Panas Isu Reshuffle, PAN Akui Siapkan Kader Masuk Kabinet Jokowi

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Selasa, 20 April 2021 | 10:50 WIB
Panas Isu Reshuffle, PAN Akui Siapkan Kader Masuk Kabinet Jokowi
Anggota DPR RI dari PAN Guspardi Gaus. (Dok. DPR)

Suara.com - Anggota DPR RI Fraksi PAN Guspardi Gaus mengatakan PAN menyiapkan kader terbaiknya apabila ke depan Presiden Jokowi meminta partai tersebut masul ke dalam kabinet.

Diketahui, belakangan muncul dugaan PAN berpotensi masuk kabinet seiring mencuatnya isu reshuffle. PAN dinilai lebih berpeluang masuk dibanding dengan Partai Demokrat dan PKS yang notabene sama-sama berada di luar pemerintahan.

Kendati menyiapkan kader terbaik, Guspardi menegaskan PAN saat ini dalam posisi menunggu kepastian kabar dari Istana. Pasalnya sejauh ini, diakui Guspardi PAN belum menerima secara resmi tawaran masuk kabinet.

"Jika diajak bergabung tentu itu merupakan apresiasi presiden kepada PAN untuk memperkuat pemerintahan. Masuk atau tidak masuk dalam kabinet, posisi PAN tetap mendukung kebijakan pro rakyat. PAN tetap menjalankan fungsi check and balance," kata Guspardi dalam keterangannya, Selasa (20/4/2021).

Namun di sisi lain, Guspardi mengatakan PAN mendukung langkah Jokowi untuk melakukan reshuffle kabinet agar roda pemerintahan makin baik. Apalagi seiring meleburnya Kemenristek ke dalam Kemendikbud, ditambah nomenklatur Kementerian Investasi.

Karena itu, PAN siap berkontribusi di dalam pemerintagan apabila memang dipanggil Jokowi untuk mengisi pos kementerian saat perombakan kabinet benar-benar terjadi.

"Kita siap berkonstribusi bagi bangsa dan negara apa pun pos yang diamanatkan nantinya. Siapa pun orangnya bagi PAN tidak ada persoalan," kata Guspardi.

Merapat ke Jokowi

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno bicara soal kemungkinan Partai Amanat Nasional atau PAN merapat kembali ke pemerintahan Joko Widodo. Hal itu santer jadi pembicaraan di tengah isu reshuffle akhir-akhir ini.

baca juga

Adi mengatakan, bukan hal yang mengherankan jika PAN merapat ke koalisi pemerintahan saat ini. Pasalnya memang PAN disebut memiliki kedekatan dengan istana.

Ia menyampaikan, hal tersebut mudah terbaca dari susana hati dan politik Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang memang memiliki kecenderungan dekat dengan Jokowi.

"Kalau PAN terutama Zulhas memang memiliki irisan nafas politik yang sebenarnya sepupu dengan Jokowi dan istana. Kalau dilihat kecenderungan silahturahmi politik yang sering dilakukan ya," kata Adi saat dihubungi Suara.com, Sabtu (17/4/2021).

Potensi PAN merapat ke pemerintahan semakin terbuka lebar mana kala Amien Rais yang memang gemar mengkritik Jokowi saat ini sudah hengkang dan membuat partai baru.

"Yang keras itu kan cuma Amien Rais. Sekarang kan sudah di partai Ummat. Jadi tidak heran sebenarnya kalau PAN masuk bagian dari koalisi karena memang sudah tidak ada jarak psikologis apa pun tinggal nunggu waktu aja sebenarnya," tuturnya.

Lebih lanjut, Adi mengatakan, masuknya PAN ke pemerintahan akan menjadi heboh jika diberikan kursi menteri di tengah isu reshuffle saat ini.

"Akan jadi heboh di kementerian yang tak terlalu terkenal itu kalau menterinya diberikan kepada partai yang mau masuk koalisi baru. Oh artinya ada faktor PAN yang buat ramai karena PAN diajak bergabung belakangan. Menarik melihatnya," tandasnya.

Isu reshuffle kabinet santer terhembus usai DPR RI menyatakan setuju untuk melebur Kemenristek ke Kemendikbud dan membentuk Kementerian Investasi.

Reshuffle tersebut juga santer disebut untuk mengakomodasi Partai Amanat Nasional (PAN) yang diisukan merapat ke pemerintahan Joko Widodo.

"Reshuffle itu dilakukan karena ada penggabungan dua kementerian. Dan adanya kementerian investasi, sebagai konsekuensi dari dinaikannya BKPM menjadi Kementerian investasi. Dan juga bisa juga karena akan masuknya PAN ke koalisi Jokowi," kata Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin saat dihubungi Suara.com, Jumat (16/4/2021).

Ujang menyebut, jika PAN nantinya memang benar merapat bisa saja diakomodir untuk mengisi kursi kementrian hasil peleburan tersebut.

"Tujuannya mengisi formasi dari penggabungan dan kenaikan kelas BKPM menjadi kementerian investasi, mengakomodir PAN, atau bisa juga akan mengganti menteri yang tak cakap bekerja," tuturnya.

Lebih lanjut, Ujang menerka jika dilakukan reshuffle kali ini tidak akan sampai merombak secara besar-besaran. Namun, Ujang mengaku tak setuju jika reshuffle dilakukan untuk bagi-bagi jabatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisruh Vaksin Nusantara, PAN: Ini Bukan Pemilu Banyak Dukungan yang Menang

Kisruh Vaksin Nusantara, PAN: Ini Bukan Pemilu Banyak Dukungan yang Menang

News | Senin, 19 April 2021 | 15:51 WIB

Muhammad Rapsel Ali, Menantu Maruf Amin Masuk Bursa Calon Menteri Jokowi

Muhammad Rapsel Ali, Menantu Maruf Amin Masuk Bursa Calon Menteri Jokowi

Jakarta | Senin, 19 April 2021 | 15:15 WIB

Isu Reshuffle Mendikbud Nadiem Makarim Menguat, Ini Tanggapan Yoyok Sukawi

Isu Reshuffle Mendikbud Nadiem Makarim Menguat, Ini Tanggapan Yoyok Sukawi

Jawa Tengah | Senin, 19 April 2021 | 15:03 WIB

Profil Abdul Muti, Tokoh Muhammadiyah Digadang Masuk Bursa Calon Mendikbud

Profil Abdul Muti, Tokoh Muhammadiyah Digadang Masuk Bursa Calon Mendikbud

News | Minggu, 18 April 2021 | 10:47 WIB

Profil Abdullah Azwar Anas, Mantan Bupati Masuk Bursa Calon Menteri Jokowi

Profil Abdullah Azwar Anas, Mantan Bupati Masuk Bursa Calon Menteri Jokowi

News | Minggu, 18 April 2021 | 09:51 WIB

Profil Muhammad Rapsel Ali, Politisi Nasdem Diisukan Masuk Kabinet Jokowi

Profil Muhammad Rapsel Ali, Politisi Nasdem Diisukan Masuk Kabinet Jokowi

News | Minggu, 18 April 2021 | 08:05 WIB

Selain Ahok, Raffi Ahmad Masuk Bursa Menteri Baru Jokowi, Menteri Apa?

Selain Ahok, Raffi Ahmad Masuk Bursa Menteri Baru Jokowi, Menteri Apa?

Bali | Senin, 19 April 2021 | 03:15 WIB

Terkini

Awas Ketagihan! 5 Street Food Legendaris Korea yang Paling Dicari Saat Musim Gugur

Awas Ketagihan! 5 Street Food Legendaris Korea yang Paling Dicari Saat Musim Gugur

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 17:46 WIB

Guru Besar UGM: Gugatan Denny Indrayana Jadi Momen Bayar Utang MK atas Putusan 90

Guru Besar UGM: Gugatan Denny Indrayana Jadi Momen Bayar Utang MK atas Putusan 90

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:45 WIB

Tim Dokter Ungkap Misteri Kematian Sutrimo dengan Mulut Berbusa, Ini Penyebabnya

Tim Dokter Ungkap Misteri Kematian Sutrimo dengan Mulut Berbusa, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:41 WIB

Gunakan Nama 'Volcano', Durian Unggulan Sulawesi Tengah Bersiap Miliki Identitas Hukum

Gunakan Nama 'Volcano', Durian Unggulan Sulawesi Tengah Bersiap Miliki Identitas Hukum

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 17:40 WIB

Tren Mobil Listrik Masuk Mobilitas Harian, Wuling Kenalkan Aira ev di GIIAS Semarang

Tren Mobil Listrik Masuk Mobilitas Harian, Wuling Kenalkan Aira ev di GIIAS Semarang

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 17:40 WIB

Wujudkan Properti Idaman, BRI Gelar Gebyar Lelang Serentak di 74 Lokasi Seluruh Indonesia

Wujudkan Properti Idaman, BRI Gelar Gebyar Lelang Serentak di 74 Lokasi Seluruh Indonesia

Bri | Rabu, 30 September 2026 | 17:39 WIB

Soal Obligasi Jakarta, Pramono: Kalau Pusat Tak Izinkan, Ya Sudah

Soal Obligasi Jakarta, Pramono: Kalau Pusat Tak Izinkan, Ya Sudah

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:39 WIB

Transaksi Rp270 Juta, Nasabah BRI Infinite Prioritas Berkesempatan Raih GarudaMiles

Transaksi Rp270 Juta, Nasabah BRI Infinite Prioritas Berkesempatan Raih GarudaMiles

Lampung | Rabu, 30 September 2026 | 17:38 WIB

CCTV Ungkap Sutrimo Sempat Boncengan Motor Makan Sambal Setan di Radio Dalam Sebelum Tewas

CCTV Ungkap Sutrimo Sempat Boncengan Motor Makan Sambal Setan di Radio Dalam Sebelum Tewas

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:35 WIB

BRI dan GarudaMiles Tawarkan Ekstra 27.000 Miles Bagi Nasabah Infinite Prioritas

BRI dan GarudaMiles Tawarkan Ekstra 27.000 Miles Bagi Nasabah Infinite Prioritas

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 17:34 WIB

×