Sejarah Bandung Lautan Api: Kronologi dan Penyebab

Rifan Aditya

Selasa, 23 Maret 2021 | 21:17 WIB
Sejarah Bandung Lautan Api: Kronologi dan Penyebab
Sejarah Bandung Lautan Api: Kronologi dan Penyebab - Ilustrasi kebakaran rumah. (Shutterstock)

Ultimatum kedua dilayangkan oleh pihak sekutu kepada TRI dan rakyat Indonesia, lagi-lagi tentara sekutu kembali meminta senjata yang dirampas dari tentara Jepang.

Selain itu keamanan di Indonesia kala itu sempat memanas setelah dibebaskanya para tentara Belanda yang sempat ditawan. Alhasil konfrontasi antara rakyat Indonesia dan tentara sekutu pecah begitu saja.

Adapun isi ultimatum kedua itu berisikan:

  1. TRI harus meninggalkan Bandung Selatan sejauh 11 kilometer dari pusat kota
  2. Hanya pemerintah RI yang boleh berada di kota
  3. TRI dilarang melakukan bumi hangus
  4. Penarikan pasukan TRI paling lambat pada 24 Maret pada pukul 24.00

25 Maret 1946

Pada hari itu menjadi puncaknya peristiwa Bandung Lautan Api. Sekitar 200.000 warga Bandung membantu TRI untuk membumihanguskan Bandung, hanya dalam waktu 7 jam bandung berubah menjadi ‘lautan api’.

Penyebab Terjadinya Bandung Lautan Api

  1. Rencana pembangunan markas sekutu di Bandung
  2. Ultimatum yang memaksa rakyat Indonesia untuk mengosongkan Bandung pada 29 November 1945
  3. Tuntutan Brigade MacDonald untuk menyerahkan seluruh senjata yang dirampas oleh Indonesia dari Jepang
  4. Rencana tentara sekutu untuk membagi Bandung menjadi dua, yakni Bandung Utara dan Bandung Selatan

Itulah penyebab terjadinya peristiwa Bandung Lautan Api. Sejarah Bandung Lautan Api yang puncaknya pada 25 Maret 1946 perlu diketahui oleh generasi sekarang. Sebab, kejadian itu adalah bukti perjuangan pahlawan Tanah Air kita.

Kontributor : Dhea Alif Fatikha

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah 9 Maret jadi Hari Musik Nasional Sekaligus Kelahiran WR Supratman

Sejarah 9 Maret jadi Hari Musik Nasional Sekaligus Kelahiran WR Supratman

News | Selasa, 09 Maret 2021 | 12:36 WIB

Kronologi Pertempuran Surabaya

Kronologi Pertempuran Surabaya

News | Rabu, 09 Desember 2020 | 13:50 WIB

Kronologi Peristiwa Bandung Lautan Api

Kronologi Peristiwa Bandung Lautan Api

News | Senin, 07 Desember 2020 | 12:55 WIB

Terkini

Skandal Izin Hutan Kuansing, Pukat UGM Minta KPK Telusuri Dugaan Suap hingga Kementerian

Skandal Izin Hutan Kuansing, Pukat UGM Minta KPK Telusuri Dugaan Suap hingga Kementerian

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:02 WIB

Sambutan Istimewa untuk Presiden Belarus, Dari Pasukan Berkuda hingga Bermalam di Istana Negara

Sambutan Istimewa untuk Presiden Belarus, Dari Pasukan Berkuda hingga Bermalam di Istana Negara

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:27 WIB

Bupati Purwakarta Minta Maaf soal Lagu Lalaki Langit Viral, Sebut Tak Bermaksud Rendahkan Wanita

Bupati Purwakarta Minta Maaf soal Lagu Lalaki Langit Viral, Sebut Tak Bermaksud Rendahkan Wanita

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:15 WIB

Prancis Dilanda Kebakaran Hebat, Lahan 700 Hektare Terbakar saat Cuaca Ekstrem

Prancis Dilanda Kebakaran Hebat, Lahan 700 Hektare Terbakar saat Cuaca Ekstrem

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:15 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Dokter Muda di NTT Diminta Diusut Transparan

Dugaan Kekerasan terhadap Dokter Muda di NTT Diminta Diusut Transparan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:11 WIB

Kronologi Santriwati Diduga Dicabuli Pimpinan Ponpes di Bogor

Kronologi Santriwati Diduga Dicabuli Pimpinan Ponpes di Bogor

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:48 WIB

Diajak Belajar Kitab Kuning, Santriwati Diduga Jadi Korban Perbuatan Cabul

Diajak Belajar Kitab Kuning, Santriwati Diduga Jadi Korban Perbuatan Cabul

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:40 WIB

Polemik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta, Disindir Rossa hingga Disomasi LBH Jabar

Polemik Lagu Lalaki Langit Ciptaan Bupati Purwakarta, Disindir Rossa hingga Disomasi LBH Jabar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:40 WIB

Ahmad Luthfi Luncurkan Logis, Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis

Ahmad Luthfi Luncurkan Logis, Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:17 WIB

Kemlu Qatar: Perundingan Sukses, AS dan Iran Kembali Bertemu Usai Pemakaman Ali Khamenei

Kemlu Qatar: Perundingan Sukses, AS dan Iran Kembali Bertemu Usai Pemakaman Ali Khamenei

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:57 WIB

×