Malang Diguncang Gempa Magnitudo 6,7, Satu Warga Dilaporkan Meninggal

Erick Tanjung

Minggu, 11 April 2021 | 03:55 WIB
Malang Diguncang Gempa Magnitudo 6,7, Satu Warga Dilaporkan Meninggal
Rumah warga rata dengan tanah terdampak Gempa Malang magnitudo 6.7, Sabtu (10/4/2021). [Adi Permana/suara.com]

Suara.com - Satu orang warga Dusun Sukodadi, Desa Wirotaman, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia akibat gempa bumi dengan magnitudo 6,7 yang terjadi pada Sabtu (10/4/2021) siang.

Sekretaris PMI Kabupaten Malang, Aprillijanto mengatakan bahwa di wilayah Kabupaten Malang, ada tiga orang korban akibat gempa tersebut. Dua orang mengalami luka berat, dan satu orang lainnya dilaporkan meninggal dunia. Ketiganya, berasal dari Dusun Sukodadi, Kecamatan Ampelgading.

“Dua orang mengalami luka berat dan satu orang meninggal dunia,” kata Aprilijanto, di Malang, Sabtu malam.

Korban meninggal dunia akibat gempa bumi tersebut bernama Munadi dan untuk korban luka berat bernama Bambang Ponidi, dan Subandi. Ketiganya merupakan warga Dusun Sukodadi, Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading.

Aprilijanto menambahkan, korban yang mengalami luka berat maupun meninggal dunia itu, tertimpa reruntuhan bangunan yang roboh akibat gempa bumi. Secara keseluruhan, di Kabupaten Malang, ada 251 keluarga, atau 1.004 jiwa yang terdampak gempa bumi tersebut.

“Tercatat ada 251 rumah rusak. Terbagi rusak berat 34 unit, rusak sedang 175 unit, dan rusak ringan 42 unit,” kata Aprilijanto.

Gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan magnitudo 6,7 pada Sabtu (10/7), pukul 14.00 WIB. Gempa bumi terjadi di 90 kilometer barat daya Kabupaten Malang, dengan kedalaman 25 kilometer.

Gempa terjadi pada koordinat 8.95 Lintang Selatan (LS), 112.48 Bujur Timur (BT), tersebut terjadi selama 37 detik. BMKG menyatakan bahwa gempa bumi yang juga dirasakan di beberapa wilayah lain di Jawa Timur tersebut, tidak berpotensi tsunami.

Di wilayah Kabupaten Malang, BPBD Kabupaten Malang tengah melakukan pendataan kerusakan akibat gempa tersebut. Tercatat, beberapa wilayah yang mengalami kerusakan diantaranya adalah Kecamatan Wajak, Kecamatan Dampit, Kecamatan Bantur, dan Kecamatan Sumbermanjing Wetan. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ruang Perawatan RSUD Mardi Waluyo Rusak Parah Akibat Gempa

Ruang Perawatan RSUD Mardi Waluyo Rusak Parah Akibat Gempa

News | Sabtu, 10 April 2021 | 17:26 WIB

Gempa Bumi Guncang Malang, Terasa di Sejumlah Wilayah Ini

Gempa Bumi Guncang Malang, Terasa di Sejumlah Wilayah Ini

Bogor | Sabtu, 10 April 2021 | 17:25 WIB

Kepanikan Warga saat Gempa di Malang

Kepanikan Warga saat Gempa di Malang

Foto | Sabtu, 10 April 2021 | 17:45 WIB

Terkini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Overstay Setahun, Dua WNA Thailand Dideportasi dari Indonesia

Overstay Setahun, Dua WNA Thailand Dideportasi dari Indonesia

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Siasat Licik Istri Napi di Tulungagung: Selundupkan 54 Pil Penenang di Balik Botol Kopi

Siasat Licik Istri Napi di Tulungagung: Selundupkan 54 Pil Penenang di Balik Botol Kopi

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Teknologi RAM DDR5 Makin Kencang, Latensi Rendah Jadi Andalan

Teknologi RAM DDR5 Makin Kencang, Latensi Rendah Jadi Andalan

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:20 WIB

×