Tim Peneliti Jelaskan Cara Pakai Vaksin Nusantara Gagasan Terawan

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Rabu, 14 April 2021 | 14:13 WIB
Tim Peneliti Jelaskan Cara Pakai Vaksin Nusantara Gagasan Terawan
Lab pembuatan Vaksin Nusantara di RSUP Kariadi [suara.com/Dafi Yusuf]

Suara.com - Tim Peneliti Utama Vaksin Nusantara, Kolonel Jonny, menjelaskan alur proses uji klinis tahap kedua vaksin gagasan Eks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang dilakukan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, mulai Rabu (14/4/2021) hari ini.

Jonny mengatakan akan ada 180 orang yang ikut sebagai relawan uji klinis tahap II, mereka akan diambil darahnya kemudian diolah menjadi vaksin nusantara.

"Hari ini proses pengambilan sampel darah untuk diproses selama 7 hari. Memang vaksin lain tidak ada yang diambil darah, jadi ini bedanya, vaksin ini diambil dari sel tubuh kita sendiri," kata Jonny di RSPAD, Jakarta, Rabu (14/4/2021).

"Untuk fase 2 itu 180 orang, termasuk (anggota) DPR," sambungnya.

Selanjutnya, sampel darah putih dari relawan akan dibiakkan selama lima hari, lalu selanjutnya dikenalkan dengan protein spike dari virus SARS-CoV-2 selama dua hari.

"Jadi protein ini yang kita kenalkan selama dua hari. Jadi lima hari dibiakkan, dua hari dikenalkan, kemudian sel darah putih kita akan memori terhadap virus covid-19," jelasnya.

Setelah proses tujuh hari tersebut, relawan vaksin Nusantara akan kembali dipanggil ke RSPAD untuk disuntikkan kembali ke tubuh masing-masing relawan.

"Pembuatannya juga sudah biasa juga di sini untuk cell cure, dan biaya juga hampir sama vaksin virus lainnya," tutur Jonny.

Dia menyebut proses ini berbeda dengan donor plasma konvalesen, sebab ini merupakan vaksin sebagai pencegahan tertular Covid-19.

baca juga

"Kalau (konvalesen) itu terapi, kalau vaksin ini untuk pencegahan karena kita sudah punya imunitas seluler yang sudah mengenali covid sehingga kalau covid masuk kita sudah lebih siap," paparnya.

Meski belum ada angka efikasinya, Jonny mengklaim Vaksin Nusantara bisa digunakan oleh siapa saja bahkan orang dengan komorbid seperti jantung.

"Pada dasarnya bisa semua orang, karena dari sel tubuh kita sendiri," tutup Jonny.

Sementara, BPOM dalam rapat bersama DPR pekan lalu menegaskan bahwa Vaksin Nusantara belum memenuhi Cara Pengolahan Yang Baik (Good Manufacturing Practices/GMP), Praktik Laboratorium yang Baik (Good Laboratory Practice/GLP), dan konsepnya belum jelas; terapi atau vaksin.

Oleh sebab itu, BPOM meminta tim peneliti untuk menghentikan sementara proses pengembangan vaksin dan kembali ke fase pra-klinik dengan melengkapi prosedur saintifik yang baik dan benar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Lolos Uji Klinis 1, Kok Anggota DPR Mau Disuntik Vaksin Nusantara?

Belum Lolos Uji Klinis 1, Kok Anggota DPR Mau Disuntik Vaksin Nusantara?

Health | Rabu, 14 April 2021 | 13:58 WIB

Fraksi PKS di Komisi IX DPR Tak Ikut Uji Vaksin Nusantara, Ini Alasannya

Fraksi PKS di Komisi IX DPR Tak Ikut Uji Vaksin Nusantara, Ini Alasannya

News | Rabu, 14 April 2021 | 13:54 WIB

Pimpinan DPR Klaim BPOM Persilakan Uji Klinis Tahap II Vaksin Nusantara

Pimpinan DPR Klaim BPOM Persilakan Uji Klinis Tahap II Vaksin Nusantara

News | Rabu, 14 April 2021 | 13:51 WIB

Percaya Vaksin Nusantara, Adian PDIP: Ini Persoalan Saya dengan Tubuh Saya

Percaya Vaksin Nusantara, Adian PDIP: Ini Persoalan Saya dengan Tubuh Saya

News | Rabu, 14 April 2021 | 13:38 WIB

Tanpa Izin BPOM, Anggota DPR Nekat Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Nusantara

Tanpa Izin BPOM, Anggota DPR Nekat Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Nusantara

Jawa Tengah | Rabu, 14 April 2021 | 13:32 WIB

Terkini

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

×