Din Syamsuddin: Kalau BIN Dapat Info Pelaku Teror Harusnya Ada Pencegahan

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 01 April 2021 | 10:45 WIB
Din Syamsuddin: Kalau BIN Dapat Info Pelaku Teror Harusnya Ada Pencegahan
Polisi saat mengamankan paket mencurigakan bertuliskan Islam X yang tergeletak di Jalan Sungai Pareman Makassar, Rabu 31 Maret 2021 / [SuaraSulsel.id / Istimewa]

Suara.com - Ketua Centre for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC), Din Syamsuddin, buka suara terkait aksi teror yang terjadi baru-baru ini di sejumlah daerah di Indonesia.

Din menuturkan, setiap aksi teror berupa pengeboman harus mendapat kecaman karena bertentangan dengan nilai-nilai agama.

"Setiap aksi teror berupa pengeboman harus dikecam keras karena tindakan tersebut bertentangan dengan nilai agama mana pun," ujar Din, Kamis (1/4/2021).

Baru baru ini ledakan bom terjadi di depan Gereja Katedral, Makassar, tepatnya pada Minggu (28/3/2021). Tak berselang lama, seorang perempuan terduga teroris menyerang Mabes Polri, Rabu (31/3/2021) petang.

Din meminta umat beragama untuk tetap bersatu dan meningkatkan kewaspadaan terhadap upaya adu domba lantaran terjadi pengeboman di dekat rumah ibadah.

"Kepada umat beragama agar tetap memelihara kerukunan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap upaya adu domba dengan sering terjadinya aksi pengeboman di dekat rumah ibadat," ucap dia.

Karena itu Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu mendesak Polri untuk mengusut tuntas setiap peristiwa teror bom dan mengumumkan ke publik.

"Mendesak Polri untuk mengusut secara tuntas setiap peristiwa pengeboman dan mengumumkan hasilnya ke publik," tutur Din.

Seharusnya kata Din, ada upaya pencegahan dini yang dilakukan oleh BIN. Pencegahan bisa dilakukan jika sudah ada informasi dan indikasi adanya aksi teror.

baca juga

"Kalau Badan Intelijen diberitakan mengatakan bahwa sebenarnya kelompok pelakunya sudah diketahui sebelumnya, maka seyogyanya dapat dilakukan upaya pencegahan," ucapnya

Lebih lanjut mantan Ketua Dewan Pertimbangan MUI itu juga berharap pemerintah dan tokoh agama harus lebih bekerja keras untuk menghilangkan setiap celah yang dapat dijadikan alasan oleh kelompok teroris untuk melakukan aksi terornya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Dijaga Ketat Usai Mabes Polri Diteror

DPR Dijaga Ketat Usai Mabes Polri Diteror

News | Kamis, 01 April 2021 | 10:06 WIB

Tetangga Zakiah Aini: InsyaAllah Enggak Dikucilkan, Orangtuanya Orang Baik

Tetangga Zakiah Aini: InsyaAllah Enggak Dikucilkan, Orangtuanya Orang Baik

Jatim | Kamis, 01 April 2021 | 10:02 WIB

Bamsoet: Jangan Kaitkan Tampilan Pelaku Teror dengan Agama

Bamsoet: Jangan Kaitkan Tampilan Pelaku Teror dengan Agama

News | Kamis, 01 April 2021 | 09:51 WIB

ZA Tewas Pascainsiden di Mabes Polri, Tetangga Coba Kuatkan Keluarga

ZA Tewas Pascainsiden di Mabes Polri, Tetangga Coba Kuatkan Keluarga

Jakarta | Kamis, 01 April 2021 | 09:48 WIB

Terkini

Bedah Buku Herbert Feith, Bonnie Triyana Pertanyakan Kondisi Demokrasi Indonesia

Bedah Buku Herbert Feith, Bonnie Triyana Pertanyakan Kondisi Demokrasi Indonesia

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Jadi Satu-satunya di Asia Tenggara, Konser Kanye West di Jakarta Dipadati Bule

Jadi Satu-satunya di Asia Tenggara, Konser Kanye West di Jakarta Dipadati Bule

Entertainment | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Stok Beras Bulog Jabar Capai 623,9 Ribu Ton, Aman hingga Panen Raya 2027

Stok Beras Bulog Jabar Capai 623,9 Ribu Ton, Aman hingga Panen Raya 2027

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Isu Tokoh Oposisi Temui Dubes Singapura Viral, Gerindra Turun Tangan

Isu Tokoh Oposisi Temui Dubes Singapura Viral, Gerindra Turun Tangan

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah

Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:49 WIB

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Indonesia dan Tiga Krisis: BBM, Air Bersih, dan Integritas

Indonesia dan Tiga Krisis: BBM, Air Bersih, dan Integritas

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Titik Api Tak Terdeteksi, Petugas Fokus Dinginkan Tiga Blok Gunung Ciremai

Titik Api Tak Terdeteksi, Petugas Fokus Dinginkan Tiga Blok Gunung Ciremai

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Kredit Baru Diprediksi Naik, Industri Pengolahan Jadi Sektor Prioritas Perbankan

Kredit Baru Diprediksi Naik, Industri Pengolahan Jadi Sektor Prioritas Perbankan

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Delegasi ARLI ke China, Bahas Masa Depan Industri Rumput Laut Indonesia

Delegasi ARLI ke China, Bahas Masa Depan Industri Rumput Laut Indonesia

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:30 WIB

×