3 Menteri Kunjungi Borobudur, Ganjar: Kami Menyamakan Persepsi

Fitri Asta Pramesti

Jum'at, 12 Maret 2021 | 16:16 WIB
3 Menteri Kunjungi Borobudur, Ganjar: Kami Menyamakan Persepsi
Menko Marinvest, Menparekraf, Mendikbud melakukan kunjungan ke Candi Borobudur. (Dok. Pemkot Jateng)

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerima kunjungan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinvest) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim di Magelang, Jawa Tengah, Jumat (12/3/2021).

Kunjungan tersebut guna membantu Ganjar melakukan percepatan dalam pengembangan kawasan wisata Candi Borobudur yang masuk dalam lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) atau Bali Baru dengan status super prioritas.

Ganjar mengapresiasi dukungan penuh pemerintah pusat tersebut. Menurutnya, dengan kedatangan tiga menteri langsung meninjau lokasi, maka berbagai persoalan bisa segera diselesaikan dan terintegrasi.

"Kami ingin mengompakkan dan menyamakan persepsi dalam eksekusi program ini. Harapannya dengan begitu, percepatan dan akselerasi bisa dilakukan," kata Ganjar.

Beberapa poin penting dibahas dalam lawatan itu, lanjut Ganjar, diantaranya semua rancangan pembangunan harus menginduk pada Kemendikbud. Selain itu, ada pembagian tugas dari masing-masing pihak agar semua berjalan dengan baik.

"Sehingga kalau ada yang direvisi, disesuaikan atau mau membangun gedung baru, semua harus sesuai frame Kemendikbud. Saya menterjemahkan ini, bahwa pusat tidak hanya fokus pada Candi Borobudur, melainkan juga kawasan di sekitarnya untuk meningkatkan aktivitas ekonomi, maka peran Pemprov (Jateng) dan Pemkab Magelang di sini penting," tegas Ganjar.

Apalagi, di lokasi itu akan ada rencana exit tol yang dipastikan mampu mengembangkan wilayah sekitarnya yakni Jogja, Solo, Semarang (Jologsemar). Untuk itu, dengan integrasi ini, maka diharapkan pembangunanya sesuai harapan.

"Saya tadi izin ke pak Menko, boleh nggak saya jadi mandornya. Harapan saya dengan begitu, saya bisa memantau mana yang kurang, mana yang macet agar betul-betul bisa progresif. Dan tadi oleh pak Menko Marinvest diizinkan, jadi saya akan komunikasi intens dengan pak Bupati untuk sering-sering kesini mengecek satu-satu," sambungnya.

Pastikan Proyek Terintegrasi, Jaga Nilai Budaya dan Historis

baca juga

Pada kesempatan itu, sejumlah titik lokasi kawasan Borobudur juga ditinjau, di antaranya kampung seni Borobudur, Kembanglimus Community Center, gerbang Palbapang, kawasan Candi Pawon, Concourse Candi Borobudur, serta kawasan relokasi pedagang di Lapangan Kujon. Selepas itu, rombongan menggelar rapat terbatas di Hotel Manohara.

"Ini adalah tindak lanjut dari rapat terbatas (ratas) tahun lalu. Sekarang kami datang dan melihat beberapa sudah dieksekusi dan sudah berjalan. Kami juga ingin memastikan semua proyek itu terintegrasi dengan baik," kata Luhut.

"Jadi kalau ada penyesuaian, semua tidak boleh lepas dari Borobudur, agar semuanya sama dengan budaya Borobudur. Sehingga UNESCO masih mengakui bahwa Borobudur adalah warisan dunia," lanjut Luhut.

Senada, Nadiem menegaskan, semua pekerjaan pembangunan kawasan Borobudur tidak boleh menghilangkan unsur budaya dan unsur historis dari Candi Borobudur. Kunci sukses dari pengembangan itu adalah menyeimbangkan antara meningkatkan kualitas wisata tapi tidak meninggalkan unsur budaya dan historis.

"Maka pelestarian yang dimaksudkan ini harus perlu terintegrasi. Memastikan bahwa tema budaya dan sejarah ada di setiap kalender event dan aktivitas di Borobudur. Itu prioritas kami," ucapnya.

"Kami akan dukung penuh dengan menyiapkan kegiatan-kegiatan, kalender event dan atraksi-ateraksi budaya. Selain Borobudur, kami juga akan memastikan desa-desa wisata di sekitar Borobudur juga ikut meningkat dari segi ekonomi rakyatnya," timpal Sandi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Depan 3 Menteri, Ganjar Izin Jadi Mandor Pengembangan Kawasan Borobudur

Di Depan 3 Menteri, Ganjar Izin Jadi Mandor Pengembangan Kawasan Borobudur

Jawa Tengah | Jum'at, 12 Maret 2021 | 14:45 WIB

Ganjar Pranowo Minta ASN Jateng Tak Berpergian Saat Libur Isra Miraj

Ganjar Pranowo Minta ASN Jateng Tak Berpergian Saat Libur Isra Miraj

Jawa Tengah | Selasa, 09 Maret 2021 | 14:12 WIB

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar: Jangan Lengah!

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar: Jangan Lengah!

Jawa Tengah | Senin, 08 Maret 2021 | 13:29 WIB

Keluarga TKI Brebes Negatif Virus B117, Ganjar Pranowo: Tetap Diisolasi

Keluarga TKI Brebes Negatif Virus B117, Ganjar Pranowo: Tetap Diisolasi

Jawa Tengah | Senin, 08 Maret 2021 | 11:47 WIB

Ganjar Pranowo Kunjungi Rumah Kosnya saat SMA, Begini Reaksi Pemilik Rumah

Ganjar Pranowo Kunjungi Rumah Kosnya saat SMA, Begini Reaksi Pemilik Rumah

News | Minggu, 07 Maret 2021 | 20:03 WIB

Ganjar Pastikan Kontak Erat TKI Pembawa Virus B117 Sudah Diisolasi

Ganjar Pastikan Kontak Erat TKI Pembawa Virus B117 Sudah Diisolasi

Jawa Tengah | Kamis, 04 Maret 2021 | 16:28 WIB

Terkini

Heboh Uang Damai Rp1 Juta Nego Jadi Rp600 Ribu di Payan Mas, Kapolres Lampung Utara Turun Tangan

Heboh Uang Damai Rp1 Juta Nego Jadi Rp600 Ribu di Payan Mas, Kapolres Lampung Utara Turun Tangan

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Tugu Muda Kembali Jadi Saksi, Semarang Hidupkan Pertempuran Lima Hari 1945

Tugu Muda Kembali Jadi Saksi, Semarang Hidupkan Pertempuran Lima Hari 1945

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Film Empat Musim Pertiwi: Saat Realitas Penyintas Kekerasan Seksual Bertemu Fiksi Sinematik

Film Empat Musim Pertiwi: Saat Realitas Penyintas Kekerasan Seksual Bertemu Fiksi Sinematik

Jogja | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:34 WIB

Kenapa Zodiak Scorpio Suka Silent Treatment? Ini Cara Meluluhkannya

Kenapa Zodiak Scorpio Suka Silent Treatment? Ini Cara Meluluhkannya

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Wajib Halal 18 Oktober, Biaya UMKM Terancam Bengkak 40%

Wajib Halal 18 Oktober, Biaya UMKM Terancam Bengkak 40%

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:31 WIB

Samsung Galaxy A18 Hadir di Indonesia, Bawa AI Gemini yang Bikin Aktivitas Lebih Praktis

Samsung Galaxy A18 Hadir di Indonesia, Bawa AI Gemini yang Bikin Aktivitas Lebih Praktis

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Negara Ditaksir Rugi Rp600 Miliar Akibat Tambang Emas Ilegal Sangihe

Negara Ditaksir Rugi Rp600 Miliar Akibat Tambang Emas Ilegal Sangihe

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Berkedok Distributor, 3 Toko Miras di Surabaya Disegel Usai Nekat Jual Eceran ke Warga

Berkedok Distributor, 3 Toko Miras di Surabaya Disegel Usai Nekat Jual Eceran ke Warga

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Huntap Belum Rampung, Aceh Minta PLN Lanjutkan Pasokan Listrik untuk Korban Banjir

Huntap Belum Rampung, Aceh Minta PLN Lanjutkan Pasokan Listrik untuk Korban Banjir

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Kabut Asap Kepung Makassar, Masker Gratis Mulai Dibagikan ke Sekolah-sekolah

Kabut Asap Kepung Makassar, Masker Gratis Mulai Dibagikan ke Sekolah-sekolah

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:17 WIB

×