Paus Leo XIV Dorong Pimpinan Gereja Sedunia Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:20 WIB
Paus Leo XIV Dorong Pimpinan Gereja Sedunia Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Pidato Paus Leo XIV Minggu, 21 September 2025 (Vatican News)
baca 10 detik
  • Paus Leo XIV menyampaikan duka mendalam atas gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang NTT.

  • Gempa bumi NTT menyebabkan sedikitnya 75 orang meninggal dunia dan 907 luka-luka.

  • BNPB mencatat 3.752 gempa susulan dan meminta warga NTT tetap mewaspadai bahaya.

Suara.com - Pemimpin Gereja Katolik Dunia Paus Leo XIV mengirimkan pesan belasungkawa resmi atas musibah gempa bumi magnitudo 7,7 yang meluluhlantakkan Nusa Tenggara Timur. Ungkapan empati tersebut disampaikan langsung kepada pimpinan gereja lokal untuk menguatkan para korban di daerah bencana.

Langkah diplomatik religius ini menjadi sorotan internasional setelah dampaknya merusak berbagai infrastruktur serta menelan puluhan korban jiwa. Kehadiran perhatian dari Vatikan menegaskan bahwa tragedi kemanusiaan di timur Indonesia ini memerlukan penanganan yang sangat serius.

Pesan solidaritas itu disampaikan secara tertulis melalui saluran resmi diplomatik Indonesia untuk negara takhta suci. Informasi mengenai dukungan moral dari Vatikan ini dikonfirmasi publik lewat pernyataan KBRI Vatikan pada Kamis (20/8).

Foto udara posko pengungsian korban gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Lapangan Barangkolong, Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Kamis (20/8/2026). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nym]
Foto udara posko pengungsian korban gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Lapangan Barangkolong, Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Kamis (20/8/2026). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nym]

Melalui telegram resmi kepada Uskup Agung Ende Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD yang ditandatangani Sekretaris Negara Vatikan Kardinal Pietro Parolin, Paus Leo XIV menyatakan dirinya “sangat sedih” atas kehancuran dan penderitaan yang ditimbulkan oleh bencana tersebut.

Dukungan moral ini diharapkan mampu memberi kekuatan psikologis bagi warga setempat yang sedang berjuang di tengah masa krisis. Takhta Suci memastikan doa terus mengalir untuk keselamatan seluruh penduduk di wilayah terdampak.

“Paus menyampaikan solidaritas dan kedekatan spiritual kepada seluruh masyarakat yang terdampak,” demikian keterangan KBRI Vatikan, mengutip telegram pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia itu.

Selain memberikan penghiburan rohani, Vatikan juga mendorong adanya aksi nyata di lapangan. Pemimpin tertinggi umat Katolik itu meminta semua pihak bahu-membahu dalam menyalurkan bantuan darurat.

Paus Leo XIV juga mendorong para pemimpin Gereja dan otoritas sipil untuk terus memberikan bantuan kemanusiaan, serta menyampaikan doa seraya memohon berkat ilahi berupa penghiburan dan kekuatan bagi seluruh keluarga serta masyarakat yang terdampak.

Seruan tersebut menjadi dorongan moral bagi lembaga sosial dan pemerintah daerah agar tidak melambatkan proses evakuasi. Sinergi antara otoritas sipil dan lembaga keagamaan menjadi kunci utama percepatan pemulihan pascabencana.

baca juga

Sementara itu, dampak kerusakan dan jatuhnya korban di lapangan terus diverifikasi oleh petugas penanggulangan bencana. Angka kerugian material dan korban jiwa diperkirakan masih bisa berkembang seiring pendataan di area terisolasi.

Gempa bumi tersebut mengakibatkan sedikitnya 75 korban tewas dan 907 orang luka-luka, menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Ratusan warga yang terluka kini menjalani perawatan medis darurat di berbagai fasilitas kesehatan yang bertahan. Petugas di lapangan terus mendistribusikan logistik makanan dan obat-obatan ke titik-titik pengungsian.

BNPB mengimbau masyarakat di NTT untuk tetap waspada dan siaga menyusul masih tingginya aktivitas gempa susulan.

Getaran susulan yang mengguncang secara terus-menerus memicu kecemasan warga untuk kembali ke rumah. Banyak penduduk memilih bertahan di tenda darurat karena khawatir bangunan roboh tiba-tiba.

Hingga Kamis pukul 16.00 WIB, tercatat sebanyak 3.752 gempa susulan terjadi di wilayah terdampak. Salah satu gempa susulan yang dirasakan pada Kamis terjadi pada pukul 10.47 waktu setempat dengan kekuatan 5,7 magnitudo.

Bencana alam berskala besar ini bermula ketika guncangan kuat bermagnitudo 7,7 melanda kawasan Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8). Getaran hebat tersebut merobohkan pemukiman warga, merusak fasilitas publik, dan memutus jalur komunikasi di beberapa titik.

Kondisi geologis wilayah yang masih aktif memicu rentetan getaran susulan hingga ribuan kali dalam kurun waktu beberapa hari setelah kejadian utama. Situasi darurat ini memicu gelombang empati global, termasuk respon cepat dari Takhta Suci Vatikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!

Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:52 WIB

Jumlah Pengungsi Gempa NTT Terus Naik, Sudah Capai 92.735 Orang

Jumlah Pengungsi Gempa NTT Terus Naik, Sudah Capai 92.735 Orang

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Terkini

Paus Leo XIV Dorong Pimpinan Gereja Sedunia Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Paus Leo XIV Dorong Pimpinan Gereja Sedunia Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Nyaman di Level 6.500 Pagi Ini, COIN dan PACK Meroket

IHSG Masih Nyaman di Level 6.500 Pagi Ini, COIN dan PACK Meroket

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:13 WIB

Penangguhan Tahanan Nyumarno Cs Ditolak Hakim, Kuasa Hukum Korban Soroti Alasan Permohonan

Penangguhan Tahanan Nyumarno Cs Ditolak Hakim, Kuasa Hukum Korban Soroti Alasan Permohonan

Jabar | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:12 WIB

Surut Saat Kemarau, Waduk Gajah Mungkur Disulap Jadi Ladang Padi

Surut Saat Kemarau, Waduk Gajah Mungkur Disulap Jadi Ladang Padi

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:00 WIB

KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Rumus Volume dan Luas Permukaan Balok: Panduan Lengkap dengan Sifat dan Contoh Soal

Rumus Volume dan Luas Permukaan Balok: Panduan Lengkap dengan Sifat dan Contoh Soal

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:34 WIB

Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M

Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan

Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol

Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh

Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:15 WIB

×