- Massa melakukan perusakan dan percobaan pembakaran pos polisi di lampu merah Slipi pada Kamis malam.
- Pengguna jalan bernama Helmi mengaku mengalami mata perih akibat paparan gas air mata di sekitar lokasi.
- Hingga berita diturunkan, massa masih bertahan berkumpul di sekitar Jalan Palmerah Utara dan May Bank.
Suara.com - Pos polisi di lampu merah Slipi dirusak massa. Massa bahkan mencoba melakukan pembakaran pos tersebut pada Kamis (27/8/2026) malam ini.
Salah satu warga yang berada di lokasi, Royan mengatakan, saat dirinya melintas massa sudah memecahkan kaca pos polisi.
Massa kemudian memasukkan spanduk ke pos tersebut kemudian menyulutnya dengan korek.
“Saya dateng kaca sudah pecah. Terus massa coba mencoba menyalakan api,” ucapnya, kepada wartawan, Kamis (27/8/2026).
Hingga saat ini massa masih berkumpul di Jalan Palmerah Utara. Sementara itu, rasa pedih akibat gas air mata.
Salah seorang pengguna jalan, Helmi mengaku mengalami perih gas air mata saat melintas di Pejompongan.
Ia yang sebelumnya melintas dari Stasiun Palmerah hendak ke Tanah Abang terpaksa berbelok ke Jalan Arah Palmerah Utara akibat tak bisa menahan pedih gas air mata.
“Perih banget pas di kolong. Sudah dar der dor,” katanya.
Hingga berita ini dimuat, massa masih mencoba bertahan di sekitar May Bank Palmerah Utara. Belum diketahui pasti alasan mereka bertahan.