Minta BNN Sikat Bandar Narkoba, DPR: Tak Usah Hukum, Tembak Mati Saja!

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 18 Maret 2021 | 12:42 WIB
Minta BNN Sikat Bandar Narkoba, DPR: Tak Usah Hukum, Tembak Mati Saja!
Arteria Dahlan. (Mata Najwa)

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI meminta kepada Badan Narkotika Nasional atau BNN untuk menembak mati para bandar narkoba. Penaganan secara hukum dianggap sudah tak mempan untuk mengurangi peredaran narkoba dalam negeri.

Hal itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat BNN bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/3/2021). Anggota Komisi III fraksi PDIP Arteria Dahlan menyampaikan usulan tembak mati untuk para bandar narkoba kepada Kepala BNN Irjen Pol Petrus Reinhard Golose.

Awalnya Arteria menyinggung perkembangan penanganan soal adanya 72 jaringan internasional pengedar narkoba sejak BNN di bawah kepemimpinan Budi Waseso. Kemudian Arteria meminta BNN tak perlu lagi pakai pendekatan hukum, tapi dengan cara tembak mati para bandar narkoba.

"Zaman pak Buwas (Budi Waseso) ada 72 jaringan internasional pengedar narkoba. Kami mohon juga nanti yang 72 ini sudah sejauh mana penanganannya. Kalau bisa ya saya pikir nggak usah pakai cara-cara hukum, ditembak mati aja pak Petrus, pak Petrus kan orangnya berani nih. Saya juga mohon nanti prestasi kita adalah membuat mati semua bandar," kata Arteria dalam rapat.

Arteria mengatakan, sasaran bandar narkoba kekinian sudah semakin jelas terlihat. Menurutnya, peredaran narkoba tak hanya mengincar anak sekolah SMA hingga kuliah saja. Melainkan juga anak di bawah umur.

"Saya hanya satu kata pak, kita harus bunuh itu, kita harus buat mati itu dan mudah-mudahan di bawah kepemimpinan bapak ini makin banyak bandar-bandar mati di tangannya pak Petrus. Nggak usah pakai hukum lagi, penjara udah penuh dan tidak menerima tahanan lagi covid," tuturnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Anggota Komisi III lainnya yakni Rudy Mas'ud. Ia menyatakan setuju para bandar narkoba ditembak mati. Menurutnya, program penanganan peredaran narkoba saat ini belum bisa mengurangi secara signifikan pemakaian barang haram tersebut.

"Jalur laut pak, saya menyampaikan, sebagus apa pun program kita, strategi pencegahan narkoba, termasuk melalui tindak pidana pencucian uang dari hasil penjualan narkoba ini tidak berhasil mengurangi peredaran narkoba secara signifikan jika jalur transportasi tidak Diperketat dan hukumannya diperberat. Saya setuju dengan pak Arteria Dahlan ini tembak mati aja pak kami di Lampung lebih banyak bandarnya dari pada pemakainya ngeri saya pak," tutupnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peredaran Meningkat, BNN Sita 808 Kilogram Sabu di Masa Pandemi

Peredaran Meningkat, BNN Sita 808 Kilogram Sabu di Masa Pandemi

News | Kamis, 18 Maret 2021 | 12:05 WIB

Peredaran Narkoba di Masa Pandemi Meningkat, BNN: Ada Drug Abuse From Home

Peredaran Narkoba di Masa Pandemi Meningkat, BNN: Ada Drug Abuse From Home

News | Kamis, 18 Maret 2021 | 11:19 WIB

11 Pengunjung Karaoke Pesta Narkoba Ditangkap Polisi

11 Pengunjung Karaoke Pesta Narkoba Ditangkap Polisi

Bekaci | Kamis, 18 Maret 2021 | 07:05 WIB

Terungkap, Ustaz Nyabu Biar Kuat Ngaji Ternyata Residivis Pengedar Narkoba

Terungkap, Ustaz Nyabu Biar Kuat Ngaji Ternyata Residivis Pengedar Narkoba

Banten | Kamis, 18 Maret 2021 | 08:55 WIB

Astaga, Penjual Nasi Ini Jadi Bandar Narkoba dan Bawa 148 Gram Sabu-sabu

Astaga, Penjual Nasi Ini Jadi Bandar Narkoba dan Bawa 148 Gram Sabu-sabu

Surakarta | Rabu, 17 Maret 2021 | 20:41 WIB

Perwira Polisi Kurir Sabu Meninggal usai Ditangkap, Begini Kronologisnya

Perwira Polisi Kurir Sabu Meninggal usai Ditangkap, Begini Kronologisnya

Riau | Rabu, 17 Maret 2021 | 18:58 WIB

Ustaz di Jember Isap Sabu Supaya Kuat Ngaji Semalaman

Ustaz di Jember Isap Sabu Supaya Kuat Ngaji Semalaman

Malang | Rabu, 17 Maret 2021 | 18:44 WIB

Terkini

Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan

Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan

Banten | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Mendikti Brian Nilai Program Pelatihan Rektor PTS Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Negeri

Mendikti Brian Nilai Program Pelatihan Rektor PTS Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Negeri

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba

Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

Sulsel | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja

Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:50 WIB

58 Persen Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Pokok, Harga Sembako Jadi Keluhan Utama!

58 Persen Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Pokok, Harga Sembako Jadi Keluhan Utama!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:29 WIB

×