Dianggap Tak Berguna, Kemaluan Pria Ini Dipotong Sekelompok Pria Misterius

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 12 April 2021 | 15:16 WIB
Dianggap Tak Berguna, Kemaluan Pria Ini Dipotong Sekelompok Pria Misterius
Ilustrasi foto alat kelamin pria.[Shutterstock]

Suara.com - Seorang pria Pakistan mengungkapkan ia mengalami kejadian mengerikan dengan alat vitalnya dipotong di dekat sebuah masjid di Shah Alam, Malaysia.

Menyadur World Of Buzz, Kamis (8/4/2021) kasus tersebut terungkap saat teman korban bernama Rizwan Ahmad membuat sebuah laporan kepada polisi mengenai kejadian tersebut.

Seorang teman korban, Rizwan Ahmad, membuat laporan polisi tentang kejadian tersebut dan membagikan detail pengalaman mengerikan itu.

Dia menceritakan bahwa korban sedang duduk sendirian di dekat masjid Alam Impian di Shah Alam pada Minggu malam (4/4) dan didekati oleh empat pria.

Keempat pria tersebut tiba-tiba bertanya kepada korban apakah dia sudah menikah dan tentang kehidupan seksnya, atau lebih spesifik lagi, apakah dia pernah berhubungan seks di Malaysia.

Korban menjawab bahwa dia sudah menikah, pasangannya ada di Pakistan dan dia tidak melakukan hubungan seksual di Malaysia.

"Lalu, dia (salah satu tersangka) menyuruh (korban) melepas baju dan celananya. Dia (korban) harus melakukan 10 squat. Setelah melakukan squat, dia (korban) langsung memakai kembali celananya," jelas Rizwan kepada Utusan TV.

"Tapi, tersangka kemudian mengatakan tidak pernah menyuruhnya (korban) untuk memakai kembali celananya,” kata Rizwan.

"Kenapa kamu memakai kembali celanamu?" tanya seorang tersangka kepada korban.

baca juga

Salah satu tersangka kemudian bertanya kepada korban mengapa penisnya tidak dipasang, dan korban menjawab bahwa dia tidak dapat melakukannya.

Tersangka kemudian mengatakan bahwa ia akan memotong penis korban karena dianggap sudah tidak berguna lagi. Namun ancaman tersebut ditolak oleh korban.

"Dia (korban) menyuruh mereka untuk tidak memotong alat kelaminnya," tambah Rizwan."'Anda bisa memotong kaki atau tangan saya,'" korban memohon.

Sayangnya, kelompok pria itu melanjutkan tindakan mengerikan mereka. Mereka menahan korban, memotong penisnya, dan membuangnya sebelum melarikan diri dari tempat kejadian.

Sekelompok pria itu juga membuang ponsel korban sehingga dia tidak bisa meminta bantuan kepada siapapun saat diserang.

Pria malang itu awalnya pingsan karena kesakitan, tetapi ketika dia sadar, dia berhasil menemukan teleponnya dan menelepon teman-teman untuk meminta bantuan.

Nahasnya, penis korban hingga kini belum ditemukan. "Kami belum menemukannya. Banyak dari kami yang pergi mencari, bahkan polisi ada di sana, mereka membantu pencarian tapi datang dengan tangan kosong," papar Rizwan.

Kepala Departemen Investigasi Kriminal Selangor, Datuk Fadzil Ahmat telah mengkonfirmasi insiden tersebut dan menyampaikan bahwa penyelidikan sedang dilakukan untuk mengetahui motif tindakan tersebut.

Korban kini sedang mencari pertolongan medis di Rumah Sakit Kuala Lumpur (HKL), dan keluarganya di Pakistan belum mendapat informasi tentang ketidakadilan yang dialaminya.

Korban yang merupakan pemegang kartu UNHCR ini disebut-sebut sebagai orang baik yang tidak punya musuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selesai Masa Hukuman, Ratusan TKI Asal Malaysia Pulang ke Indonesia

Selesai Masa Hukuman, Ratusan TKI Asal Malaysia Pulang ke Indonesia

Batam | Kamis, 08 April 2021 | 19:46 WIB

CEK FAKTA: HRS Dihina-hina di Tanah Air, di Malaysia Dapat Penghargaan?

CEK FAKTA: HRS Dihina-hina di Tanah Air, di Malaysia Dapat Penghargaan?

Hits | Kamis, 08 April 2021 | 16:42 WIB

Greysia/Apriyani Atur Strategi Gas dan Rem Jelang Olimpiade Tokyo

Greysia/Apriyani Atur Strategi Gas dan Rem Jelang Olimpiade Tokyo

Sport | Kamis, 08 April 2021 | 11:02 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×