alexametrics

Iriana Jokowi Masuk Kandidat Capres, Rocky Gerung Beri Perbandingan Menohok

Rifan Aditya | Hernawan
Iriana Jokowi Masuk Kandidat Capres, Rocky Gerung Beri Perbandingan Menohok
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (tengah) berbincang dengan Ketua MPR Bambang Soesatyo (kedua kanan) dan Wakil Ketua Fadel Muhammad (kanan) usai upacara pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 di Gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp.

Rocky Gerung membandingkan Iriana Jokowi dengan istri presiden sebelumnya termasuk Ani Yudhoyono dan Ainun Habibie.

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung mengomentari hasil survei yang menempatkan istri Presiden Joko Widodo, Iriana Jokowi sebagai salah satu kandidat calon presiden terkuat dari kalangan perempuan.

Rocky Gerung membandingkan Iriana Jokowi dengan sejumlah istri petinggi negara sebelumnya seperti mendiang Ani Yudhoyono (Istri SBY) dan Hasri Ainun Besari (Istri BJ Habibie).

Tidak hanya itu, Rocky Gerung juga membandingkan peranan Iriana Jokowi dengan Hillary Clinton dan Michele Obama.

Perbandingan dalam segi kemunculan di muka publik itu dipaparkan Rocky Gerung dalam video berjudul "Skenario Jokowi. Jika Gagal 3 Periode, Ajukan Iriana Capres 2024?" yang tayang melalui saluran YouTube-nya.

Baca Juga: Momen Gus Miftah Tuntun Seorang Pria Masuk Islam, Publik: Adem Lihatnya

Sebelum membandingkan, Rocky Gerung membahas soal hasil survei yang seolah seperti ludruk atau hiburan, bisa dipesan untuk tujuan tertentu.

Rocky Gerung soal survei Iriana Jokowi jadi kandidat capres (YouTube).
Rocky Gerung soal survei Iriana Jokowi jadi kandidat capres (YouTube).

"Saya percaya ludruk itu. Mungkin itu survei berbasis metodologi ludruk dan margin of error 100. Tapi itulah reaksi dari publik karena orang berpikir gampang nyalonin jadi presiden," kata Rocky Gerung dikutip Suara.com, Sabtu (17/4/2021).

"Jokowi yang bilang IP-nya gak sampai 2 bisa jadi presiden, dengan kemampuan seandanya bisa membangunkan fanatisme," tambahnya.

Rocky Gerung mengatakan, hasil pencalonan barangkali bukan didasarkan pada kapasitas seseorang, tetapi hasil survey yang ada.

"Survei bisa disewa. Jadi politik Indonesia masuk ke peludrukan. Kita bisa pesan cerita," tukasnya.

Baca Juga: Viral Ayah 66 Tahun Cium-cium Daster Sang Ibu, Alasannya Bikin Terenyuh

Rocky Gerung kemudian menyebut Iriana Jokowi mungkin seorang yang baik. Namun, dia tidak pernah muncul di publik untuk memberikan satu pernyataan pun.

Komentar