Suster Ann Berlutut: Kalau Kalian Akan Tembak Demonstran, Harus Lewati Saya

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Selasa, 09 Maret 2021 | 14:59 WIB
Suster Ann Berlutut: Kalau Kalian Akan Tembak Demonstran, Harus Lewati Saya
Suster Ann Roza saat kembali berlutut, memohon pada polisi. (Myitkyina News Journal)

Suara.com - Suster Ann Roza yang potretnya viral saat berlutut di tengah aksi unjuk rasa, kembali menghadang polisi dan memohon agar pasukan keamanan tak menggunakan kekerasan.

Menyadur Sky News Selasa (9/3/2021), ia berlutut di dekat garis depan protes di kota pada Senin pagi. Fotonya kembali viral dan menunjukkan aksinya menghadang pasukan polisi.

Dalam sebuah gambar, suster pemberani ini berlutut dihadapan polisi yang juga tampak berlutut untuk memohon padanya agar menjauh di dekat gereja Katedral.

Suster Ann Roza memohon agar polisi menghentikan tindak kekerasan karena demonstran Myanmar tidak melakukan yang buruk, mereka hanya meneriakkan yel-yel.

Polisi itu kemudian berkata bahwa mereka hanya menjalankan tugasnya, dan meminta suster untuk menjauh yang dijawab tegas oleh suster.

"Tidak, jika Anda ingin melakukan ini, Anda harus melewati saya!"

Suster Ann Roza lindungi demonstran Myanmar. (Myitkyina News Journal)
Suster Ann Roza lindungi demonstran Myanmar. (Myitkyina News Journal)

Suster Ann kembali disambangi polisi dan berkata mereka akan melakukan tindakan keras dan memintanya untuk menjauh.

Suster Ann Roza kembali berlutut, memohon agar polisi tidak menembak dan menangkap orang-orang.

"Polisi juga berlutut dan mereka mengatakan kepada saya bahwa mereka harus melakukannya untuk menghentikan protes. Setelah itu, gas air mata digunakan dan saya kesulitan bernapas dan saya pusing, lalu saya melihat ada orang yang jatuh di jalan dan [dia ditembak]."

baca juga

"Saya sangat sedih. Polisi mengatakan mereka tidak akan menindak atau menembak secara brutal, tetapi mereka melakukannya. Saya melihat orang lain yang meninggal di tempat dan mengalami luka serius."

Dalam wawancaranya pada hari Jumat, suster Ann Roza menjelaskan rela mengorbankan hidupnya sendiri untuk melindungi pengunjuk rasa.

"Kemudian mereka melepaskan tembakan dan mulai memukuli para pengunjuk rasa. Saya terkejut dan saya pikir hari ini adalah hari saya akan mati," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Demonstran Tewas di Myanmar, Toko & Pabrik Tutup Karena Aksi Mogok Kerja

3 Demonstran Tewas di Myanmar, Toko & Pabrik Tutup Karena Aksi Mogok Kerja

Your Say | Selasa, 09 Maret 2021 | 13:06 WIB

50 Demonstran Tewas, Militer Myanmar Bunuh Orang Seperti Bunuh Ayam

50 Demonstran Tewas, Militer Myanmar Bunuh Orang Seperti Bunuh Ayam

Jatim | Selasa, 09 Maret 2021 | 10:39 WIB

Ikon Perlawanan Myanmar, Suster Berlutut agar Militer Tak Tembak Demonstran

Ikon Perlawanan Myanmar, Suster Berlutut agar Militer Tak Tembak Demonstran

News | Selasa, 02 Maret 2021 | 13:47 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×