdasarkan rilis lembaga antikorupsi internasional, Transparency International (TI) beberapa minggu lalu, Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Indonesia pada 2020 merosot tiga poin menjadi 37/100, dari sebelumnya pada 2019 berada di angka 40/100. Capaian ini juga yang menempatkan Indonesia pada peringkat 102 dari 180 negara.

Menurut Yunus, merosotnya Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Indonesia itu akan menghambat pertumbuhan ekonomi serta berpengaruh terhadap penerimaan pajak negara.

“Semuanya tentu dapat berakibat menghambat pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara dari pajak,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI Johan Budi Sapto Pribowo mengatakan, merosotnya Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Indonesia sebagai pertanda mengakarnya praktik korupsi ke berbagai lapisan di Tanah Air.

“Tindak pidana ini tak hanya terjadi dalam sektor pemerintahan, namun juga sektor-sektor lainnya seperti transportasi dan bahkan pendidikan,” ujarnya.

Anggota dewan dari fraksi PDI-P ini pun menyebutkan, salah satu bukti korupsi yang telah mengakar dapat dilihat dari kasus rasuah Bansos Covid-19.

baca juga

“Pada tahun 2020 ini kita bahkan mendengar berbagai kasus korupsi dana bantuan sosial untuk masyarakat terdampak pandemi” ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IP Korupsi RI Setara Gambia, PKS: Aturan dengan Pemberantasan Tak Sejalan

IP Korupsi RI Setara Gambia, PKS: Aturan dengan Pemberantasan Tak Sejalan

Hits | Sabtu, 30 Januari 2021 | 13:53 WIB

IPK Jeblok, Novel Baswedan: Upaya Melemahkan KPK Semakin Jelas Berdampak

IPK Jeblok, Novel Baswedan: Upaya Melemahkan KPK Semakin Jelas Berdampak

Hits | Jum'at, 29 Januari 2021 | 16:35 WIB

IPK Indonesia Jeblok, Akibat Kebijakan Jokowi Tak Pro Pemberantasan Korupsi

IPK Indonesia Jeblok, Akibat Kebijakan Jokowi Tak Pro Pemberantasan Korupsi

News | Jum'at, 29 Januari 2021 | 15:29 WIB

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Menurun, KPK: Kami Tidak Bisa Sendiri

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Menurun, KPK: Kami Tidak Bisa Sendiri

News | Jum'at, 29 Januari 2021 | 05:44 WIB

ICW Sebut Kebijakan Pemerintah Jadi Faktor Indeks Korupsi Indonesia Merosot

ICW Sebut Kebijakan Pemerintah Jadi Faktor Indeks Korupsi Indonesia Merosot

News | Kamis, 28 Januari 2021 | 21:30 WIB

Terkini

JK Ungkap Sisi Gelap Demokrasi Liberal Indonesia: Banyak Pejabat Tidak Punya Kapasitas

JK Ungkap Sisi Gelap Demokrasi Liberal Indonesia: Banyak Pejabat Tidak Punya Kapasitas

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Kabut Asap Makin Pekat

Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Kabut Asap Makin Pekat

Riau | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Ramalan Shio Tikus Hari Ini: Hati-Hati Belanja Mewah, Peluang Cuan Justru Datang dari Mantan Rekan

Ramalan Shio Tikus Hari Ini: Hati-Hati Belanja Mewah, Peluang Cuan Justru Datang dari Mantan Rekan

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:34 WIB

Kalah dari Arsenal, Calvin Verdonk Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di Liga Champions

Kalah dari Arsenal, Calvin Verdonk Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di Liga Champions

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Pagelaran Terkuak: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kasur

Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Pagelaran Terkuak: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kasur

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Rupiah Berbalik Melemah Paling Dalem di Asia, Dolar AS Naik Dekati Rp17.917

Rupiah Berbalik Melemah Paling Dalem di Asia, Dolar AS Naik Dekati Rp17.917

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Rekomendasi Mobil Murah untuk Pekerja Bergaji UMP Jakarta

Rekomendasi Mobil Murah untuk Pekerja Bergaji UMP Jakarta

Otomotif | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pakar Lingkungan UGM: Keputusan Karhutla Bukan Bencana Nasional Adalah Kekonyolan

Pakar Lingkungan UGM: Keputusan Karhutla Bukan Bencana Nasional Adalah Kekonyolan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Persib Dapat Keuntungan di ACL 2, The Cong Viettel Diterpa Krisis Pemain

Persib Dapat Keuntungan di ACL 2, The Cong Viettel Diterpa Krisis Pemain

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Asap Tak Kenal Retorika: Menguji Keseriusan Pemerintah Menangani Karhutla

Asap Tak Kenal Retorika: Menguji Keseriusan Pemerintah Menangani Karhutla

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:20 WIB

×