Abaikan Lonjakan Kasus Covid-19, India Rayakan Festival Holi

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 30 Maret 2021 | 17:38 WIB
Abaikan Lonjakan Kasus Covid-19, India Rayakan Festival Holi
Ilustrasi---Sejumlah warga dan wisatawan saling melemparkan bubuk warna-warni saat Festival Holi di Denpasar, Bali, Sabtu (23/3). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Suara.com - Lemparan bubuk berwarna-warni diiringi dengan semprotan air menyemarakkan festival Holi besar-besaran di India, pada Senin (29/3/2021) kemarin. Mengabaikan lonjakan kasus Covid-19, umat Hindu di India tetap menggelar perayaan hari yang mengawali musim semi di India tersebut.

Associated Press melaporkan, Festival Holi biasa dirayakan setiap tahunnya di seluruh India oleh mayoritas umat Hindu. Namun, untuk tahun kedua berturut-turut, warga dianjurkan untuk berdiam di rumah menghindari perayaan di tengah munculnya gelombang virus corona terbaru.

Kasus Covid-19 di India sendiri dikonfirmasi telah melebihi 60.000 kasus setiap hari dalam seminggu terakhir. Pada Senin, Kementerian Kesehatan India melaporkan 68.020 kasus baru, yang merupakan kenaikan harian tertinggi sejak Oktober 2020. Ini menyebabkan total kasus Covid-19 di India menjadi lebih dari 12 juta kasus.

Maharashtra, negara bagian terpadat kedua di India, saat ini menjadi pusat lonjakan terbaru Covid-19.

Diberitakan, pihak berwenang kini telah memperketat pembatasan perjalanan dan memberlakukan jam malam di Maharashtra. Opsi lockdown juga disebut tengah menjadi pertimbangan pemerintah.

Beberapa negara bagian lainnya seperti Kerala, Karnataka, Andrha Pradesh, Tamil Nadu, serta ibu kota New Delhi juga mengalami peningkatan kasus Covid-19.

Melansir Associated Press, lonjakan tersebut bertepatan dengan pemilihan multi-tahap negara bagian yang ditandai dengan pertemuan besar dan pawai, serta Kumbh Mela, festival kendi yang dirayakan di kota Haridwar utara, di mana puluhan ribu umat Hindu berendam di sungai Gangga.

Pakar kesehatan khawatir pertemuan tersebut dapat menimbulkan klaster-klaster virus corona. Ia juga menambahkan situasi baru dapat dikontrol bila vaksinasi dilakukan oleh lebih banyak warga serta protokol kesehatan dijalankan dengan ketat.

Sampai hari Senin, India melaporkan sebanyak 12 juta kasus Covid-19 di negaranya, dengan 162 ribu kematian. Jumlah tersebut menyebabkan India berada di posisi ketiga dengan kasus Covid-19 tertinggi setelah Amerika Serikat dan Brasil. (Maulida Balqis)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update 30 Maret: Warga Indonesia Positif Covid-19 Tembus 1.505.775 Orang

Update 30 Maret: Warga Indonesia Positif Covid-19 Tembus 1.505.775 Orang

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 17:28 WIB

Efek Samping Vaksin Covid-19, Ahli Jelaskan Soal Efek Nocebo

Efek Samping Vaksin Covid-19, Ahli Jelaskan Soal Efek Nocebo

Health | Selasa, 30 Maret 2021 | 10:31 WIB

Orang Inggris Butuh 3 Kali Suntikan Vaksin Covid-19, Ini Kata Ahli

Orang Inggris Butuh 3 Kali Suntikan Vaksin Covid-19, Ini Kata Ahli

Health | Selasa, 30 Maret 2021 | 09:06 WIB

4 Kesalahan Usai Vaksin Covid-19 Ini Tingkatkan Risiko Infeksi Ulang

4 Kesalahan Usai Vaksin Covid-19 Ini Tingkatkan Risiko Infeksi Ulang

Health | Selasa, 30 Maret 2021 | 08:09 WIB

Terkini

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

×