Polisi Dalami Keterlibatan Oknum di Balik Kasus Penusukan Anggota Brimob

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Senin, 19 April 2021 | 17:09 WIB
Polisi Dalami Keterlibatan Oknum di Balik Kasus Penusukan Anggota Brimob
Lokasi pengeroyokan yang menewaskan anggota Brimob di sebuah kafe, Jalan Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (19/4/2021) lalu sudah dipasang garis polisi. (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Polda Metro Jaya akan menelusuri dugaan keterlibatan oknum dibalik kasus penusukan anggota Brimob dan penganiayaan anggota Kopassus di Kafe Obama, Jalan Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan dugaan keterlibatan oknum tersebut nantinya akan didalami oleh masing-masing asal kesatuannya.

"Oknum-oknum semua yang terlibat di sini ini akan dilakukan pendalaman oleh masing-masing kesatuannya," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (19/4/2021).

Yusri menuturkan akar permasalahan kasus ini kekinian pun masih didalami oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Metro Jaya. Beberapa saksi telah diperiksa guna mengungkap kasus tersebut.

"Tim masih melakukan pendalaman tentang permasalahan ini. Masih didalami oleh penyidik. Saksi-saksi masih kita lakukan pemeriksaan. Nanti kita tunggu," katanya.

Enam Saksi

Sebanyak enam saksi sebelumnya telah diperiksa penyidik Dit Reskrimum Polda Metro Jaya. Hanya saja identitas dan latar belakang para saksi tidak diungkap.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat enggan menyebutkan identitas saksi dengan dalih masih dalam proses penyelidikan.

"Masih penyelidikan ya, masih kita periksa semua," kata Tubagus.

baca juga

Diberitakan sebelumnya, insiden pengeroyokan yang menewaskan seorang anggota Brimob dan melukai satu anggota Kopassus terjadi di sebuah kafe di Jalan Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Minggu (18/4) kemarin.

Berdasar informasi, anggota Brimob yang tewas dalam insiden tersebut yakni berinisial Bharatu YSB. Sedangkan, satu anggota Kopassus yang mengalami luka ialah Serda DB.

Bharatu YSB sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta Selatan pada pukul 07.30 WIB. Namun nyawanya tak tertolong karena kehabisan darah pada pukul 07.41 WB.

Sementara Serda DB dilarikan ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta untuk mendapat perawatan luka pada lengan kanan dan paha kanan akibat sabetan senjata tajam.

Pantauan Suara.com di titik lokasi kejadian pada Senin (19/4/2021), garis polisi telah terpasang di pintu kafe Obama Fans Club yang bersebelahan dengan kafe My Bar. Tak hanya itu, bercak darah serta pecahan botol bir masih terlihat di sekitar lokasi kejadian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TKP Kafe Kasus Brimob Bharatu YSB Tewas Dikeroyok Tak Jauh dari Mabes Polri

TKP Kafe Kasus Brimob Bharatu YSB Tewas Dikeroyok Tak Jauh dari Mabes Polri

News | Senin, 19 April 2021 | 15:36 WIB

TKP Pengeroyokan Anggota Brimob Sering Terjadi Keributan saat Akhir Pekan

TKP Pengeroyokan Anggota Brimob Sering Terjadi Keributan saat Akhir Pekan

News | Senin, 19 April 2021 | 12:55 WIB

Kasus Brimob Tewas dan Kopassus Dibacok di Falatehan, Polda Periksa 6 Saksi

Kasus Brimob Tewas dan Kopassus Dibacok di Falatehan, Polda Periksa 6 Saksi

News | Senin, 19 April 2021 | 12:25 WIB

Saksi Sebut Kafe Obama Buka saat Anggota Brimob Tewas dan Kopassus Dibacok

Saksi Sebut Kafe Obama Buka saat Anggota Brimob Tewas dan Kopassus Dibacok

News | Senin, 19 April 2021 | 11:04 WIB

Terkini

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:09 WIB

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:06 WIB

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:58 WIB

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:57 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:55 WIB

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:39 WIB

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 07:38 WIB

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

×