Hidayat Nur Wahid: Usai KLB PD, Ada Pemecatan Ketum KNPI, Wabah Menular?

Dany Garjito, Aprilo Ade Wismoyo

Senin, 08 Maret 2021 | 11:45 WIB
Hidayat Nur Wahid: Usai KLB PD, Ada Pemecatan Ketum KNPI, Wabah Menular?
Hidayat Nur Wahid. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Hidayat Nur Wahid menyampaikan tanggapannya terkait pemecatan Ketua Umum KNPI yang melaporkan Abu Janda. Hidayat menilai peristiwa ini ada kemiripan dengan KLB Partai Demokrat di Sibolangit.

Lewat sebuah cuitan yang diunggah pada Senin (8/3/2021) Hidayat menduga seperti ada wabah yang menular dari peristiwa KLB Demokrat ke pemecatan Ketum KNPI. 

Ia menyebut dua peristiwa tersebut sama-sama mendapat penolakan dari pimpinan organisasi karena disebut melanggar AD/ART yang sah.

"Setelah KLB di Partai Demokrat, ada pemecatan Ketum KNPI yang adukan abu janda. Ada wabah yg menular?" tulis Hidayat.

"2 peristiwa itu ditolak keras oleh induk/Pimpinan Organisasi karena melanggar AD&ART yang sah," lanjutnya.

Oleh sebab itu, Hidayat meminta agar dipastikan bahwa Indonesia masih negara demokrasi dan negara hukum. Dalam cuitan tersebut, Hidayat juga menyertakan beberapa tangkapan layar berita tentang KLB Demokrat dan pemecatan Ketum KNPI.

"Demi NKRI, negara harus hadir, jaga, dan pastikan Indonesia masih negara demokrasi dan negara hukum," pungkasnya.

Cuitan HNW soal pemecatan ketum KNPI yang laporkan Abu Janda (twitter.com/@hnurwahid)
Cuitan HNW soal pemecatan ketum KNPI yang laporkan Abu Janda (twitter.com/@hnurwahid)

Menanggapi cuitan tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Beberapa dari mereka sepakat dengan Hidayat, namun ada juga yang berpendapat lain. 

"KNPI sudah bagus dibawah kepemimpinan beliau, segelitir oknum yang sangat menikmati lumpur kekuasaan berusaha menjegalnya," tulis warganet dengan akun @JAntam***.

baca juga

"Berarti bukan demokrat aja yang dirampok.. KNPI juga..." tulis warganet dengan akun @yoel***. 

"Urusan partai, organisasi dan ormas-ormas lainnya masa negara mau ikut campur. Urus ajah masing-masing selesaikan dengan baik sesuai aturan dan hukum yang berlaku. Gak usah framing seolah-olah pemerintah menekan demokrasi. Konflik & dualisme itu biasa dan sudah terjadi di partai-partai lain sejak dulu," tulis warganet dengan akun @OkiWas***.

"Betul... PKS juga kan pernah merasakan konflik internal, ketika Fahri Hamzah dkk dipecat. Apakah itu karena kesalahan pemerintah juga???" tulis warganet lain dengan akun @iday_kara***.

Melansir dari SuaraBogor.id, Ketua KNPI Haris Pertama dikabarkan telah dicopot dari jabatannya sebagai ketua umum DPP KNPI. Diduga, Haris Pertama dipecat karena selalu jalan sendiri, tanpa adanya koordinasi dengan organisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Natalius Pigai Curiga Hasil KLB Geser Mahfud MD dan 4 Berita SuaraJogja

Natalius Pigai Curiga Hasil KLB Geser Mahfud MD dan 4 Berita SuaraJogja

Jogja | Senin, 08 Maret 2021 | 11:15 WIB

Buntut KLB Demokrat, AHY-34 Ketua DPD Datangi Kemenkumham dan KPU

Buntut KLB Demokrat, AHY-34 Ketua DPD Datangi Kemenkumham dan KPU

Riau | Senin, 08 Maret 2021 | 09:51 WIB

Dituding Langgar Prokes, Panitia KLB Demokrat Bakal Dilaporkan ke Bareskrim

Dituding Langgar Prokes, Panitia KLB Demokrat Bakal Dilaporkan ke Bareskrim

News | Senin, 08 Maret 2021 | 09:11 WIB

Pemerintah Akui AD ART 2020, Wasekjen Demokrat: Selamat untuk Seluruh Kader

Pemerintah Akui AD ART 2020, Wasekjen Demokrat: Selamat untuk Seluruh Kader

Bekaci | Senin, 08 Maret 2021 | 09:09 WIB

Usai Dipecat, Haris Pertama Pelapor Abu Janda Kutip Kata-kata Peter Drucker

Usai Dipecat, Haris Pertama Pelapor Abu Janda Kutip Kata-kata Peter Drucker

Bekaci | Senin, 08 Maret 2021 | 08:15 WIB

Jokowi Diminta Tindak Moeldoko Terkait Manuver di Partai Demokrat

Jokowi Diminta Tindak Moeldoko Terkait Manuver di Partai Demokrat

Sumut | Senin, 08 Maret 2021 | 08:40 WIB

Terkini

BRI Hadirkan Qlola New Skin, Perkuat Solusi Digital untuk Nasabah Bisnis

BRI Hadirkan Qlola New Skin, Perkuat Solusi Digital untuk Nasabah Bisnis

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:31 WIB

Rice Cooker Cosmos Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan Terbaik yang Murah dan Laris Manis

Rice Cooker Cosmos Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan Terbaik yang Murah dan Laris Manis

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:30 WIB

BRI Perkuat Ekosistem Emas Nasional dengan Kelolaan Mencapai 153 Ton

BRI Perkuat Ekosistem Emas Nasional dengan Kelolaan Mencapai 153 Ton

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Kejar Program B50, Bantuan Peremajaan Sawit Naik Jadi Rp60 Juta/Hektare

Kejar Program B50, Bantuan Peremajaan Sawit Naik Jadi Rp60 Juta/Hektare

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:25 WIB

Misteri Hilangnya Fitra di Samudera Hindia: Lenyap dari Kamar Kapal

Misteri Hilangnya Fitra di Samudera Hindia: Lenyap dari Kamar Kapal

Jatim | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:25 WIB

BRI Dukung Arahan Presiden Optimalkan Potensi Emas Indonesia

BRI Dukung Arahan Presiden Optimalkan Potensi Emas Indonesia

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Paus Leo XIV Dorong Pimpinan Gereja Sedunia Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Paus Leo XIV Dorong Pimpinan Gereja Sedunia Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Nyaman di Level 6.500 Pagi Ini, COIN dan PACK Meroket

IHSG Masih Nyaman di Level 6.500 Pagi Ini, COIN dan PACK Meroket

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:13 WIB

Penangguhan Tahanan Nyumarno Cs Ditolak Hakim, Kuasa Hukum Korban Soroti Alasan Permohonan

Penangguhan Tahanan Nyumarno Cs Ditolak Hakim, Kuasa Hukum Korban Soroti Alasan Permohonan

Jabar | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:12 WIB

Surut Saat Kemarau, Waduk Gajah Mungkur Disulap Jadi Ladang Padi

Surut Saat Kemarau, Waduk Gajah Mungkur Disulap Jadi Ladang Padi

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:00 WIB

×