Polri Harapkan Kelompok Moderat Bersatu, Redam Narasi Kelompok Radikal

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Minggu, 04 April 2021 | 20:07 WIB
Polri Harapkan Kelompok Moderat Bersatu, Redam Narasi Kelompok Radikal
Ilustrasi radikalisme. [Shutterstock]

Suara.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengatakan kelompok moderat juga perlu berasatu untuk meredam narasi sesat yang kerap disampaikan kelompok berpaham radikal.

"Kemudian juga yang tidak kalah pentingnya dengan situasi kekinian Polri melihat pentingnya persatuan dari kelompok-kelompok moderat. Jika tidak bersatu kelompok moderat ini maka kelompok kecil-kecil itu akan menguasai narasi. Sehingga akan membentuk opini publik yang sangat menyesatkan," kata Rusdi dalam diskusi Forum Risalah Jakarta secara daring, Minggu (4/4/2021)

Rusdi berujar permasalahan ihwal terorisme merupakan hal kompleks. Sehingga penangannya perlu melibatkan berbagai kalangan, dalam mencegah merebaknya paham ekstremisme.

"Ini perlu sekali karena permasalahan terorisme tidak masalah yang enteng. Tetapi masalah yang kompleks sehingga penyelesaiannya adalah bisa melalui dilalui bagaimana potensi-potensi sumber daya anak bangsa ini," ujar Rusdi.

"Bergerak bersama untuk sama-sama menghadapi daripada pemahamanan maupun aksi teror yang terjadi di tanah air," sambungnya.

Rangkaian Teror Dianggap Rekayasa

Brigjen Rusdi mengatakan sebagian masyaraka masih tidak percaya bahwa rangkaian aksis teror merupakan kejadian yang nyata.

Rusdi berujar sebagian bukan saja tidak percaya, melainkan ada sebagian masyarakat yang juga justru memilih untuk tidak mempercayai bahwa terorisme nyata adanya.

"Gerakan radikal yang ada sebagaian masih tidak percaya. Atau sebagian sengaja tidak percaya. Ini masih terjadi di masyarakat," kata Rusdi.

baca juga

Kelompok-kelompok masyarakat tersebut menganggap serangan teroris di Gereja Katedral Makasar dan Mabes Polri hasil rekayasa.

"Bahkan ada yang berpendapat bahwa kasus Makassar terus kemudian juga penembakan di Mabes Polri itu rekayasa kata mereka," ujar Rusdi.

Rusdi menuturkan kepercayaan masyarakat tersebut hanya membuat bingung masyarakat.

"Masih ada kelompok kelompok seperti itu yang tidak percaya dan sengaja memang membuat masyarakat jadi bingung. Ini realitas yang perlu kitaa hadapi bersama," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan Minim Pengetahuan Mudah Terjerumus Paham Radikal dan Terorisme

Perempuan Minim Pengetahuan Mudah Terjerumus Paham Radikal dan Terorisme

News | Sabtu, 03 April 2021 | 16:10 WIB

Mantan Teroris Sebut Paham Radikal Masih Masif dan Menyebar

Mantan Teroris Sebut Paham Radikal Masih Masif dan Menyebar

News | Sabtu, 03 April 2021 | 15:09 WIB

Marah!!! Cak Nun Laporkan Penyebut 'Islam Radikal' ke Allah

Marah!!! Cak Nun Laporkan Penyebut 'Islam Radikal' ke Allah

Banten | Selasa, 30 Maret 2021 | 15:12 WIB

Cak Nun Ngamuk: Tidak Ada Islam Radikal, yang Radikal itu Pemerintah!

Cak Nun Ngamuk: Tidak Ada Islam Radikal, yang Radikal itu Pemerintah!

Jakarta | Selasa, 30 Maret 2021 | 14:31 WIB

Terkini

BRI Buka Program BRIncubator 2026, Dukung UMKM Go Global

BRI Buka Program BRIncubator 2026, Dukung UMKM Go Global

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Serial Monster Kembali dengan Season Baru, Angkat Kasus Pembunuh Berkapak

Serial Monster Kembali dengan Season Baru, Angkat Kasus Pembunuh Berkapak

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata

Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana

Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya

Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026

Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:34 WIB

BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026

BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat

Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:32 WIB

Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan

Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti

Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:26 WIB

×