DPRD DKI Tunda Pembahasan Korupsi Sarana Jaya, Anak buah Anies Belum Siap

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 15 Maret 2021 | 21:18 WIB
DPRD DKI Tunda Pembahasan Korupsi Sarana Jaya, Anak buah Anies Belum Siap
Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019). (ANTARA/Andi Firdaus)

Suara.com - DPRD DKI Jakarta menunda pembahasan kasus korupsi yang melibatkan Direktur Utama nonaktif Perumda Sarana Jaya Yoory C Pinontoan. Keputusan tersebut dilakukan karena pihak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu mengaku belum siap.

Seharusnya pembahasan kasus korupsi itu dibahas di gedung DPRD DKI Jakarta pukul 13.00 WIB. Pertemuan berlangsung tertutup dan hanya beberapa awak media yang boleh masuk.

Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua Komisi B DPRD DKI beserta anggota dan pimpinan komisi, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi, Plt Direktur Utama Sarana Jaya, Indra S Arharrys, dan Direktur Keuangan Sarana Jaya.

Pertemuan berlangsung sampai sekitar pukul 15.30 WIB. Abdul Aziz yang memimpin rapat mengatakan pihaknya sudah menanyakan sejumlah pertanyaan kepada Sarana Jaya tapi belum bisa dijawab.

"Kami sudah mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait dengan isu yang marak di media dan dari pertanyaan-pertanyaan tersebut kita melihat bahwa belum ada kesiapan dari sisi Sarana Jaya untuk menjawab itu semua," ujar Aziz di lokasi, Senin (15/3/2021).

Aziz menilai untuk bisa mendapatkan gambaran utuh dari kasus ini diperlukan data yang lengkap. Karena itu ia meminta Sarana Jaya mempersiapkannya dalam waktu dua pekan.

"Kami memutuskan untuk menunda rapat ini, meneruskannya kembali dua pekan dari sekarang, untuk mendapatkan data-data yang akurat," jelasnya.

Data tersebut dinilai penting apalagi kasus pembelian lahan itu diduga terjadi pada 2018. Artinya saat itu masih periode DPRD DKI sebelumnya.

"Sekali lagi kami tidak ingin berangkat dari asumsi kami juga tidak ingin berangkat dari prasangka-prasangka karena Kejadian ini bukan pada masa periode yang sekarang tapi periode yang lalu," pungkasnya.

baca juga

Diberitakan sebelumnya, Plt Kepala Dinas Perumahan Provinsi DKI Jakarta Sarjoko angkat bicara soal kasus korupsi yang menerpa Direktur Utama nonaktif Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan. Ia menyatakan kasus itu tak berkaitan dengan program rumah DP Rp 0.

Pernyataan Sarjoko ini bersebrangan dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Sarjoko menyebut pengadaan lahan di Munjul, Pondok Ranggon, Jakarta Timur tak ada hubungannya.

"Enggak ada, enggak ada kaitan sama sekali dengan program DP Rp0," ujar Sarjoko saat dikonfirmasi, Minggu (14/3/2021).

Sarjoko menyebut pihaknya bersama Saeana Jaya sejauh ini baru direncanakan berada di tiga lokasi, yakni di Pondok Kelapa yang sudah rampung, Cilangkap, dan Pulo Gebang yang pembangunannya masih terkendala hingga sekarang ini.

"Kalau kaitan dengan lokasi yang di Pondok Ranggon, sampai saat ini kita belum terinformasikan apakah itu nanti akan dimanfaatkan untuk apa, kita juga belum tahu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Pengadaan Tanah, KPK Tak Menutup Kemungkinan Memanggil Gubernur Anies

Kasus Pengadaan Tanah, KPK Tak Menutup Kemungkinan Memanggil Gubernur Anies

News | Senin, 15 Maret 2021 | 15:15 WIB

Bahas Korupsi Anak Buah Anies Secara Tertutup, DPRD DKI: Isu Sensitif

Bahas Korupsi Anak Buah Anies Secara Tertutup, DPRD DKI: Isu Sensitif

Jakarta | Senin, 15 Maret 2021 | 13:12 WIB

Hari Ini, KPK Periksa Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan DKI

Hari Ini, KPK Periksa Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan DKI

News | Rabu, 10 Maret 2021 | 12:26 WIB

Terkini

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:47 WIB

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?

Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan

Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian

Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo

Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:21 WIB

BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial

Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:15 WIB

×