Kemendikbud Akan Buka Program Pertukaran Mahasiswa Antar Kampus

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Senin, 12 April 2021 | 15:33 WIB
Kemendikbud Akan Buka Program Pertukaran Mahasiswa Antar Kampus
Ilustrasi Mahasiswa (pexels)

Suara.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) segera memulai pendaftaran Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan pertama tahun 2021.

Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam menjelaskan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka ini memberikan kesempatan kepada setiap mahasiswa pindah sementara selama satu semester ke kampus lain.

"Dengan begitu adik-adik tetap bisa mengikuti pembelajaran mata kuliah-mata kuliah yang sudah ditetapkan dipilih bersama, dari kampus penerima dan pengirim, dan juga tentu atas bimbingan dari dosen pembimbing di kampus, mata kuliah yang diambil sesuai dengan kompetensi adik-adik sekalian," jelas Nizam dalam jumpa pers virtual, Senin (12/4/2021).

Nizam menjabarkan lima syarat utama program ini, antara lain, pertukaran harus dilakukan antar pulau di nusantara, wajib 20 SKS (1 semester), dapat diikuti mahasiswa semester 3-8, berlaku di perguruan tinggi negeri dan swasta, serta menjalankan kegiatan eksplorasi keragaman nusantara selama masa pertukaran.

Kegiatan eksplorasi keragaman nusantara itu antara lain, mempelajari budaya khas daerah, berdiskusi dengan tokoh masyarakat setempat, membuat refleksi selama program pertukaran, dan kontribusi sosial.

"Kita memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk selama satu semester meninggalkan kampusnya untuk mengeksplorasi dan mempelajari keragaman budaya, keragaman makanan, keragaman tarian, keragaman seni, dan mempunyai teman-teman sahabat-sahabat baru," ucapnya.

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka ini rencananya akan dimulai pada semester depan atau pada Juli 2021, mahasiswa akan diseleksi sebelum ditukar ke perguruan tinggi penerima pilihan.

Perguruan tinggi juga diharapkan mulai 19-28 April 2021 segera mengirimkan daftar mata kuliah unggulannya untuk mengikuti program ini, untuk selanjutnya diramu menjadi Modul Nusantara pada Mei-Juni 2021.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kocak, Deretan Kendaraan Unik yang Dibawa Mahasiswa Saat Wisuda Drive Thru

Kocak, Deretan Kendaraan Unik yang Dibawa Mahasiswa Saat Wisuda Drive Thru

Lifestyle | Senin, 12 April 2021 | 15:12 WIB

Meski Sebut Kemendikbud-Ristek Langkah Mundur, PKS: Reshuffle Hak Presiden!

Meski Sebut Kemendikbud-Ristek Langkah Mundur, PKS: Reshuffle Hak Presiden!

News | Senin, 12 April 2021 | 11:15 WIB

Kemenristek 'Dihilangkan', Fadli Zon: Riset Itu Berat Biar Orang Asing Saja

Kemenristek 'Dihilangkan', Fadli Zon: Riset Itu Berat Biar Orang Asing Saja

Hits | Minggu, 11 April 2021 | 10:25 WIB

Pusdatin Siapkan Program Pembelajaran Berbasis TIK, Ini Persyaratannya

Pusdatin Siapkan Program Pembelajaran Berbasis TIK, Ini Persyaratannya

News | Minggu, 11 April 2021 | 06:42 WIB

Sekjen PDIP Sebut BRIN Akan Langsung Berada di Bawah Presiden

Sekjen PDIP Sebut BRIN Akan Langsung Berada di Bawah Presiden

News | Sabtu, 10 April 2021 | 20:12 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×