Cegah Lonjakan Kasus Corona Seperti di India, Larangan Mudik Didukung

Erick Tanjung | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 20 April 2021 | 03:55 WIB
Cegah Lonjakan Kasus Corona Seperti di India, Larangan Mudik Didukung
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia atau PKPI Sunan Kalijaga menyoroti kasus Covid-19 di India yang kembali meningkat karena rendahnya kedisiplinan warganya menjalani protokol kesehatan. Tidak ingin seperti di India, ia pun mengimbau kepada masyarakat Indonesia untuk taat pada protokol kesehatan serta bisa menahan diri dengan tidak mudik.

Lonjakan kasus Covid-19 di India ternyata tidak membuat warganya menjadi kembali patuh akan protokol kesehatan. Pasalnya, meskipun penambahan kasus mencapai 60 ribu per harinya, warga setempat tetap menggelar festival Holi yang melibatkan banyak orang.

Melihat hal tersebut, Sunan berharap agar masyarakat Indonesia tidak ikut-ikutan melanggar protokol kesehatan dan mengabaikan larangan pemerintah yakni tidak mudik.

"Masyarakat harus tetap waspada dan menahan diri untuk tidak mudik. Ini demi kesehatan dan keamanan kita bersama," kata Sunan dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/4/2021).

"Demi keselamatan bersama. Jangan nekat! Jangan sampai seperti India," tambahnya.

Ia pun menilai kalau larangan dari pemerintah kepada masyarakat untuk tidak mudik sebagai langkah yang tepat. Sebab, kalau tidak ada larangan tersebut, dikhawatirkan bakal ada kerumunan-kerumunan massa di daerah yang bisa saja membuat kasus Covid-19 kembali melonjak dan menyulitkan tenaga kesehatan setempat.

"Pemerintah daerah akan kesulitan untuk menyediakan fasilitas kesehatan, mengingat keterbatasan fasilitas laboratorium, ventilator, oksigen dan petugas kesehatan di daerah," tuturnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga di Tiga Daerah Kalbar Ini Diminta Tunda Perjalanan ke Luar Kota

Warga di Tiga Daerah Kalbar Ini Diminta Tunda Perjalanan ke Luar Kota

Kalbar | Senin, 19 April 2021 | 19:50 WIB

Setelah Klaster Hajatan, Muncul Klaster Takziah di Gunungkidul

Setelah Klaster Hajatan, Muncul Klaster Takziah di Gunungkidul

Jogja | Senin, 19 April 2021 | 14:51 WIB

Awas! Kasus Covid-19 di Solo Naik Saat Awal Ramadhan

Awas! Kasus Covid-19 di Solo Naik Saat Awal Ramadhan

Surakarta | Senin, 19 April 2021 | 14:50 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB