Ogoh-ogoh: Asal Usul, Fakta, dan Maknanya

Fitri Asta Pramesti

Kamis, 11 Maret 2021 | 17:25 WIB
Ogoh-ogoh: Asal Usul, Fakta, dan Maknanya
Sejumlah pemuda mengarak Ogoh-Ogoh atau boneka raksasa yang melambangkan sifat buruk saat Festival Ogoh-Ogoh di Semarapura, Klungkung, Bali, Minggu (3/3). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Suara.com - Pernahkah Anda melihat atau mendengar mengenai ogoh-ogoh? Sebuah patung besar yang diarak keliling daerah dalam rangka penyambutan hari raya Nyepi ini. Lalu, apa sebenarnya ogoh-ogoh itu?

Sesuai dengan Surat Edaran Bersama PHDI Bali dan Majelis Desa Adat Bali Nomor 009/PHDI-Bali/2021 dan Nomor 002/MDA-Prov Bali/2021, pawai ogoh-ogoh yang menjadi salah satu ciri khas ketika menyambut Nyepi resmi ditiadakan. Untuk mengurangi rasa penasaran, berikut simak informasi mengenai asal-usul, fakta, hingga makna ogoh-ogoh

Asal Usul Ogoh-Ogoh

Ogoh-ogoh sendiri merupakan gambaran dari bhuta kala, atau energi negatif yang ada dalam diri manusia. Jika dilihat dari akar katanya, ogoh-ogoh berasal dari bahasa Bali, yakni ogah-ogah yang berarti digoyang-goyangkan.

Umat Hindu mengarak Ogoh - ogoh dan sejumlah kesenian lain seperti Ondel - ondel, Barongsai juga Arakan Singa di sepanjang Jalan Cinere Raya, Depok, Jawa Barat, Rabu (6/3). [Suara.com/Arief Hermawan P]
Umat Hindu mengarak Ogoh - ogoh dan sejumlah kesenian lain seperti Ondel - ondel, Barongsai juga Arakan Singa di sepanjang Jalan Cinere Raya, Depok, Jawa Barat, Rabu (6/3). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Nah, untuk menyambut hari raya Nyepi, yang mana dilakukan dengan membersihkan diri, berbagai figur bhuta kala atau raksasa dan makhluk berenergi negatif tersebut kemudian diarak dan dihancurkan, baik dengan membakarnya atau menghanyutkannya.

Fungsi Utama dan Makna di Balik Ogoh-Ogoh

Kebanyakan ogoh-ogoh diwujudkan dalam bentuk raksasa, iblis, atau bentuk menyeramkan yang lain, guna menjadi perwujudan energi negatif yang ada di dalam diri manusia.

Meski nantinya akan dibakar atau dimusnahkan, namun pembuatan ogoh-ogoh ini benar-benar dicermati dan diproduksi dengan sangat baik. Maka tak heran jika biaya pembuatannya juga terbilang cukup besar.

Hari raya Nyepi disambut dengan meleburkan segala energi dan sifat negatif yang ada di dalam diri, dan menyambut tahun baru Saka dengan menjadi manusia yang lebih baik.

baca juga

Ogoh-ogoh, dalam konteks hari raya Nyepi, menjadi lambang dari sifat dan energi buruk tersebut. Sebagai wujud peleburan dan menghilangkan sifat dan energi buruk inilah kemudian figur ogoh-ogoh dibakar dan dimusnahkan.

Sederhananya, tujuan utama dari pembuatan dan pemusnahan ogoh-ogoh ini adalah sebagai perlambang pembersihan energi dan sifat negatif manusia, untuk menyambut tahun baru Saka dengan menjadi manusia yang lebih baik.

Pawai ogoh-ogoh secara resmi ditiadakan dari agenda tahunan prosesi hari raya Nyepi, karena mempertimbangkan faktor keselamatan dan kesehatan di tengah pandemi Covid-19. 

Meski demikian, ibadah Nyepi tetap akan dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 14 Maret 2021 mendatang. Diharapkan dengan tidak adanya pawai ini, masyarakat tetap bisa meleburkan sifat dan energi negatif dengan hal yang dilakukan di rumah.

Itulah penjelasan mengenai asal usul, fungsi hingga makna ogoh-ogoh yang perlu kamu ketahui. Semoga pandemi segera berakhir supaya kita bisa menyaksikan kembali pawai ogoh-ogoh, ya!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Ucapan Nyepi Bahasa Inggris, Cocok untuk Situasi Formal dan Profesional

7 Ucapan Nyepi Bahasa Inggris, Cocok untuk Situasi Formal dan Profesional

News | Rabu, 10 Maret 2021 | 14:06 WIB

4 Kebijakan Nyepi di Bali, Terkait Internet hingga Transportasi

4 Kebijakan Nyepi di Bali, Terkait Internet hingga Transportasi

News | Selasa, 09 Maret 2021 | 20:17 WIB

Ogoh-ogoh Absen di Perayaan Nyepi Tahun Ini

Ogoh-ogoh Absen di Perayaan Nyepi Tahun Ini

Bali | Rabu, 20 Januari 2021 | 12:58 WIB

Terkini

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 08:42 WIB

Bisnis Vape di Tengah Isu Narkoba, APVI Minta Penindakan Tepat Sasaran

Bisnis Vape di Tengah Isu Narkoba, APVI Minta Penindakan Tepat Sasaran

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:38 WIB

Tuding GMNI Underbow PKI, Kepala Kanwil Kemenag Jatim Dilaporkan ke Bareskrim!

Tuding GMNI Underbow PKI, Kepala Kanwil Kemenag Jatim Dilaporkan ke Bareskrim!

News | Rabu, 23 September 2026 | 08:37 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Volume Tabung Jika Hanya Diketahui Keliling Alas dan Tingginya?

Bagaimana Cara Menghitung Volume Tabung Jika Hanya Diketahui Keliling Alas dan Tingginya?

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 08:35 WIB

Shin Oishinbo Resmi Diproduksi, Anime Kuliner Legendaris Kembali

Shin Oishinbo Resmi Diproduksi, Anime Kuliner Legendaris Kembali

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 08:30 WIB

Raih Juara II MTQ Nasional 2026, Bocah asal Siak Dapat Hadiah Umrah

Raih Juara II MTQ Nasional 2026, Bocah asal Siak Dapat Hadiah Umrah

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 08:26 WIB

Terancam Produk Impor, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Turun Tangan Selamatkan Hasil Panen

Terancam Produk Impor, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Turun Tangan Selamatkan Hasil Panen

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 08:20 WIB

Game Battle Makin Kompetitif, Format VGC 202627 Resmi Digelar di Asia

Game Battle Makin Kompetitif, Format VGC 202627 Resmi Digelar di Asia

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 08:20 WIB

4 Low pH Cleanser Lokal Berbahan Aloe Vera Buat Kulit Sensitif Tetap Lembap

4 Low pH Cleanser Lokal Berbahan Aloe Vera Buat Kulit Sensitif Tetap Lembap

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 08:10 WIB

Gelar RUPSLB, Direksi Bursa Masih Rahasiakan Pembahasan Demutualisasi

Gelar RUPSLB, Direksi Bursa Masih Rahasiakan Pembahasan Demutualisasi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:05 WIB

×