Kronologi Peristiwa Bandung Lautan Api

Rifan Aditya

Senin, 07 Desember 2020 | 12:55 WIB
Kronologi Peristiwa Bandung Lautan Api
Ilustrasi kebakaran (Shutterstock).

Suara.com - Pada 23 Maret 1946, Kota Bandung mengalami kejadian bersejarah yakni Peristiwa Bandung Lautan Api. Bagaimana kronologi peristiwa Bandung Lautan Api tersebut?

Peristiwa Bandung Lautan Api merupakan wujud perjuangan warga Bandung dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Untuk memperingati peristiwa tersebut, dibangunlah Monumen Bandung Lautan Api.

Awal Mula Peristiwa Bandung Lautan Api

Peristiwa ini bermula saat Sekutu datang ke Bandung pada bulan Oktober 1945. Sekutu melalui Brigade Mac Donald meminta masyarakat Bandung untuk menyerahkan semua senjata Jepang yang telah dilucuti oleh para pemuda Bandung.

Saat kedatangannya, tentara Sekutu membagi Bandung menjadi dua wilayah yakni Bandung Utara dan Selatan. Selanjutnya, Sekutu memberikan ultimatum kepada masyarakat Bandung untuk mengosongkan Bandung Utara pada 29 November 1945. Hal ini dilakukan karena Sekutu berencana membangun markas di wilayah tersebut.

Bandung Terbakar

Sebagian pemuda Bandung banyak yang tidak mengetahui kedatangan Sekutu karena sibuk merebut senjata dari Jepang. Rakyat pun menolak untuk menyerahkan Bandung Utara kepada Sekutu.

Meski begitu, saat itu warga Bandung sempat kebingungan mengikuti perintah dari pusat ibu kota yang ada di Jakarta dan Yogyakarta. Pemerintah RI di Jakarta meminta masyarakat untuk tidak mengosongkan Bandung Utara, sedangkan Markas Komando TRI di Yogyakarta malah meminta agar Bandung Utara segera dikosongkan.

Hingga akhirnya, para pemuda memutuskan untuk menyerang Sekutu pada 24 Maret 1946. Pemuda Bandung lantas menyerang pos-pos Sekutu lalu membakar seluruh rumah dan harta benda milik Sekutu di Bandung Utara. Peristiwa ini dilakukan pada malam hari oleh 200 ribu pemuda Bandung dalam waktu 7 jam.

baca juga

Kemudian, Sekutu membatalkan rencananya untuk memakai Bandung sebagai markas militer. Kobaran api memenuhi Kota Bandung kala itu hingga insiden ini dikenal dengan 'Bandung Lautan Api'.

Demikian kronologi peristiwa Bandung Lautan Api yang perlu anda ketahui sebagai salah satu rangkaian sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Pramuka Indonesia

Sejarah Pramuka Indonesia

News | Sabtu, 05 Desember 2020 | 14:13 WIB

Sejarah Rumusan Pancasila dari 3 Tokoh Nasional

Sejarah Rumusan Pancasila dari 3 Tokoh Nasional

News | Jum'at, 04 Desember 2020 | 22:38 WIB

Bagaimana Isi Perjanjian Roem-Royen?

Bagaimana Isi Perjanjian Roem-Royen?

News | Jum'at, 04 Desember 2020 | 19:20 WIB

Terkini

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:05 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

×