China Temukan Topeng Emas Berusia 3.000 Tahun yang Memicu Gelombang Meme

Siswanto, BBC

Rabu, 24 Maret 2021 | 13:38 WIB
China Temukan Topeng Emas Berusia 3.000 Tahun yang Memicu Gelombang Meme
BBC

Suara.com - Topeng emas berusia 3.000 tahun di luar dugaan menjadi sensasi di media sosial setelah ditemukan belum lama ini di Provinsi Sichuan, China.

Topeng ini merupakan satu dari sekitar 500 benda dari zaman perunggu yang digali dari satu situs arkeologi di Sanxingdui.

Para ahli mengatakan penemuan ini bisa memberi pemahaman baru atas sejarah kuno di kawasan tersebut sebelum tahun 316 Sebelum Masehi.

Di luar aspek sejarah, topeng ini juga menjadi bintang di media sosial dan menjadi inspirasi untuk membuat meme dan video.

Tak lama setelah penemuan topeng emas ini diumumkan hari Sabtu (20/03), para pengguna platform blog mikro Weibo membuat aneka foto dan video menggunakan gambar topeng itu.

Tanda pagar "kompetisi mengedit topeng emas Sanxingdui" sudah dilihat setidaknya empat juta kali. Foto topeng ini sendiri -- yang asli, bukan yang hasil editan -- juga mendapat banyak pujian.

Baca juga:

Netizen menggambarkannya sebagai topeng "yang sungguh indah" dan "sangat menakjubkan".

Para pejabat di museum Sanxingdui -- salah satu situs arkeologi paling penting di China -- juga ikut berkomentar.

baca juga

Melalui Weibo, pejabat museum mengatakan, "Selamat pagi. Kami baru saja bangun tidur, sepertinya semua orang sedang sibuk mengedit foto ya."

Tak lupa museum ini mengunggah meme mereka.

Selain itu, museum juga meluncurkan video musik untuk promosi dengan menggunakan topeng kuno ini.

Lagu rap oleh pembawa acara televisi yang memuji "kecerdasan" peradaban masa lalu juga viral.

Ini bukan pertama kalinya artefak China menarik perhatian para pengguna media sosial. Agustus lalu, ditemukan benda kuno, yang oleh warganet digambarkan mirip karakter babi di gim video Angry Birds.

Tim arkeolog di Sanxingdui, selain menemukan topeng emas, juga menemukan benda-benda yang terbuat dari perunggu, gading, dan batu giok.

Badan Warisan Budaya Nasional menjelaskan benda-benda ini ditemukan di tempat yang dulunya mungkin dipakai "untuk acara pengorbanan". Dikatakan orang-orang yang hidup di masa itu "biasa melakukan upacara persembahan dengan harapan mendapatkan perdamaian dan kemakmuran".

Jejak peradaban Sanxingdui ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang petani pada 1929.

Hingga saat ini, lebih dari 50.000 artefak telah diangkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Guncang Provinsi Sichuan China, Panda Raksasa Berhasil Menyelamatkan Diri

Gempa Guncang Provinsi Sichuan China, Panda Raksasa Berhasil Menyelamatkan Diri

News | Selasa, 06 September 2022 | 18:02 WIB

Panda Raksasa Bersama Dua Anaknya Selamat dari Gempa di Sichuan China

Panda Raksasa Bersama Dua Anaknya Selamat dari Gempa di Sichuan China

News | Selasa, 06 September 2022 | 17:48 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×