Satu Tahun Covid-19 di Indonesia, Seremoni Jamu-jamuan Terawan Diungkit

Reza Gunadha, Hernawan

Selasa, 02 Maret 2021 | 12:37 WIB
Satu Tahun Covid-19 di Indonesia, Seremoni Jamu-jamuan Terawan Diungkit
Satu tahun corona di Indonesia, momen jamu-jamuan Terawan diungkit (Twitter).

Suara.com - Satu tahun Covid-19 di Indonesia, publik mengungkit eks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang dulu pernah menggelar seremoni guna merayakan kesembuhan tiga pasien pertama positif Covid-19.

Momen Terawan bagi-bagi hadiah jamu satu tahun lalu itu bergulir kembali dan mewarnai linimasa media sosial pada Selasa (2/3/2021). Acara seremonial itu pun ramai dicap aneh.

Pemilik akun Twitter @jt*****x misalnya, dia turut membagikan kilas balik momen Terawan yang jabatannya sebagai Menteri Kesehatan kini digantikan oleh Budi Gunadi Sadikin.

Dengan menyematkan foto Terawan bersama tiga penyintas Covid-19 pertama Indonesia, dia menulis narasi berbunyi "memiliki satu tahun terselenggaranya acara aneh ini".

Kicauan itu disambut kehebohan publik. Hingga artikel ini ditulis, momen lama Terawan tersebut telah menembus 1.700 retweets dan disukai hampir 2.500 orang.

Satu tahun corona di Indonesia, momen jamu-jamuan Terawan diungkit (Twitter).
Satu tahun corona di Indonesia, momen jamu-jamuan Terawan diungkit (Twitter).

Tidak hanya itu, potret Terawan saat acara seremoni tersebut juga tampak dibanjiri berbagai macam komentar.

"Sampai sekarang gak habis pikir sama ini," ujar @ss*******aa.

"Pakai jamu. Ya Allah, betapa absurd-nya," balas @an***na.

"Negara hobi apresiasi," timpal balas @ra********gg.

baca juga

Bagaimana jalannya seremoni yang terjadi pada bulan Maret tahun 2020 itu?

Momen Seremoni

Terawan yang kala itu menjabat sebagai Menteri Kesehatan mengaku bersyukur atas kesembuhan tiga pasien pertama positif Covid-19.

Rasa syukur yang dituangkan dalam seremoni pemberian oleh-oleh berupa jamu tersebut dilakukan pada Senin (16/3/2021) di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara.

"Ucapkan syukur kami panjatkan dengan sehatnya kembali saudara-saudara kita pasien nomor 01, 02, dan 03," ujar Terawan.

Ketiga pasien yang sudah sembuh tersebut adalah Nurshita, Maria, dan Ratri. Sebagai bentuk rasa syukur itulah Terawan memberikan buah tangan minuman sehat berupa jamu, dari Presiden Joko Widodo.

"Saya di sini sekalian bawakan oleh-oleh, buah tangan dari Bapak Presiden untuk bekal buat pasien 01, 02, 03 yang sudah sehat, fisik maupun laboratorium. Semua sehat, berupa jamu. Jadi akan diberikan jamu dari Bapak Presiden supaya bisa daya tahan tubuh dan imunitasnya tetap sehat terus," ungkap Terawan.

Dengan minuman itu, Terawan berharap ketiga pasien sembuh ini mampu menjaga dan menerapkan pola hidup sehat, sehingga jadi contoh di masyarakat.

Sebagaimana juga kata Terawan, itu adalah pesan yang diberikan Presiden Jokowi untuk ketiga pasien tersebut.

"Pesan Bapak Presiden, mohon apa yang disiapkAn bisa diminum dan dinikmati tambah kesehatannya," katanya.

Jamu sebanyak 2 botol diberikan Terawan kepada para pejuang Covid-19 yang berhasil sembuh ini. Satu botol untuk Shita dan ibunya Maria, dan 1 botol lagi diberikan pada Ratri.

"Ini tambahan penyakit ini tidak pelru ditakuti, (karena) bisa sembuh dengan baik, hanya butuh proses supaya bisa jadi sembuh," tutupnya.

Kontroversi

Seremonial ala Terawan itu menuai komentar menohok dari berbagai kalangan. Diantaranya Bos Lembaga Survei Charta Politika Yunarto Wijaya dan Eks Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu.

Menurut Yunarto, seremoni pemberikan ramuan yang diyakini bekhasiat untuk kesehatan tubuh itu menyebalkan. Meski begitu, ia merasa bersyukur tiga telah dinyatakan sembuh dari virus mematikan.

"Kami bersyukur karena pasien sembuh. Tapi maaf Pak, seremoni jamu-jamuan itu terasa nyebelin...Paling gak menurut saya," tulis Yunarto seperti dikutip Suara.com, Selasa (17/3/2020).

Pernyataan Yunarto tersebut mendapat sambutan dari Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu yang mengaku sependapat.

Bahkan Said Didu turut memberikan sindiran kepada Terawan. Ia meminta Terawan untuk berhenti bercanda, sebab kekinian Indonesia menjadi sorotan dunia terkait penanganan corona.

"Setuju. Menkes harus sadar bahwa Indonesia jadi sorotan dunia tentang penanganan corona. Berhentilah bercanda dlm hadapi persoalan serius bangsa," balas Said Didu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mesin Pendingin Rusak, 1.000 Dosis Vaksin Covid-19 di Jepang Terbuang

Mesin Pendingin Rusak, 1.000 Dosis Vaksin Covid-19 di Jepang Terbuang

Health | Selasa, 02 Maret 2021 | 11:50 WIB

Ratusan Personel TNI-Polri di NTB Dilatih Jadi Petugas Vaksinasi

Ratusan Personel TNI-Polri di NTB Dilatih Jadi Petugas Vaksinasi

News | Selasa, 02 Maret 2021 | 11:44 WIB

Setahun Berlalu, Barang Ini Pernah Langka di Awal Pandemi Covid-19

Setahun Berlalu, Barang Ini Pernah Langka di Awal Pandemi Covid-19

Health | Selasa, 02 Maret 2021 | 11:42 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×