Yoshihide Suga Ogah Pindah ke Rumah Dinas, Isu Hantu Mencuat Lagi

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Selasa, 16 Maret 2021 | 17:50 WIB
Yoshihide Suga Ogah Pindah ke Rumah Dinas, Isu Hantu Mencuat Lagi
Yoshihide Suga. (ANTARA/REUTERS/Toru Hanai/am)

Suara.com - Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga menolak pindah ke rumah dinas meskipun ia menuai kritik atas keputusan ini. Pihak oposisi mengatakan rumah dinas itu membutuhkan biaya perawatan yang besar meski tak ditempati.

Menyadur Mashable Selasa (16/03), bangunan seluas 5.183 meter persegi itu menelan pajak rakyat hingga USD 1,5 juta yang setara Rp 21,6 miliar untuk biaya perawatan.

Rumah super besar itu juga letaknya berdekatan dengan kantor perdana menteri dan hal ini membuat Yoshihiko Noda, Perdana Menteri tahun 2011 hingga 2012, bertanya-tanya mengapa Suga menolaknya.

"Apa yang akan terjadi jika ada gempa bumi tepat di bawah Tokyo?" Tanya Noda.

"Lalu lintas mungkin tidak bisa dilewati. Butuh lebih dari 20 menit. Tapi untuk berjalan dari Kediaman Perdana Menteri ke Kantor hanya butuh waktu nol menit," ujarnya.

Yoshihide Suga hingga saat ini masih bertahan tinggal di apartemennya yang sempit yang menghabiskan waktu tempuh hingga 20 menit untuk menuju ke kantornya.

Rumah dinas PM Jepang. (Youtube/RTVMalacanang)
Rumah dinas PM Jepang. (Youtube/RTVMalacanang)

Sejak dibangun tahun 1929, rumah dinas itu hanya ditempati oleh 7 perdana menteri. Sejarah kelam bangunan tersebut kerap dikaitkan dengan kosongnya penghuni rumah dinas.

Tanah bangunan itu adalah tempat berbagai peristiwa bersejarah dan berdarah.

Pada tahun 1932, 11 perwira angkatan laut menembak mati Perdana Menteri Tsuyoshi Inukai dalam upaya kudeta militer. Tragedi ini kemudian dikenal sebagai Peristiwa 15 Mei.

baca juga

Empat tahun setelahnya, saudara ipar Perdana Menteri Keisuke Okada, bersama dengan empat pria lainnya, ditembak dan dibunuh dalam upaya kudeta militer lainnya, yang kemudian dikenal sebagai Insiden 26 Februari.

Yoshihide Suga berdiri setelah terpilih sebagai Perdana Menteri Jepang di majelis rendah parlemen di Tokyo, Jepang, Rabu (16/9).  [CHARLY TRIBALLEAU / AFP]
Yoshihide Suga berdiri setelah terpilih sebagai Perdana Menteri Jepang di majelis rendah parlemen di Tokyo, Jepang, Rabu (16/9). [CHARLY TRIBALLEAU / AFP]

Menurut laporan SoraNews24, lubang peluru itu masih bisa ditemukan di rumah dinas itu.

Profesor ilmu politik di Temple University, Hiromi Murakami mengatakan keputusan Suga mungkin tak berkaitan dengan gangguan hantu. Bangunan itu dirasa terlalu besar untuk orang Jepang yang terbiasa hidup minimalis.

"Orang Jepang terbiasa dengan rumah kecil dan padat, jadi tiba-tiba diminta pindah ke tempat besar seperti itu akan terasa sangat aneh. Itu mungkin alasan yang lebih tepat daripada laporan tentang hantu," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Kegiatan Jokowi di Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Bisa Ditiru Gibran

3 Kegiatan Jokowi di Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Bisa Ditiru Gibran

Surakarta | Sabtu, 20 Februari 2021 | 10:59 WIB

Genangan Air di Kompleks Rumah Dinas DPR, Sudin SDA Jaksel Langsung Cek

Genangan Air di Kompleks Rumah Dinas DPR, Sudin SDA Jaksel Langsung Cek

News | Kamis, 18 Februari 2021 | 19:05 WIB

Drainase Tak Cukup Tampung Air, Rumah Dinas DPR di Kalibata Sempat Banjir

Drainase Tak Cukup Tampung Air, Rumah Dinas DPR di Kalibata Sempat Banjir

News | Kamis, 18 Februari 2021 | 15:58 WIB

Terkini

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:35 WIB

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

×