Kasus Covid-19 Melandai, Menko PMK: Biasanya Disiplin Prokes Bakal Kendor

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 20 April 2021 | 12:06 WIB
Kasus Covid-19 Melandai, Menko PMK: Biasanya Disiplin Prokes Bakal Kendor
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. (ANTARA/HO-Kemenko PMK)

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan kasus Covid-19 di Indonesia saat ini relatif melandai. Akan tetapi hal itu bisa berubah apabila masyarakat ikut melandaikan kedisiplinan protokol kesehatan. 

Muhadjir mengatakan kasus Covid-19 di tanah air tidak merangkak naik pun tidak menurun. Menurutnya kondisi tersebut mesti disyukuri tetapi dengan kewaspadaan yang tinggi.  Akan tetapi kata Muhadjir, kewaspadaan itu juga telah menjadi permasalahan. 

"Karena kita begitu kasusnya mulai kendor biasanya kita disiplinnya kendor terutama masyarakat kita mulai sembarangan, mulai tidak waspada dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19," kata Muhadjir dalam diskusi bertajuk Untung Rugi Mudik di Tengah Pandemi yang disiarkan langsung melalui YouTube BPKM RI, Selasa (20/4/2021).

Kelengahan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan juga bersamaan dengan kembalinya kegiatan di luar rumah yang mulai kembali normal. Muhadjir menyebut kalau pemerintah sangat mengkhawatirkan kondisi tersebut bakal mendorong naiknya kasus Covid-19 seperti halnya di India. 

"Karena India sekarang kasusnya benar naik sangat tajam, sudah eksponensial, dari yang semula puluhan ribu sekarang jadi ratusan ribu dalam waktu yang singkat," ujarnya. 

Karena pemerintah tidak ingin ada kenaikan kasus kembali, maka larangan masyarakat untuk mudik pun diberlakukan. Salah satu alasannya ialah lantaran tradisi mudik hari raya Idul Fitri sempat menyumbang naiknya kasus Covid-19 hingga 93 persen pada tahun lalu. 

"Karena itu, ini lah yang menjadi dasar kenapa pemerintah tahun ini kembali menetapkan bahwa mudik ditiadakan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Kucing dan Anjing, Berang-Berang Asia Positif Virus Corona Covid-19

Setelah Kucing dan Anjing, Berang-Berang Asia Positif Virus Corona Covid-19

Health | Selasa, 20 April 2021 | 10:47 WIB

Tak Cukup 2 Kali, Suntikan Ketiga Vaksin Covid-19 Perlu Setelah 1 Tahun!

Tak Cukup 2 Kali, Suntikan Ketiga Vaksin Covid-19 Perlu Setelah 1 Tahun!

Health | Selasa, 20 April 2021 | 10:28 WIB

Varian Baru Virus Corona India Mengkhawatirkan, Ini Dua Penyebabnya

Varian Baru Virus Corona India Mengkhawatirkan, Ini Dua Penyebabnya

Health | Selasa, 20 April 2021 | 09:00 WIB

Cegah Lonjakan Kasus Corona Seperti di India, Larangan Mudik Didukung

Cegah Lonjakan Kasus Corona Seperti di India, Larangan Mudik Didukung

News | Selasa, 20 April 2021 | 03:55 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB